
Harry Pradipta grup,
“ Apa kalian sudah berhasil melacak gadis itu? “ tuan Harry Pradipta duduk di singgasananya sambil menikmati wine segar miliknya.
Di sampingnya duduk seorang wanita cantik nan elegan yang, dia adalah nyonya Pradipta yang merebut tuan Harry dari Ani pemilik kerajaan bisnis sebenarnya, ibu kandung Devano Alexander.
“ Sudah tuan, tim sedang membuntuti gadis itu, kami akan membawanya di waktu yang tepat,” jelas Beni, orang kepercayaan tuan Harry.
“ Baguslah, cepat bawa dia, kita akan lihat reaksi monster itu saat tau istrinya di culik, bagaimana dengan mata mata itu, apa dia sudah menemukan informasi baru tentang anak gila itu? Aku ingin cepat cepat memusnahkan mereka berdua, sungguh sebuah kesialan yang mengerikan akan menimpaku jika mereka masih hidup,” ketus tuan Harry sambil mengeraskan rahangnya jika dia mengingat dua saksi kunci pembunuhan Ani istrinya sendiri.
“Sayang jangan berkata demikian, kau akan baik baik saja, kita selesaikan dengan cepat, maka kau akan terbebas dari mimpi buruk itu,” ucap nyonya Pradipta sambil menuangkan wine ke gelas suaminya.
“Aku tidak bisa tenang Fara, setiap malam aku bermimpi tentang kejadian itu, setan perempuan gila itu menghampiriku dan mencekik ku tiap malam, mengatakan hal yang tidak tidak dan segala hal yang mustahil, mengatakan kalau dia akan membunuhku dengan cara yang sama, aku tidak bisa tenang!” ucap tuan Harry sambil menatap istrinya.
“Itu hanya sebuah mimpi sayang, hanya bunga tidur, jangan dipikirkan terlalu serius,” ucap Nyonya Pradipta.
“tidak bisa Fara, selama kedua orang itu masih hidup aku tidak akan tenang, ibu gadis sialan itu juga menghampiri setiap malam, mengatakan kalau aku akan mati seperti dia mati karena racun itu, arrhhh sialan, mereka memang pantas mendapatkan itu, tatapi kenapa mereka menerorku seperti ini!?” tuan Harry meletakkan gelas wine-nya dan memukuli kepalanya sendiri.
Setiap malam dia dilanda ketakutan yang luar biasa, mimpi ketika dia membunuh istrinya dan memimpikan mendiang ibu Lisa yang meninggal karena ulahnya, dia mendapatkan karma seumur hidupnya, tidak terlepas dari semua mimpi buruk yang melanda dirinya.
“Mimpi sialan itu benar benar merusak hariku, jika Dev dan Lisa tidak mati aku tidak akan bebas, semua harta dan kekayaan kita juga akan diambil begitu saja Fara, kau tidak akan bisa menikmati semua ini, jika keturunan Ani masih hidup, sebab dia memiliki wasiat yang aku tidak tau disimpan dimana, yang sewaktu waktu menjadi bom bagi kita,” jelas tuan Harry.
Nyonya Pradipta terbelalak, dia baru tau hal itu sekarang, dengan demikian dia dan putranya akan terancam miskin jika kedua manusia yang disebutkan oleh suaminya tidak segera disingkirkan.
“ke.. kenapa kau baru bilang sekarang Harry, ini gawat, seharusnya kau mengatakannya lebih awal padaku, aku bisa mencari kedua orang itu dan membunuhnya dengan tanganku seperti orangtua si Ani sialan itu...” ucap nyonya Pradipta.
Kedua orangtua Ani sebenarnya meninggal karena dibunuh oleh Fara, wanita itu dulunya adalah seorang perawat dan berselingkuh dengan suami ibu kandung Dev. Mereka bekerja sama, saat pasangan Alexander sedang sakit, Fara yang bertugas sebagai suster membunuh mereka secara perlahan lahan dengan memasukkan racun dalam dosis kecil ke tabung infus mereka, dia melakukannya selama sebulan sampai kedua orangtua Ani meninggal dengan diagnosa gagal jantung.
__ADS_1
“itu terlalu beresiko Fara, ayah gadis itu adalah seorang kapten kepolisian, dan dia adalah orang paling picik yang pernah ku kenal, dia menyembunyikan Lisa dengan begitu rapi selama ini, hidup dengan identitas palsu dan berbaur dengan masyarakat kalangan bawah, dia itu tidak bisa di tebak, “ jelas tuan Harry.
“tetapi kita sudah menemukan celahnya tuan. Kita bisa beraksi lebih cepat,” jelas beni.
“ Ya Beni benar, kita bisa beraksi lebih cepat dengan menculik gadis itu dan memancing Dev ke tempat dimana gadis itu kita sembunyikan, lalu kita habisi mereka bersama sama,” ucap nyonya Pradipta.
“Hmmm kalian ada benarnya, tetapi ada yang aneh, bagaimana bisa Dev dan gadis itu menikah? Apa Kevin tidak mengenali siapa Dev sesungguhnya atau pria itu belum memberitahukan tentang dirinya pada kevin?” ucap tuan harry.
“ Bukan hal yang aneh tuan, sebab mereka menikah karena kesalahpahaman di komplek perumahan kumuh yang ditinggali oleh gadis itu, hanya sebuah kebetulan karena Dev dan Lisa menikah, tak ada yang aneh dengan itu menurut saya, justru ini menunjukkan kalau alam berpihak pada kita untuk segera menghabis mereka berdua,” tambah Beni.
Tuan Harry dan Nyonya Pradipta saling melirik, mereka mengangguk paham, Beni adalah orang yang cerdas dan beberapa tahun ini pria itu menunjukkan loyalitasnya pada keluarga Pradipta.
“Kau memang hebat Beni, tidak sia sia aku mengangkatmu sebagai asistenku, lanjutkan pekerjaan baikmu,” ucap tuan harry seraya menuangkan wine untuk Beni.
“minumlah, kita nikmati bersama, sebentar lagi semuanya akan berakhir dan tak akan ada yang bisa mengusik kerajaan bisnis ini, ketanaran, kekayaan dan kekuatan yang kita miliki tidak akan ada yang bisa menggugat,” ucap Tuan Harry.
“Bagaimana dengan Alexander grup, apa kalian sudah mendapatkan hubungan kerja sama dengan perusahaan itu sayang?” tanya Nyonya Pradipta.
“Belum, tetapi akan segera kami lakukan, perusahaan itu adalah tambang emas, oleh karena itu butuh sedikit perjuangan untuk menggapainya, “ ucap Tuan harry.
“kami sudah mengirimkan e-mail ke asisten pribadi presdir Alexander tuan, sedang diproses, mungkin akan makan waktu lama,” jelas Beni.
“Tak masalah, yang terutama saat ini adalah kita menyelesaikan masalah kedua manusia itu, Lisa dan Dev harus segera dimusnahkan,” ucap tuan Harry.
“ baik tuan,” ucap beni.
Drrrtt... drrrttt..
__ADS_1
Tiba tiba ponsel Beni berbunyi,” permisi tua saya menjawab panggilan dahulu,” ucap Beni yang dianggukkan oleh pria tua itu.
Beni berjalan ke sudut ruangan, dia mendengar laporan dari anak buahnya, sesekali pria itu melirik tuan Harry dan Nyonya Pradipta, wajahnya mengatakan terjadi sesuatu yang besar.
Setelah menerima panggilan itu, Beni berjalan dengan cepat ke arah tuan Harry dengan wajah panik .
“Ada apa? Kenapa kau begitu panik Beni?” tanya Nyonya Pradipta.
“Tuan, gadis itu dikabarkan menghilang saat anak buah mengikutinya ke bandara, disaat yang sama anak perusahaan di kota A tiba tiba drop dan investor kita dari Bali membatalkan rencana investasi mereka , nilai investasi mereka mencapai nilai milyaran, padahal sudah hampir mencapai kata sepakat, beri kami perintah tuan, kita sedang dalam keadaan genting saat ini,” jelas beni dengan wajah benar benar panik.
Baik tuan Harry maupun Nyonya Pradipta sama sama terkejut mendengar berita ini, kenapa di saat mereka menikmati waktu mereka dan hampir mencapai kata berhasil dalam semua rencana mereka selalu ada masalah.
“Sialan, kenapa di saat saat seperti ini kita mengalami masalah genting.... dan gadis itu arrhhh sialan,” pekik tuan Harry.
“Lupakan tentang gadis itu untuk sementara, tetapi tetap perintahkan anak buah melacaknya, kita harus segera terbang ke Bali menemui investor itu, “ ucap tuan Harry yang tidak rela kehilangan investornya.
“Fara ajak Tom ke kota A, kalian cari tau masalah disana, ini benar benar tidak terduga..” ucap tuan Harry.
“haisshh sial, baik lah, aku dan Tom akan segera pergi ke kota A,” ucap Nyonya Pradipta.
.
.
.
Like, vote dan komen
__ADS_1