Suamiku Bukan Monster

Suamiku Bukan Monster
Monster Lain


__ADS_3

Sementara itu di sebuah rumah mewah milik Dev, Mike dan Adam sedang berdiri di depan pintu kamar Dev sambil mengambil nafas dan terengah engah, wajah dan tubuh mereka tampak tergores di berbagai sisi, tampak juga luka lebam di wajah mike dan Adam.


Beberapa saat lalu, mereka tiba di mansion besar itu sebab Dev menunjukkan gejala aneh dimana dia tiba tiba banyak diam, namun yang paling aneh saat di dalam mobil.


“grrhhhh.... “ terdengar deru nafas Dev begitu kasar, dia seperti sedang mendengus marah dengan dadanya yang tampak naik turun, urat nadinya tampak membesar dan wajahnya berubah menadi menyeramkan.


Mike dan Adam saling menatap, mereka hapal kalau saat ini Dev pasti akan segera berubah menjadi dirinya yang lain sebab saat mereka ke pusat perbelanjaan tadi untuk mengurus bisnis mereka, Dev tampak menatap beberapa orang namun Adam dan Mike tidak sempat melihat objek yang ditatap oleh Dev sehingga mereka tidak tau kalau Dev melihat sesuatu yang ternyata akan membangkitkan Monster dalam dirinya.


“Mike cepatkan mobilnya,” pekik Adam saat tau kalau Dev mulai berubah, pemicu munculnya kepribadian pria ini bermacam macam, saat stress karena pekerjaan sekalipun dia bisa kumat dan membahayakan banyak orang, bahkan pernah ada pengawal yang di hajarnya sampai babak belur karena mengira pria itu adalah Ayahnya.


Mike melaju dengan kecepatan kencang beruntung mereka sudah dekat dengan mansion besar yang mereka tinggali selama beberapa hari ini.


Brukk... brakkk... bruukkk.... brakkk


Dev mulai memberontak di kursi penumpang, pria itu mulai marah dan menarik kepala Adam dari belakang membuat Adam sedikit pusing namun berusaha untuk mencegah tangan Dev yang mulai mengacaukan konsentrasi Mike mengemudikan mobil mereka, beruntung Mike adalah seorang pembalap Liar sehingga dia bisa melajukan mobilnya dengan lihai dan handal.


“Grhhhh..... siapa kalian, kenapa kalian mengurungku di tempat sempit ini, lepaskan aku,” teriak Dev dengan suara besar berbeda dengan suara Dev yang asli dan juga suara


Mike terkejut saat mendengar suara yang berbeda dengan monster yang biasanya keluar dari dalam diri Dev.


“Mike kenapa dia tidak mengenali kita?’ tanya Adam panik, sebab dia hapal betul dengan monster yang selama 13 tahun ini mengganggu mereka dan menyibukkan hari hari mereka hanya untuk menjinakkan monster itu.


“Ini sepertinya salah satu kepribadian tersembunyi yang belum pernah Dev tunjukkan, dia yang pernah kukatakan padamu lima tahun lalu,” jelas Mike.


Adam membelalakkan matanya, dia begitu terkejut dengan masalah baru ini, bagaimana bisa seseorang memiliki lebih dari satu kepribadian di dalam dirinya, kalau orang melihat Dev mungkin saja mereka mengatakan kalau pria itu kerasukan setan.


“Tapi itu muncul lima tahun lalu Mike, kenapa bisa muncul lagi saat ini,” ucap Adam yang tengah menarik tangan Dev ke depan sehingga mengunci pergerakan pria itu dan membuat Dev meronta ronta di belakang kursi Adam.


“Entahlah, padahal semua baik baik saja tadi, obatnya juga sudah dalam dosis yang tepat, apa mungkin dia memikirkan sesuatu?” ucap Mike.


“Arghhhh.... lepaskan akuuuuu,” teriak Dev mulai mencekik leher Adam dari belakang membuat Adam benar benar ke habisan nafas, dia berusaha sekuat tenaga menahan tangan Dev. Kuku panjang tangan Dev mulai melukai permukaan kulit leher Adam.


“Eggghhhh cepatlah Mikeeee,” teriak Adam kesakitan, dia menarik paksa tangan Dev yang benar benar kuat itu.

__ADS_1


Mike melaju sekencang kencangnya menuju mansion Dev. Mereka sampai di depan mansion Dev dan langsung melajukan mobil itu memasuki rumah besar itu, beruntung mobilnya muat melewati pintu yang sangat besar itu.


“Sabar Adam, “ ucap Mike yang langsung mengeluarkan suntikan berisi cairan obat penenang dengan dosis tinggi. Dia menoleh ke belakang dan menusukkan jarum suntik itu ke lengan Dev, namun yang terjadi di luar ekpektasi merkea berdua.


“Krakkk.....”


Jarum suntik itu malah patah saat Mike mencoba menyuntikkannya ke tubuh Dev yang berubah menjadi monster. Kulitnya keras bahkan tubuhnya lebih kuat dari kepribadian yang biasanya mengacaukan diri mereka.


“Sh**t “ umpat Mike, dia mengeluarkan lagi jarum suntiknya dan berusaha menyuntikkan sekali lagi namun hal yang sama terjadi, jarum suntik itu kembali patah.


“Astaga cepatlah Mike, aku bisa mati konyol kalau begini terus, dia sangat kuat, cepaaat,’ teriak Adam yang masih berusaha sekuat tenaga menahan tangan Dev agar tidak bergerak kesana kemari.


“Sabar dodol, dia sangat kuat, bahkan kulitnya saja seperti besi, aku tak pernah menemui kasus seperti ini, dia benar benar menyeramkan,” Mike yang sudah berwajah pias karena dua kali obat biusnya terbuang percuma.


“Lepaskan aku, apa yang kalian lakukan, aku akan membunuh semua bajingan itu, termasuk kalian jika kalian menghalangiku,” teriak Dev yang benar benar berubah menjadi kepribadian lain yang sangat asing di mata Mike dan Adam.


“Sialan kau, siapa kau, beraninya kau datang ke tubuh Dev dan berkuasa atas tubuh ini,” ucap Mike sambil diam diam menyiapkan cairan bius di tangannya.


“ Kau yang siapa,” teriak Dev dengan mata merah memelototi Mike.


Mike memukul kesal kepala Dev yang selalu saja lupa ingatan jika sudah berubah. “Ini sahabatmu dodol,” ketus Mike dengan wajah Kesal.


“Mikeeeee, cepatlah, kau ingin membunuhku juga disini hah,” teriak Adam, terjadilah kekacauan besar di dalam mobil yang kini berada di dalam mansion besar itu.


Adam dan Mike berusaha sekuat tenaga melawan tenaga Adam yang benar benar kuat dan begitu kasar, dia sampai melukai leher dan wajah Adam dengan kuku panjang dan tajamnya itu.


Dengan penuh perjuangan, kedua pria itu terpaksa bertarung dengan dev yang mulai menggila. Adam dengan cepat menekan tombol otomatis untuk menutup mansion besar itu agar Dev tidak kabur.


Mereka keluar dari dalam mobil dan bertarung di dalam mansion besar nan mewah yang di dalamnya tak ada perabotan sebab Dev sudah mengantisipasi kalau dirinya akan kembali kumat.


Bughh... baghh.. syaatt,,, puk... krakk...


Mereka bertiga bertarung dengan formasi dua lawan satu,beruntung Mike dan Adam selalu berolahraga dan menjaga kesehatan mereka agar bisa bertarung di saat seperti ini. Mike dan Adam menyerang Dev degan bertubi tubi.

__ADS_1


Syuuttt.... jleb.... Syyuuutt.........


Mike melesatkan tiga sampai lima Jarum suntik berisi obat bius berhasil menancap di leher Dev namun masih belum menunjukkan reaksi apa apa pada pria yang tengah memberontak seperti seekor gorilla yang tengah marah itu.


Bahkan pakaiannya sendiri sampai sobek dan menyisakan celananya saja, kemeja Dev benar benar acak acakan akibat ulahnya sendiri.


“Haishhh sial, apa kau tidak membuat dosis yang tepat Mike? Sudah tiga suntikan tetapi dia masih belum pingsan juga, apa yang sebenarnya kau suntikkan Mikeee,” teriak Adam yang tubuhnya sudah luka disana sini akibat cakaran dari Dev yang kini berdiri di hadapannya seperti seekor serigala yang bersiap menghajar mangsanya.


“Aku sudah menyuntikkan dosis tinggi Adam, arhhhh terbuat dari apa tubuhnya itu,” teriak Mike dari sisi lain.


Seketika mata mereka tertuju pada sebuah jaring besar yang di gantung di atas. Dengan kecepatan tinggi Adam berlari dan menyambar sebuah pedang dari patung hiasan di ruangan itu dan....


Syuutttt...


Krakkkk....


Dalam sekali tebas tali pengikatnya jatuh tepat di atas tubuh Dev.


Mereka berhasil menangkap Dev,”Kau hebat “ ucap Mike .


Mereka pun menyeret paksa Dev ke dalam kamar pria itu dan menguncinya disana menunggu obat itu bereaksi.


Kembali ke masa sekarang, Mike dan Adam sudah berdiri cukup lama di depan pintu kamar Dev. “Kurasa sudah bekerja,” ucap Mike yang di balas anggukan kepala oleh Adam.


Mereka membuka kamar itu perlahan lahan lalu melihat ke dalam namun betapa terkejutnya mereka saat melihat tak ada siapa pun disana dan jendela kamar Dev hancur berkeping keping. Tiga jarum suntik di lepas dan berserakan di lantai.


“Tiiiiidaaaaakkkkk,” teriak kedua pria itu merem4as kepala mereka masing masing karena Dev melarikan diri.


.


.


.

__ADS_1


...DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA LIKE, VOTE DAN KOMENTAR YA, HADIAH JUGA BOLEH 😉😉...


__ADS_2