Suami Pengamen Menjadi Miliarder

Suami Pengamen Menjadi Miliarder
Bab 72


__ADS_3

Vincen menjalani perwatan di Markas kelompok Eye's , Dokter yang merawat Vincen mengeluarkan peluru yang bersarang di paha Bosnya tersebut.


" Kenapa ini bisa terjadi padamu Vincen ?, padahal kamu selalu bertindak hati - hati jika berhadapan dengan musuh ?" Ucap Dokter Wanita yang notabenya teman seangkatan Vincen.


" Hahahaha... ini bukan karena musuh , Tuan Narendralah yang melakukan hal ini padaku !" Vincen malah tertawa saat Azalea ,sang Dokter wanita bertanya seperti itu.


Azalea menghela napas " kamu ini selalu mencari masalah dengan Tuan Kita , dulu juga kamu melakukan hal yang sama pada Tuan Naraya , tapi untungnya dia cuma memukulmu ringan " ucap Azalea tidak perdaya.


Azalea memang tahu betul dengan karakter Vincen , karena itu Azalea selalu mewanti - wanti Vincen agar tidak berperilaku sembrono dihadapan Tuannya , tapi Vincen tetaplah Vincen ,dia tidak mau mendengar ucapan orang lain.


Vincen menggendikan bahunya acuh , dia seakan tidak peduli dengan kelakuannya tersebut , Azalea yang ada melihat Vincen seperti itu hanya bisa menghela napas lagi.


Sementara itu para pekerja yang sudah sampai di lokasi proyek , mereka mulai membuat tenda untuk tempat berteduh mereka nantinya. Karena mereka semua akan tinggal ditempat tersebut.


Brodi menyiapkan bahan - bahan makanan untuk mereka ,agar para pekerja tidak perlu susah payah belanja sendiri.


Brodi melakukan hal tersebut karena dia ingin memenuhi perintah Narendra yang menyuruh mereka ,memperlakukan para pekerja dengan baik.


Untuk itulah Brodi dan anak buahnya menyiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik, para pekerja juga terlihat sangat nyaman , pasalnya kebutuhan mereka , dari bahan makanan, tempat membersihkan diri dan yang lainnya semua telah tersedia di tempat tersebut.


***


Ludwil yang awalnya mengira misi anak buahnya untuk memulangkan para pekerja Narendra berhasil .Dia tidak menyangka jika ternyata misi tersebut gagal , ditambah puluhan anak buahnya tumbang di tempat tersebut.


Karena Ludwil tidak tahu jika Narendra sudah memiliki beberapa kelompok anak buah di provinsi Zelriz.

__ADS_1


" Braaakkkk !!!" Ludwil menggebrak meja .


" Apa katamu Luke ?, mana mungkin orang sepertinya bisa mengalahkan anak buah kita yang sudah berpengalaman !" Ludwil meraung marah.


Luke berkeringat dingin " Tuan ... sepertinya dia dibantu seseorang " ucap Luke sopan.


" Di bantu seseorang ?, apa maksudmu Luke ?!" tanya Ludwil penesaran.


" Dari informasi yang saya dapat, ada sekelompok pasukan yang menghentikan orang - orang kita , mereka juga terlihat sangat profesional kata informan saya Tuan " Luke mencoba menjelaskan apa yang telah terjadi.


Ludwil mengerutkan keningnya " Sekelompok orang profesional ?, bukankah di Zelris hanya orang - orang kita yang melakukan kegiatan Militer ?!"


" Anda benar Tuan , tapi mungkin mereka kelompok tersembunyi yang sudah ada semenjak dahulu " ucap Luke memberikan spekulasi.


Ludwil mengangguk mengerti , pasalnya memang desas - desus mengatakan jika di Zelris dulu ada kelompok tentara bayaran tersembunyi.


" Luke !, Cari tahu tentang kelompok tersebut , kalau bisa jadikan mereka anak buah kita !" Ucap Ludwil memberikan perintah.


Luke mengangguk " Di mengerti Tuan !" jawab Luke dan meninggalkan tempat tersebut.


Karena sifat Ludwil yang sangat Arogan , dia berusaha menguasai segalanya , dia menginginkan kekuasaan Mutlak ,agar tidak ada yang berani menentangnya.


Akan tetapi Ludwil tidak tahu jika kelompok yang dia incar ,bukanlah kelompok biasa . Karena baik kelompok Eye's maupun Ghos't, mereka tidak bisa di anggap remeh , pasalnya 70% kelompok tersebut merupakan Lulusan Militer diseluruh penjuru Dunia yang disekolahkan langsung oleh Aditya Army.


Naraya sebenaranya sudah menyiapkan antisipasi jika dia meninggal sebelum memberitahu semua yang dia punya pada Narendra. Dia meninggalkan beberapa orang yang dipercayanya agar patuh langsung pada Narendra tanpa Syarat.

__ADS_1


Seperti di Zolria ,Naraya meninggalkan Wiradi yang notabenya adalah teman baiknya, Wiradi juga terbukti langsung menghormati Narendra.


Sekarang di Zelris ,Narendra punya Brodi yang langsung patuh padanya tanpa Syarat , Naraya juga memilih orang yang dia percaya tidak sembarangan.


Kenapa Wiradi bisa memimpin Aditya Army di Zolria ,karena kekuatan tempurnya yang terbaik dari semua anak buah Naraya yang ada di Zolria .Begitu juga Brodi , dia merupakan yang terbaik di Zelris , jika dia bertarung satu lawan satu dengan Vincen ,maka Vincen akan kalah telak jika Brodi bertarung dengan serius.


Adapun kenapa Brodi tidak terlalu menekan Vincen agar patuh padanya , dia memiliki pemikiran asalkan tidak membuat masalah buat kelompok maka dia tidak akan mempermasalahkannya , karena bagi Brodi kesetaraan adalah segalanya.


***


Sementara itu di tempat Narendra , dia sedang memilah - milah informasi yang di berikan anak buah Brodi ,tentang musuhnya yang sekarang.


Narendra terlihat menghela napas berkali - kali karena melihat musuhnya bukan orang biasa.


" Ah... kenapa selalu saja ada yang menggangguku , padahal aku tidak punya niat untuk mengganggu mereka " ucap Narendra sambil merebahkan punggungnya di Kursi kerjanya.


" Kek..., apa aku bisa mewujudkan impianku ini " gumam Narendra sambil menatap langit - langit.


" Papih pasti bisa kok " Ucap Tari tiba - tiba ,yang membuat Narendra kaget.


" Astaga mamih..., bikin kaget saja " Narendra menghela napas sambil mengusap dadanya.


Tari tersenyum " ini kopinya pih..., jangan terlalu banyak pikiran untuk kedepannya pih , lebih baik fokus saja dengan yang sedang papih rencanakan , untuk masalah kedepannya kita bisa mencari solusi sambil menjalani kehidupan yang sekarang ,jadi jalani dulu yang sedang kita alami " Ucap Tari lembut.


Narendra teersenyum cerah " Istriku memang yang paling pintar membangkitkan semangatku , terimakasih Mih..."

__ADS_1


Kehidupan memang cenderung mendorong kita untuk berpikir jauh kedepan , tapi faktanya jika kita tidak bisa menjalani apa yang sedang kita hadapi akankah kita mencapai mimpi itu ?.


Jadi nikmatilah hidupmu sekarang ,sambil berjalan meraih mimpi yang sedang menunggu di masa depan.


__ADS_2