Suami Pengamen Menjadi Miliarder

Suami Pengamen Menjadi Miliarder
Bab 55


__ADS_3

Proyek Studio Film Narendra sudah Selesai , dia berencana untuk Meresmikan Studio Film Tersebut.


Narendra menyuruh Bandi untuk mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk penjagaan Agar Lebih diperketat , pasalnya Roger Entah kenapa belum menunjukan Tanda - Tanda akan menyerangnya.


Maka dari itu Narendra dan Naraya tetap Waspada, dengan memperketat Penjagaan Untuk Keluarga Kecilnya.


Acara pembukaan Studio Film Narendra Akan di buka Malam Ini, Semua kalangan atas dan Relaksi Bisnis Aditya Grup semuanya mendapat undangan.


Studio Film yang Berdiri di lahan Seluas 2000 m2 tersebut merupakan Studio Film terbesar di Indonesia.


Perusahaan Seperti Star Production , LuXur production dan Berbagia studio Film Lainnya , sekarang seperti studio film kecil ,setelah Berdirinya Aditya Production.


Karena pembangunan studio film tersebut dilakukan diam - diam, awalnya mereka mengira jika Aditya Grup hanya iseng - iseng membuat Studio Film tersebut.


Tapi saat Studio Film akan di buka secara Resmi , Aditya Grup memosting berita tersebut di akun sosial Media Resminya.


Studio Film tersebut langsung menjadi trending topik di dunia Maya, Berbagai Komentar langsung bermunculan.


@_ LuLu " Gila.. Studio Film seperti itu, apanya yang biasa - biasa saja !?"


@_AnakEmas " Siapa yang mau membandingkan Aditya grup, jika mereka yang menghinanya ,berarti mereka orang bodoh !"


@_Sukit " Owalah .. Orang paling berpengaruh mah beda, sekali membangun perusahaan gak nanggung - nanggung !"


@_ArtisMini " Asli sih , Kurasa Studio Film Tersebut akan menjadi yang terbesar di Indonesia !!"


Semua komentar pujian dilontarkan oleh warga Net, Banyak dari mereka memuji Aditya grup, orang - orang yang menghina hanya segelintir saja, hingga komentar mereka tertimbun komentar yang positif.


***


Narendra menggandeng Tari Memasuki Aula Studio Film yang sudah dipenuhi Oleh tamu Undangan dan para Wartawan.


Tari Berbisik pada Narendra " Pih.. Aku gugup banget "

__ADS_1


" Tenanglah mih.., yang penting tetap tersenyum seramah mungkin " Narendra menjawab bisikan Tari sambil tersenyum kearah semua Orang.


Tari yang Penampilannya sudah seperti Wanita Muda Lagi karena perawatan Mahalnya, tentu saja menarik perhatian para tamu undangan, pasalnya Tari Baru pertama kali menghadiri acara seperti itu.


Mereka berdua melangkah dengan pasti ,diikuti Bandi dan beberapa Body guard lainnya yang menjaga keduanya.


Sementara Naraya yang sudah berangkat lebih dulu sedang mengobrol dengan Beberapa Relaksi bisnisnya.


Saat Melihat Narendra ,Naraya melambaikan tangannya " Ndra !, Kemarilah !"


Narendra menoleh kearah Suara dan mengangguk, dia membawa Tari Menghampiri Kakeknya ,untuk Menyapa Teman - Teman Kakeknya.


" Ndra , perkenalkan Waluyo Rahardi ,dia Pemilik Perusahaan Makanan cepat Saji Terbesar di negara Ini !" Naraya Menunjuk Waluyo.


" dan Ini Sulitiawan ,dia Salah Satu Sutradara hebat juga " Naraya memeperkenalkan orang di sebelah Waluyo.


" Narendra " Narendra Bersalaman dengan keduanya.


" Tuan Terlalu Memuji , Terimakasih .. Aku harap kita bisa bekerja sama kedapannya " Jawab Narendra Sopan.


Sulistiawan kemudian Membuka suara " Apakah kamu sudah memiliki Rencana pembuatan Film ?, Ajaklah aku kalau ada proyek " Ucap Sulistiawan Menggoda Narendra sambil tersenyum.


Waluyo Menegur Sulistiawan " Bagaimana Mungkin Cucu Naraya belum punya rencana, dia pasti sudah menyiapkannya, Kamu Ini bagaimana " Ucap Waluyo sambil bercanda.


" Kalau anda Mau Bergabung dengan kami Boleh , saya sudah menyiapkan sebuah Proyek, Kebetulan kami belum menunjuk Sutradara , Nanti saya Beritahu Tuan Lunar untuk mengajak anda " Narendra berkata dengan Serius.


Sulistiawan Terkejut saat Mendengar Nama Lunar , pasalnya dia pernah Bekerja sama dengannya dan menghasilkan Film Yang Luar Biasa.


" Kamu Serius Mengajak Tuan Lunar, Astaga... sebuah Kehormatan jika Kamu Juga Mengajakku " Sulistiawan Berkata dengan semangat yang menggebu - gebu.


Waluyo yang mendengar jika Lunar akan terlibat diproyek Narendra , dia juga memikirkan untuk memberi sponsor pada film tersebut .


Naraya tersenyum puas, Karena dia tidak usah Merayu keduanya , Narendra sudah membuat Mereka jatuh dalam genggaman Narendra.

__ADS_1


Naraya Yakin jika Proyek Film Pertama Narendra akan menjadi Sukses dengan keterlibatan Sulistiawan ,Waluyo dan Juga Lunar.


Narendra hanya memerlukan Artis dan Aktor yang pas untuk rencana pembuatan Filmnya.


Mereka berbincang - bincang sebentar, Hingga Akhirnya Mc memanggil Narendra untuk Membuka Dan Meresmikan studio Film.


" Semuanya ,mohon perhatiannya, Mari Kita Sambut Pemilik Aditya Corporation , Narendra Aditya !!" Suara Mc Menggelegar.


Narendra Langsung Menaiki Panggung dengan Suara tepuk tangan Tamu undangan dengan sangat Meriah.


Narendra Mengangkat tangannya , Seketika suara tepuk tangan tersebut berhenti.


Narendra kemudian Mengambil Mikrofon dan Berbicara " Pertama - tama aku panjatkan sukur pada Tuhan Yang Maha Esa , Aku Juga Berterimakasih Pada kakekku Naraya Aditya ,dan juga istriku Tercinta yang telah mendukung sepenuhnya, Aku Berdiri disini Berkat Mereka yang selalu mendukungku dari Belakang, tanpa Mereka aku bukanlah siapa - siapa "


Narendra diam sebentar kemudian melanjutkan " Pada Hari ini aku bangga karena telah Mendirikan Perusahaan keduaku Aditya Production, aku harap dengan Berdirinya Aditya Production Bisa melahirkan Seniman - Seniman Baru yang akan Menghibur kita , Maka dari itu Mulai Hari saya nyatakan Aditya Production Resmi Di Buka !!!"


" Prok


" Prok


" Prok


Suara gemuruh Tepuk tangan Langsung terdengar saat Narendra selesai Bicara, Semua Orang Berdiri menatap Kagum Narendra.


Narendra tudak tahu jika Ada Bahaya yang sedang mengintainya, dia berjalan seperti biasa, pasalnya dia tidak tahu sama sekali jika Anak Buah Roger ada ditempat tersebut.


Seseorang di tengah Acara tersebut tersenyum, dia mengeluarkan Pistol yang sudah di beri Peredam dan Menembak Narendra.


Karena Banyaknya orang diacara Tersebut ,dia seperti tifak melakukan apapun, pasalnya semua Orang sedang Fokus melihat Narendra.


" Cuuuubbb !!" Suara pistol yang teredam sudah di tembakan ke arah Narendra .


..

__ADS_1


__ADS_2