
Pasangan suami istri tersebut langsung pulang kerumah, pasalnya mereka tidak tahu mau kemana lagi.
Maklum saja karena mereka dulu kekurangan uang jadi mereka tidak tahu tempat yang bagus untuk berkencan, pasalnya mereka dulu kalau pergi Bareng mentok - mentok diTukang bakso kaki lima, yang merupakan makanan favorit anaknya dulu.
Tari Merangkul suaminya sepanjang Jalan saat memasuki Vila, dia seakan berbunga - bunga karena telah berhasil meluluhkan hati suaminya kembali.
Saat Sampai diruang Keluarga, Mereka berdua melihat Naraya sedang bersama Wiradi , Narendra yang tahu jika ada urusan penting menyuruh Tari untuk masuk dulu.
" Paman Wiradi apa kabar " Narendra mencium tangan Wiradi dan Kakeknya kemudian duduk diseberang Mereka.
Wiradi tersenyum kearah Narendra " Kalian habis darimana , sepertinya senang banget "
Naraya menimpali Ucapan Wiradi " Kamu seperti tidak pernah muda saja Wiradi , habis peperangan pasti akan ada kedamaian , iyakan ndra ?" Naraya menggoda cucunya.
Narendra tersenyum kecut Karena digoda kedua orang Tua yang ada didepannya. dia hanya bisa nyengir kuda " Jadi.. paman Wiradi kesini ada urusan pentingkan ?"
Wajah Naraya kemudian menjadi Serius, Wiradi juga Sama seriusnya dengan Naraya " Ndra , kamu harus hati - hati sekarang " Ucap Wiradi serius.
Narendra mengerutkan keningnya " Maksud paman ?"
" Ndra ..., Kamu ingat Mantan pacar istri kamu kan ?, dia adalah salah satu orang kepercayaan Felix Crow, walaupun diluar kami sudah menyelesaikan sebagian masalah tentang ini, tapi Felix berhasil kabur, Orang - Orang Kakek tidak berhasil menemukannya , Kakek Khawatir jika dia disembunyikan oleh seseorang !" Naraya berkata dengan getir.
" Maksud kakek Rudi sengaja membuat hubunganku dengan Tari Rusak ,untuk membuat masalah dengan perusahaan kita ?" Ucap Narendra kaget.
Walaupun Narendra belum tahu persis siapa Felix Crow, tapi Naraya pernah mencerutakan sedikit tentang Felix , Bagaimana Arogannya Felix.
__ADS_1
Wiradi menganggukan kepalanya dan menimpali " Sebagian kamu Benar , Karena Felix tidak sepenuhnya menyuruh Rudi, aku dan Kakekmu Khawatir jika sebenarnya orang yang menyuruh Rudi adalah orang yang menyembunyikan Felix sekarang, Karena melihat pergerakan Felix yang mudah dihancurkan kakekmu, itu membuktikan jika Felix belum sepenuhnya merencakan hal tersebut !"
Narendra memegang dagunya ,sambil mencerna ucapan Naraya dan Wiradi " jika yang dikatakan paman Benar, Berarti mereka memang sedang menargetkan kita , tapi apa kalian tahu siapa yang ada dibalik ini semua ?" tanya Narendra penasaran.
Wiradi dan Naraya menggeleng " tidak ada jejak sedikitpun, anak buah Kakek dan Wiradi juga sudah mencari tahu ,tapi hasilnya nihil " Ucap Naraya Khawatir.
" Ndra .. Kamu sekarang harus lebih hati - Hati , Walaupun Kakek sudah menempatkan penjaga Bayangan untuk Kalian , Kakek berharap agar kamu tidak lengah , Masalah ini benar - benar Tidak ada titik temu sama sekali, lebih baik kamu dan Istrimu hindari kontak dengan orang baru sebisa mungkin " Ucap Naraya serius.
" Narendra mengerti Kek !" Jawab Narendra tegas.
Setelah berbincang - bincang sebentar , Narendra kemudian pamit undur diri , dia menuju kamarnya untuk Bercerita dengan istrinya.
Tentu saja Tari sangat terkejut saat mendengar penjelasan Narendra, Tari Merasa sangat bersalah ,pasalnya dia hampir saja melemparkan keluarganya kekandang harimau.
...****************...
" Siapa kalian, lepaskan aku !!" Ucap Felix ketakutan saat diseret kesebuah ruangan.
Orang yang menyeretnya tidak Menggubris ucapan Felix, saat sampai disebuah Ruangan yang dipenuhi dengan puluhan Wanita penghibur , Felix dilemparkan kedepan " Tuan Roger saya sudah membawa Felix !!" Ucap Pria tersebut kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.
Felix terkejut saat Melihat Orang didepannya " Roger !, Ka..Kamu Masih Hidup !!"
Roger terkekeh " Hahaha... Lama tidak bertemu Felix "
Para Wanita penghibur memakaikan baju pada Roger, Roger kemudian melambaikan tangannya menyuruh para Wanita pergi, seketika para Wanita dengan patuh meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1
Tinggalah Felix dan Roger diruangan tersebut ,Roger kemudian buka suara " Felix , Felix , Aku tidak menyangka setelah aku menghilang, ambisimu untuk menaklukan Aditya grup mengecewakan !, Kamu malah jadi pecundang yang tunduk pada Tua Bangka Naraya !!!" Roger meninggikan Suaranya.
Felix menggertakan giginya " Apa yang kamu tahu Roger !!!, Naraya memiliki Anak buah yang Kuat , dukunganku juga sudah dia Musnahkan Semua !!"
" itulah bodohnya kamu Felix, Kamu yang sekarang sudah melunak , lihatlah sekarang , Kamu hanya jadi sampah !, setelah perusahaanmu diakusisi oleh Naraya !" Ucap Roger dingin.
Felix menundukan kepalanya , dia tidak tahu harus berkata apa , pasalnya semua yang dikatakan Riger semuanya benar, ambisinya untuk menaklukan Aditya grup sudah lama Sirna , akibat Naraya mengajukan proposal kerja sama dengannya.
Roger Berjalan kearah Felix, dia berdiri dihadapannya " Felix , aku akan memberikan kamu kesempatan , bekerjalah untukku , Aku akan menghancurkan Naraya seutuhnya !!" Roger berkata dengan arogan.
Felix Mendongak menatap Roger, terlihat tatapan yang begitu penuh ambisi, dia menatap perubahan Roger yang signifikan.
Roger yang dulu dia Kenal hanya sebagai Orang tidak berguna ,karena Roger selalu membutuhkan bantuannya, tapi sekarang Roger berubah menjadi penguasa Dunia Bawah.
" Roger , Kali ini aku mengakui Kalah denganmu, Aku siap menjadi bonekamu asalkan Aku sendiri yang harus membunuh keluarga Naraya !" Ucap Felix teguh.
Roger tersenyum " tentu saja " dia mengulurkan tangannya pada Felix. Felix menyambut uluran tangan tersebut.
Roger tidak masalah jika Felix ingin membunuh keluarga Aditya Langsung , Karena baginya jika Keluarga Aditya hancur ,maka dia dapat memiliki segalanya.
Roger adalah Orang yang realistis, dia hanya ingin mewujudkan Ambisinya dengan cara Apapun, asalkan itu berhasil.
Karena jika Felix yang melakukan pekerjaan kotor tersebut, tentu namanya masih bisa dibersihkan jika ada yang mengendus keberadaannya.
tapi yang tidak mereka tahu , Kekuatan Anak buah Naraya sudah tidak seperti dulu lagi, anak buah Naraya sudah berkembang pesat.
__ADS_1
Hanya bermodalkan dengan pengetahuan Masa lalu dan informasi yang minim, Roger sudah mau menyerang Naraya dengan memakai Rudi dan Hasilnya Nol Besar , Walau mereka hampir saja Membuat Mental Narendra terganggu.
tapi itu semua bagian dari Rencana Roger, dia sengaja membuat Naraya dan Anak buahnya kebingungan untuk mencari dalangnya, semakin mereka Waspada maka Roger akan semakin yakin dengan Rencananya.