Stuck On You

Stuck On You
Menuju Kota A


__ADS_3

Hari ini keluarga Pratomo berangkat ke Kota A. Richard dan Della sudah duduk manis di atas jet pribadi milik keluarga Pratomo. Beberapa guyonan dilontarkan oleh Richard pada Della. Terdengar tawa dan juga hentakan kaki Della yang tertawa karena kelakuan abangnya itu.


"Abang.. Mr. Bean ngga kaya gitu kali," Della kembali terbahak-bahak "Matanya ngga kaya gitu juga." Della tertawa sambil menahan perutnya ketika melihat Richard berjalan dengan kaki X mengikuti gerakan Mr. Bean.


"Gaduh amat," ucap Joana.


"Ini, Ma. Bang Richard lucunya ngga kebangetan." Della kembali terkekeh geli.


"Coba diulang, mama juga pengen lihat gimana lucunya tampang putra mama yang ganteng ini," ucap Joana pada Richard.


"Ngga bisa, Ma. Acara ini hanya bisa di tonton oleh anak muda," jawab Richard seraya mengedipkan mata pada Della.


"Masa aturannya begitu?" tanya Joana.


Julian yang baru keluar dari kamar yang kebetulan mendengar percakapan antara Richard dan Joana mengambil tempat duduk di samping istrinya.


"Tenang saja, Ma. Sebentar lagi kita akan dihibur dengan cucu-cucu yang lucu. Itu hanya kita yang bisa menikmatinya. Orang tuanya sekalipun jangan menontonnya." Julian berbicara dengan semangatnya.


"Cucu Papa yang mana? Emang ada saudara lain dari kita yang akan punya anak?" tanya Della bingung.


"Ya, Abang kamu, Del. Sebentar lagi tunangan kan? Berarti sebentar lagi kita akan punya cucu, Ma. Jadi Mama bisa balas dendam ke Richard lewat anak-anaknya," jawab Julian yang langsung mendapat tatapan tidak terima dari Richard. Sedangkan Joana dan Della tertawa lucu melihat anak dan bapak itu.


"Masih tunangan kali, Pa. Masa langsung punya anak. Lagian balas dendam karena apa?" tanya Richard.

__ADS_1


"Balas dendam karena tidak memenuhi permintaan Mamamu tadi." Julian menatap Joana yang langsung ditanggap dengan acungan jempol dari Joana.


"Balas dendamnya sampai bawa cucu yang belum ada. Memang orang tua zaman sekarang imajinasinya sedang tinggi-tingginya." Richard mulai menimpali ayahnya. Bahkan pada saat Richard dalam kandungan, Julian seringkali mengancam Richard untuk tidak mempersulit Joana. Sampai pada kelahirannya berjalan normal dan kontraksi yang di alami Joana tidak begitu sakit, semuanya karena Julian yang senantiasa mengancam putranya.


"Siapa suruh Kamu ngga penuhin permintaan Mama Kamu," ucap Julian.


Richard menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Del, orang tua sekarang pada bucin yah?" kata Richard meminta pertolongan pada Della untuk menyerang ayahnya.


"Iya, Bang. Aku aja heran." Della juga ikut ber-akting seolah-olah sedang membahas masalah negara.


"Della, uang saku Kamu bulan depan papa kurangin," ucap Julian. Joana hanya terkekeh geli melihat anak-anak dan suaminya.


"Tenang, Del. Abang nambahin." Richard juga tidak mau kalah.


Richard baru menyadari jika dirinya sudah tidak bekerja karena harus fokus dengan kesembuhannya.


"Mulai bulan depan aku bakalan kerja kok," jawab Richard.


"Benar?" tanya Julian.


"Iya, Pa. Masa aku jaga rumah terus." Richard mengangkat sebelah alisnya pada Della. Della tersenyum senang mengingat uang saku yang akan bertambah jika diberikan oleh Richard.


"Baiklah. Akhirnya papa dan mama bisa liburan," ucap Julian senang. Richard mendengus kesal. Dari dalam kandungan sampai dewasa pun tetap kalah dengan ayahnya sendiri.

__ADS_1


Joana dan Julian tertawa senang sambil melakukan high-five antara keduanya. Richard dan Della hanya menggelengkan kepalanya.


Karena keasikan mengobrol dan tertawa mereka akhirnya mendarat di bandara Kota A.


Richard terlihat tidak sabar karena ingin bertemu gadis itu. Bayang-bayang abstrak tentang langit dan kalimat yang didengarnya kemarin membuatnya ingin memastikan pada gadis itu.


Setelah turun dari pesawat mereka menuju ke apartemen Pratomo Royals yang sebelumnya ditinggal oleh Richard. Julian menunggu kedatangan Fabian untuk menjemput mereka. Namun yang menjemput mereka adalah anak buah lainnya.


"Kamu siapa?" tanya Richard.


"Saya Rian, Pak. Sementara menggantikan Pak Fabian," Jawab Rian sambil memasukan koper yang dibawa oleh mereka.


"Lalu ke mana Fabian?" tanya Richard.


"Pak Fabian mengalami kecelakaan kemarin dan sekarang sedang di rawat di rumah sakit B, Pak," jawab Rian membuat kaget keluarga tersebut.


"Apa? Antarkan kita ke apartemen setelah itu kita ke rumah sakit," ucap Julian.


🍁🍁🍁


Apakah Yuni dan Richard akan bertemu?


Nantikan kelanjutannya yah🤗

__ADS_1


__ADS_2