
Vivi panik karena dia tahu jika Tod pasti akan membuat masalah dengan Narendra , Vivi tanpa sengaja menarik Tangan Narendra yang terluka agar pergi dari sana.
" Ahhh!" Narendra memekik pelan.
Vivi terkejut " Maaf, kamu kenapa Ndra , Ayo kita pergi dari sini " Ucap Vivi sambil melepaskan tangan Narendra.
Narendra bingung dengan tingkah Vivi " Kalau kamu mau pergi , Pergi saja " Ucap narendra sambil duduk kembali.
" Vivi !!, kamu menolakku dan Lebih memilih bajingan ini !" Tod Meraung.
Narendra yang mendengar Tod Membentak Vivi Menoleh, walaupun dia juga tidak suka dengan sifat Vivi. tapi setidaknya dia masih bisa menghargai seorang wanita.
" Hei.., jangan Kasar dengan Wanita " Ucap Narendra Bangkit dari duduknya.
Tod Menyeringai sambil bertepuk tangan " Hebat ,Hebat ,Hebat .., ternyata benar kalian memiliki hubungan "
Vivi menarik - narik belakang baju Narendra, dia menggelengkan kepalanya, menyuruh Narendra untuk tidak berurusan dengan Tod.
Narendra yang sudah menenggak Alkohol tentu saja tidak memperdulikan Vivi, karena Adrenalinnya naik dan Ego seorang pria muncul seketika di pikiran Narendra.
Tod melambaikan tangannya, menyuruh anak buahnya untuk Menyeret Narendra Keluar dari bar.
Narendra Mencoba melawan tapi karena dua anak Buah Tod sangat Kekar, dia di seret dengan begitu mudahnya oleh anak buah Tod.
Vivi Membentak Tod " Tod hentikan !!, ini tidak ada hubungannya dengan Narendra !!"
Tod Berhenti dan menoleh Ke arah Vivi " oh .., jadi namanya Narendra !, Bagus , bagus "
Tod meremas Rahan Vivi dan bicara lagi " Akan aku perlihatkan padamu , Jika Bajingan itu tidak layak untuk bersaing denganku untuk mendapatkan kamu !" Ton Mendorong Vivi ke belakang hingga dia terhuyung dan jatuh di lantai.
☆☆☆
Narendra sudah di bawa keluar oleh anak buah Tod, dia di lemparkan ke tanah ,hingga Narendra tersungkur.
Tod yang menyusul dari belakang langsung menyuruh anak buahnya menghajar Narendra " Habisi dia !!"
__ADS_1
dua anak Buah Tod mengangguk , Mereka langsung Menghampiri Narendra.
Narendra yang tahu jika dia dalam bahaya , dia segera berdiri dan mencoba untuk Melawan. walaupun dia tahu jika akan Kalah.
Saat Narendra akan di hajar oleh anak Buah Tod, Bandi dengan sigap memegang kedua kepala anak buah Tod dan mengadu kepala mereka " Duk !" Suara dua kepala yang saling beradu terdengar jelas di hadapan Narendra dan Tod.
Dua anak Buah Tod jatuh Ke tanah , karena serangan mendadak seperti itu.
" Bandi !" ucap Narendra senang.
" Tuan Muda, anda tidak kenapa - napakan ?" Tanya Bandi khawatir.
Tod kaget dengan kedatangan Bandi yang mendadak " Siapa kamu ?!, Berani sekali ikut campur urusanku !!" Tod meraung ke arah Bandi.
Bandi tidak menjawab , dia melihat anak buah Tod yang bangun kembali dengan memegangi kepalanya yang Benjol.
" Cepat hajar dia !!!" Ucap Tod geram.
dua anak Buah Tod langsung bangun dan menerjang ke arah Bandi.
Bandi menendang satu orang hingga tersungkur di tanah, sementara satu orang Lainnya dia mencengkram tangannya yang akan memukulnya.
Bandi mengangkat Sikunya dan membenturkan Ke tangan anak buah Tod yang dia cengkram dengan satu tangan.
" Kraakkk !!" Suara Tulang patah terdengar jelas.
" Arghhhhh !!" Suara anak Buah Tod yang meraung kesakitan.
Brandi kemudian menendang kepala orang tersebut, hingga jatuh ke tanah , Kepalanya membentur tanah dengan keras " Buugg !" seketika orang tersebut pingsan.
Satu orang Lainnya berdiri , dia mengayunkan Kakinya ke arah Bandi .
tapi Bandi dengan gerakan cepat, lebih dulu menendang Tulang kering orang tersebut " Pletaak !!"
seketika orang tersebut langsung Roboh dan memegangi kakinya " Arghh !!"
__ADS_1
Bandi menghampirinya dan menendang muka orang tersebut hingga lehernya patah , orang tersebutpun berhenti bergerak seketika.
' glek ' Tod Menelan Ludah saat melihat kebengisan Bandi , kakinya melemas , Keringat dingin mulai bercucuran di dahi Tod.
Tod ambruk di tanah, dia semakin panik saat Bandi mendekatinya , Tod bergerak Mundur.
Bandi menginjak Tangan Tod dengan keras " craakkk !!!"
" Arghhh !!" Tod berteriak hebat karena sakit yang dia rasakan.
Tod menggertakan giginya " Aku pewaris Basley grup , kamu telah menyinggung orang yang salah, Kamu pasti akan menyesal telah melakukan ini semua padaku !!!" Tod mencoba menakut - nakuti Bandi.
Tapi Bandi malah menyeringai , dia menginjak Tangan Tod lebih keras , membuat Tangan Tod berdarah " Argghhh !!" Tod memukuli kaki Bandi, dia berusah melepaskan kaki Bandi.
Bandi berjongkok dan menampar Tod " Kamu pikir kamu sedang berhadapan dengan siapa heh !, Apa kamu tahu siapa orang yang sedang berdiri disana ?" Bandi menunjuk ke arah Narendra.
" Keluarga Basleymu hanyalah Semut bagi Tuan Narendra Aditya !" Bandi menjambak Rambut Tod.
saat Bandi akan menghajar Tod lagi , Narendra berteriak " Bandi Cukup !!"
Bandi pun menghentikan tangannya seketika dan melepaskan Tod. dia kemudian Menghampiri Narendra " Maaf Tuan !"
Vivi yang melihat kejadian itu menutup mulutnya tidak percaya , saat dia mendengar nama belakang Narendra ,dia lengsung teringat Cucu Dari Naraya Aditya.
Karena orang tua Vivi kebetulan bekerja untuk Naraya, jadi dia pernah mendengar tentang Cucu Naraya ,yang akan menjadi pewaris Aditya grup, Vivi tidak menyangka jika orang Tersebut Adalah Narendra.
Sementara Tod juga tidak kalah terkejut dengan Vivi , dia semakin berkeringat dingin saat mendengar nama Aditya.
Pasalnya hanya ada satu nama Keluarga Aditya yang tidak boleh di singgung Di kalangan para pebisnis.
Tod tidak lagi merasakan sakit pada tangannya , walau tangannya berdarah Hebat , yang dia rasakan sekarang Dunia terasa runtuh, jika orang tuanya mengetahui dia telah menyinggung keluarga Aditya , dia mungkin akan di bunuh ayahnya.
Narendra menghampiri Vivi " Sudah malam , aku antar kamu pulang "
Vivi hanya mengangguk , dia tidak berani bicara saat tahu identitas Narendra, Narendra kemudian membawa Vivi Ke mobilnya ,dan mengantar Vivi untuk pulang kerumahnya. sementara Bandi mengikuti Mereka dari belakang.
__ADS_1