Suami Pengamen Menjadi Miliarder

Suami Pengamen Menjadi Miliarder
bab 31


__ADS_3

Narendra sekarang sudah di Perbolehkan mengikuti Mata Kuliah Layaknya Mahasiswa/i yang lain, dia sudah tidak belajar seorang diri.


Narendra memasuki Kelas pertamanya Hari ini , saat dia memasuki Kelas , semua Orang menatapnya, apa lagi kaum Hawa , mereka memandangi Narendra seolah baru pertama kali melihat Pria Tampan.


Saat melakukan kegiatan belajar tidak ada yang aneh di ruangan tersebut, tapi setelah kelas berakhir dua orang Wanita menghampiri Narendra.


" Hei ..Tampan , Bolehkah Kita berkenalan " Seorang Wanita mengulurkan tangannya , saat Narendra menata bukunya.


Narendra mendongak, Narendra meihat Wanita yang mengulurkan Tangannya, Dengan Rambut Hitam Lurus, Mata Biru yang Indah .


Narendra tersenyum dan menjabat Tangan Wanita tersebut " Narendra " ucapnya ramah.


" Vivi , Ada acara gak habis ini Narendra ?" Tanya Vivi Lembut.


Belum sempat Narendra menjawab, Ayu yang entah kapan datangnya Menjawab " Ada, dia mau jalan denganku !" Ucap Ayu sinis.


" Siapa kamu , datang - datang Nyolot !" Ucap Vivi Tegas.


" Aku.. ?" Ayu menunjuk dirinya sendiri, dia kemudian berkata lagi " aku pacarnya " ucap Ayu percaya diri.


Narendra menghela Napas, dia tidak Mau mendengar perdebatan antara Wanita " Sudah cukup oke, Aku ada urusan , Maaf " Narendra langsung lergi meninggalkan Mereka.


Ayu menatap tajam Vivi dan mengejar Narendra " Narendra Tunggu !!"


Narendra tidak menggubrisnya , dia tetap berjalan terus tanpa menengok ke belakang.


Ayu yang berlari akhirnya bisa menyusul Narendra dan berjalan di sampingnya " Ndra maaf, aku tadi ke ceplosan "


Narendra menghentikan langkahnya dan menatap Ayu " Aku tidak suka kamu yang begini Ayu, Kamu sekarang bukan Ayu yang aku kenal dulu, Maaf aku ada urusan !" Narendra kembali melangkahkan kakinya.


Ayu tersentak saat Narendra berkata seperti itu, pasalnya dia tidak bisa jika di diamkan oleh Narendra.


Saat Ayu mengejar Narendra, Dia melihat Narendra sudah menaiki mobilnya.


Ayu terdiam di tempat, Vivi yang tadi mengikuti mereka mencibir " pacar kok ditinggal begitu saja " Vivi Menyilangkan Tangan didepan dadanya.


Ayu mendengus kesal, dia menghentakan kakinya kemudian pergi meninggalkan Vivi dan Temannya.

__ADS_1


" Vi.., Cowo itu keren Juga, Apa lagi dia menaiki Roll's Royce Phantom, pasti dia anak Orang Kaya " Ucap Ruri teman Vivi.


Vivi tersenyum penuh Arti " Kamu benar, aku harus mendapatkannya "


Vivi dan Ruri saling tersenyum kemudian meninggalkan teman Tersebut.


dari Jauh sekelompok Mahasiswa memperhatikan mereka.


Salah Satu dari mereka buka Suara " Wah.. Bos , kamu bakal dapat saingan Baru nih "


Mahasiswa yang berambut pirang menimpali " Gila sih, baru pertama Masuk sudah membuat gebetan Bos tertarik "


" Diam kalian !!! " Ucap Tod Bos dari mereka.


Tod mengepalkan Tangannya " Awas saja kau Brengsek !!, aku pasti akan menghancurkanmu !" gumam Tod dalam Hati.


semenatara itu di dalam Mobil, Narendra tidak tahu jika akan ada masalah yang menghampirinya, tapi Narendra juga tidak takut jika masalah tersebut datang, pasalnya dia di jaga langsung oleh Bandi.


Bandi juga memerintahkan anak buahnya untuk menjaga Narendra dari kejauhan, di antara Mahasiswa juga ada anak buah Bandi Yang menyamar untu menjaga Narendra di dalam Universitas.


" Baik Tuan Muda " jawab Bandi Tegas.


Bandi mengemudikan mobilnya menuju Aditya grup, karena jarak Antara Universitas Graise dan aditya Grup tidak terlalu Jauh, hanya dalam lima belas Menit mereka sampai.


Narendra Keluar dari mobilnya dan memasuki perusahaan, sementara Bandi sedang memarkirkan Mobilnya.


Narendra pikir jika Semua orang sudah mengenalnya, Tapi ketika dia sedang asyik memandangi perusahaan Kakeknya.


Seorang Security menegurnya " Maaf ,ada yang bisa saya bantu ?"


Karena Narendra berdiri di depan gedung , Security Curiga sama Narendra. pasalnya Jika Tamu Perusahaan dia tidak akan berdiri memandangi perusahan seperti itu, mereka akan langsung memasuki perusahaan.


Narendra tersenyum ke arah Security " tidak perlu , aku sedang menunggu seseorang " Jawab Narendra jujur karena sedang menunggu Bandi.


Tapi Security yang curiga ,Langsung Menghardiknya " Maaf pak, tapi Anda menghalangi para Karyawan yang keluar Masuk perusahaan, lebih baik anda pergi dari sini !"


Narendra Mengerutkan keningnya , dia baru pertama ke sini tapi langsung di usir " Apa maksudmu ?, Mana ada aku mengganggu aktivitas mereka , lagi pula ini jam kerja " Ucap Narendra tidak puas.

__ADS_1


Security membentak Narendra " aku bilang pergi Ya Pergi !"


Seorang Wanita yang melihat , Narendra dan Security beradu mulut menghampiri mereka " Ada apa ini Jono !" Tanya wanita tersebut tegas.


" Ini Bu Mira , Dia entah datang dari mana ,bisa ada di sini mengganggu ketertiban perusahaan " Lapor security sopan.


Wanita tersebut menatap Narendra dari ujung kaki ,hingga ujung kepala " jika anda tidak ada keperluan lebih baik anda pergi dari sini !" Wanita tersebut meninggikan suaranya.


Security tersenyum, karena Mira membelanya, Karena Mira Merupakan Sekretaris Wakil Ceo Aditya grup, jadi Security sangat senang saat Mira membelanya.


Narendra menggelengkan kepalanya " Apa jabatanmu di sini ?" tanya Narendra pada Mira.


Mira tertawa " hahaha.. apa perlu aku menjawab pertanyaanmu ?, Tapi jika kamu ingin Tahu, Aku sekretaris Wakil Ceo aditya grup, asal kamu tahu , kata - kataku bisa langsung memecat seseorang di sini !" ucap Mira sinis.


Narendra semakin tidak senang dengan kelakuan Mira, dia heran kenapa Kakeknya mempekerjakaan orang seperti dia.


" Cuma sekretaris ?, Baiklah sekarang kamu aku pecat !!!" ucap Narendra tegas.


Mira tertawa lagi " hahahaha..pecat ?, kamu pikir kamu siapa ?!, Jono Usir dia !!!" Mira Meraung.


" Siap Bu !" Jono langsung menghampiri Narendra.


saat dia akan memegang Tangan Narendra. Tiba - tiba Bandi memilintir Tangannya ke punggungnya " Berani kamu menyentuh Tuan Muda ,aku patahkan tanganmu !!!"


" Arghhh !!!, sakit , sakit , lepaskan !!" Jono meraung - raung.


Mira terkejut " Tu..Tuan Bandi !!"


Mira tentu tahu siapa Bandi , karena dia dulu pengawal pribadi Naraya. Mira berkeringat dingin saat Bandi memanggil Narendra Tuan Muda.


Bandi mendorong Security hingga tersungkur , Narendra kemudian buka suara " Bandi Antar aku masuk !" ucap Narendra Tegas.


" Baik Tuan Muda " Bandi mengikuti Narendra dari belakang, dia menatap Mira dengan Sinis.


Wajah Mira memucat, Kakinya tiba - tiba melemas ,dia ambruk di tanah " Habis sudah Karirku " Mira menangis tersedu - sedu di depan perusahaan.


Mungkin jabatan Tinggi memang menaikan status Kita, tapi ketahuilah jabatan tidak akan merubah kita jadi apapun ,jika kita merendahkan orang lain.Karena setinggi apapun jabatan yang kita miliki, pada akhirnya kita akan kembali ke tempat Kita . (di tanah) .

__ADS_1


__ADS_2