
Cringg... cringg... tralalala... syalalala...
Terdengar suara musik yang lembut, Aluna musik dari pemutar musik milik pak Kevin terdengar di seluruh area lapak jualan itu.
Tampak beberapa orang berkumpul di kapan gorengan Pak Kevin yang sudah berubah total dari yang biasa.
Lapak Pak Kevin berubah total menjadi lapak berwarna merah jambu dengan tema Hello Kitty dan ada dua Bula Jerman yang berubah menjadi pelayan dengan pakaian lengkap, entah di dapan dari mana kostum itu tetapi mereka berdua memakai pakaian pelayan.
Jika Adam memakai pakaian pelayan laki laki dengan stelan kemeja Yang sangat pas di tubuhnya maka Mike berubah menjadi pelayan wanita.
Mike Cosplay menjadi seorang pelayan wanita dengan baju pelayan seksi yang kesempitan yang membuat tubuhnya tidak nyaman, belum lagi stoking jaring-jaring berwarna hitam yang sangat kontras dengan kulit pria itu, rok pendek berbunga bunga, pakaian atas dengan tali tali kemben di belakang, kemudian rambut palsu berwarna kuning bahkan penutup kepala senada dengan kostum hitam putihnya, dia persis seperti pelayan seksi yang bekerja di kafetaria.
Wajah Mike tampak kesal dan sangat malu, bagaimana bisa dia.memakai kostum tak layak pakai itu, benar benar membuat imagenya sebagai seorang dokter hancur seketika.
Dia ingin marah tapi wajah seram Pak Kevin yang Cosplay menjadi seorang chef ala ala negara Prancis membuatnya mengurungkan niatnya untuk menggerutu daripada dia harus menerima hukuman tambahan karena mulutnya yang tak bisa dikontrol itu.
"Sial, aku benar benar harus memakai pakaian memalukan ini arhhh sial sial sial!!" gerutu Mike dengan wajah masam.
"Teruslah menggerutu, jika kau melakukannya lagi maka aku tak segan segan memaksamu memakai lingerie merah menyala itu bocah Jerman, teruskan wajah kesalmu itu!" bisik Pak Kevin di telinga Mike.
Seketika Mike menegang saat mendengar bisikan pria itu di telinga begitu menyeramkan.
"ini hukuman untuk mulutmu yang terlalu lemas itu, dasar bocah Jerman!" umpat Pak Kevin.
"Haihh...." Mike pasrah, tak bisa melawan, jika dia memberontak maka Pak Kevin Tak akan membiarkan mendekati Dev lagi, kali ini berdekatan dengan Dev akan semakin sulit, karena pria itu memiliki pawangnya sendiri.
"Papa!" panggil Lisa yang berjalan sambil menggandeng tangan Dev.
Pak Kevin menoleh ke arah Lisa dan Dev, seketika senyuman nya mengembang membuat para janda muda dan gadis gadis penggemar garis keras pria itu terpesona seketika dengan aura ketampanan dari duda yang memikat hati itu.
"nak kenapa kalian datang kesini, Dev masih pucat, kenapa tidak di rumah saja?" tanya Pak Kevin seraya menghampiri anak dan menantunya.
"Salah Lisa sih Pa, harusnya Lisa gak kesini, tapi pengen bantu Papa kerja, kak Dev minta ikut, seharusnya Kaka Dev istirahat, heheheh," Lisa tersenyum canggung sambil menggaruk tengkuknya.
"Kenapa kau tidak di rumah saja nak?" tanya Pak Kevin pada Dev.
"Aku.. "
"Papa mengertilah," ucap Lisa seraya melirik Dev agar Papanya paham maksud Lisa kalau Dev takut dia akan berubah jik dia dibiarkan sendiri di rumah itu.
__ADS_1
"Hmmm... sudahlah, ayo duduk dulu, hari ini Papa punya dua asisten, jadi kalian tak usah repot-repot membantu, Lisa kau perhatikan saja Dev jangan sampai dia semakin buruk, Papa sudah punya dua karyawan gratis," ucap Pak Kevin sambil melirik Mike dan Adam yang tengah mencatat pesanan Pembeli, hari ini mereka menyediakan menu berbeda.
Mata Dev dan Lisa terbelalak melihat penampilan Mike, seketika mereka berdua tertawa terbahak-bahak melihat penampilan Mike yang sangat aneh.
"Hahahhahapapa dapat darimana kostumnya hahaha lihat wajah si dokter gila hahhahaha bagaimana bisa dia memakai kostum itu hahahahah...." Lisa mengejek penampilan Mike habis habisan.
Dev bahkan ikut tertawa melihat penampilan aneh Mike hari ini, "Kenapa dia seperti itu Pa?" tanya Dev dnegan senyuman tipis di wajahnya.
"Hukuman untuk mulut ember nya itu," ucap Pak Kevin.
"Bwahahahah.... rasakan dokter gila, kau mendapatkan balasan yang setimpal hahahah..."Lisa Tertawa, dia tak menyimpan sakit hati pada Mike meski Mike mengejeknya sebagai perempuan tak jelas karena lebih dari situ pun dia pernah mendengar nya.
"Tonton aksi kami ya," ucap Pak Kevin meninggalkan Dev dan Lisa di meja pelanggan seraya mengedipkan sebelah matanya.
"Apa yang akan mereka lakukan hahahah," Lisa tertawa, tanpa sadar dia sedari tadi menempel di lengan Dev, namun tidak membuat Dev merasa keberatan.
Pak Kevin berdiri di depan stan jualannya, dia menatap para pelanggan dengan senyum sumringah sambil memutar mutar kumis palsunya.
"Selamat datang tuan tuan dan nona nona, selamat data di Gerai gorengan spesial ala Prancis, hari ini kami menyediakan pelayanan spesial langsung dari Jerman, gorengan dengan tema Eropa Yang akan berhasil membuat cacing cacing di perut anda gemetaran karena sangat menggugah selera!" seru pak Kevin.
"Baiklah sebelum dimulai, mari kita saksikan sebuah dansa dari pasangan bule Jerman dan bocah Jerman yang fenomenal dengan cosplay pelayan mereka, beri sambutan yang meriah!!!!!" seru Pak Kevin.
Mata Mike dan Adam seketika terbelalak saat melihat puluhan orang sudah berkerumun di area itu, sejak kapan orang orang itu disana pikir mereka.
"Mampus aku!" umpat Mike di dalam hatin.
"Sialan kau Mike, ini semua karena ulahmu, aku juga jadi kena getahnya!!!" gerutu Adam di dalam hati.
Shalalala... syalalala...lalalalal....
Aluna musik nan merdu pun di purktar, Mike dan Adam sudah mengambil posisi, dengan wajah mematikan pak Kevin mereka tak berani melawan dan akhirnya menurut untuk berdansa di lapak kecil itu di depan puluhan orang yang totalnya mungkin hampir mencapai seratus orang.
"Kau menginjak kaki ku kampret!" ketus Adam.
"Ck.. sialan kah sendiri menekan perutku terlalu keras, haishhh kenapa juga aku jadi korban orang tua itu!!!" gerutu Mike dengan wajah kesal.
"Ini semua salahmu, kau yang berbicara tanpa saringan, akhirnya begini kan!" ketus Adam.
"Sialaaaaannn.... aku akan pastikan membawa Dev jauh jauh dari sini, jika perlu aku akan memisahkan mere berdua, sialan!!!" geram Mike.
__ADS_1
Tuk....
Adam membenturkan keningnya pada kening Mike dan menatap pria itu dengan tatapan kesal disela sela dansa mereka.
"Jika kau berani melakukan itu, maka siap siaplah menghirup tanah kuburan!" ucap Adam seraya melirik Pak Kevin yang memasang wajah sangar di dekat gerobak.
"Sialan...." geram Mike.
"Nah pemirsa, apakah kalian penasaran bagaimana kalau bocah Jerman terkhususnya pelayan seksih kita ini bergaya selayaknya seorang model dan menarikan tarian aduhai?" tanya Pak Kevin setelah alunan musik itu berhenti.
Mata Mike terbelalak saat mendengar apa yang diucapkan pak Kevin, dia merasa kalau dirinya sedang dalam keadaan bahaya saat ini.
"Penasaran!!" seru mereka sambil tertawa terbahak-bahak.
"nah kalau begitu kita saksikan penampilan tarian si pelayan seksi!!!!" teriak Pak Kevin menyalakan musik dangdut berjudul goyang dumang.
Mike terbelalak, dia benar tak percaya kalau Pak Kevin menyuruhnya untuk berjoget di depan orang orang itu.
Jika ini untuk hukuman maka Pak Kevin benar benar berhasil membuat Mike menyerah.
"Tiiidaaakkk .... hancur sudah kredibilitas ku sebagai seorang dokter ahli arhhhh....." Mike berteriak di dalam hati.
Musik dinyalakan, Alunan musik dangdut menggema, para penonton mulai menatap Mike yang terbujur kalau, bagaimana bisa Pak Kevin menyuruh bocah Jerman itu menari dengan lagu dangdut sambil berpose, apa jadinya dunia Mike saat ini.
"Bwahahahhahaha.... "Lisa dan Dev tertawa terbahak-bahak melihat wajah pias Mike yang tak bisa melawan, Pak Kevin mengancam akan mencelupkan dompet berisi dokumen pentingnya ke dalam minyak panas jika dia tidak melakukannya.
Akhirnya Mike berjoget ria di depan seluruh pembeli, hukuman yang sangat memalukan dan menjatuhkan harga diri seorang Mike.
"Rasakan kau bocah tengil!" Pak Kevin merasa menang di dalam hati.
.
.
.
like, vote dan komen 😉😊😊
WAH BANG MIKE DISURUH JOGET HAHAHHAAH APA JADINYA DUNIA BANG MIKE, HAHAHAHHA
__ADS_1