Suamiku Bukan Monster

Suamiku Bukan Monster
Bukti


__ADS_3

Semua orang menatap layar dimana video Tom sedang bermain dengan wanita malam di atas ranjang ditampilkan disana dari beberapa sudut. Terlihat kedua orang itu sedang menikmati waktu berdua mereka, mengerang dan menikmati setiap sentuhan yang mereka mainkan.


Mata semu orang terbelalak, bagaimana bisa anak dari Pradipta grup itu melakukan hal najis seperti itu di saat seperti ini.


"Tidak...Tidak, ini semua jebakan!!!" pekik tuan Harry yang langsung panik saat melihat putranya Tom di layar itu.


"Bajingan mana yang melakukan hal keji ini pada putraku!!!!" pekik Nyonya Pradipta yang benar benar kacau.


Helena? jangan di tanya dia langsung terjatuh di atas lantai dengan wajah memucat karena melihat pria yang dijodohkan dengan dirinya bermain Dnegan wanita lain.


"Tidak.. tidak mungkin ini terjadi, Tomm kau mengkhianati aku!!!" pekik Helena.


Semua orang mencibir Helena, baru saja perempuan itu membanggakan calon suaminya, dalam sekejap dia dipermalukan dengan video tak senonoh itu, hancur sudah reputasi Helena dan Pradipta grup hanya dengan video itu.


"Siapa yang melakukan ini!!" pekik Tuan Harry dengan wajah merah padam karena marah, dia benar benar tak habis pikir dengan orang orang yang menayangkan video itu.


"Ka..kau... pasti kau yang melakukan ini kan!!! kau tadi membisikkan sesuatu ke telinga ku!!" teriak Helena sambil menunjuk Lisa yang duduk dengan anggunnya diantara pada pria sambil tersenyum menyaksikan pertunjukan yang sudah mereka siapkan untuk mereka semua.


Semua orang menatap ke arah Lisa, beberapa terlihat berbisik bisik. Melihat Lisa yang diam membuat Helena mengambil kesempatan untuk mengabarkan berita buruk tentang Lisa diantara para tamu.


"Asal kalian tau, wanita ini adalah wanita tak berpendidikan, ketika tuan Alexander pergi, dia malah asik bermain dengan banyak pria, Presdir macam apa dia!" ucap Helena dengan nada angkuh.


"Heh wanita bertopeng, buka topengmu, kenapa kau harus menyembunyikan wajahmu di balik topeng sialan itu hah!!' Helena semakin berani.


Nyonya Pradipta yang juga malu karena video tak senonoh itu ikut mendesak Lisa begitu juga dengan Tuan Harry Pradipta.


"Jadi kau yang menyebarkan omong kosong ini hah!!! dasar wanita sialan berdiri kau!!" hardik tuan Harry.


"Anda yakin menghardikku dengan cara ini? bisnis anda sedang dalam Krisis loh... fuhhh" ucap Lisa yang terlihat sangat angkuh, dia meniup niup kukunya sambil melirik tuan Harry dari ekor matanya.


"Sialan... benar benar sialan!!!" geram tuan Harry.


"Aku tidak peduli, pasti kau yang melakukan ini!!" tegas tuan Harry sambil berjalan mendekat ke arah Lisa, namun pengawal langsung menghadang langkahnya.


"Secara logis, apa untungnya nyonya Alexander melakukan hal itu tuan Pradipta? atau apa kah ada sesuatu yang membuatmu menyudutkan nyonya Ini?" ucap Adam seraya menyunggingkan bibirnya ke atas.

__ADS_1


"Ya benar, apa hubungan nyonya Alexander dengan video itu, jelas jelas anak kalian yang berbuat mesum, memalukan!" umpat para tamu undangan.


Tuan Harry dan Nyonya Pradipta menahan malu yang luar biasa besar, tak disangka acara hari ini akan membuat nama baik mereka hancur berkeping-keping.


"Cihh... karena kau melakukan itu , aku menarik seluruh investasi ku dari grup Pradipta, biar kalian hancur sekalian!" ucap Lisa sambil berdiri menatap mereka dengan tatapan kesal.


"cihh... hanya investasi kecil begitu saja sudah sombong, lagipula nilai investasi kalian sedikit, aku tidak akan takut melepaskan itu!!" ucap tuan Harry dengan angkuhnya.


Lisa tersenyum licik, dia menatap tuan Harry,"apa kau yakin tuan Harry Pradipta suami mendiang Ani Alexander?" ucap Lisa sambil menaikkan sebelah alisnya.


Saat Lisa menyebutkan nama mendiang ibu kandung Dev, kedua orang itu terdiam dengan tubuh gemetaran mereka kembali mengingat kejadian di masa lalu, ketakutan itu kembali meliputi diri mereka.


"Si...siapa kau sebenarnya, apa maumu, kenapa kau mengacaukan hari yang indah ini, kenapa kedatangan kalian merusak acara ulangtahun calon besan Kami!!" ucap Nyonya Pradipta sambil menunjuk Lisa dengan wajah kesal.


"Aku? seseorang yang kehilangan ibunya saat berusia 13 tahun karena di bunuh oleh seorang perawat gadungan," ucap Lisa.


Tuan dan Nyonya Pradipta saling memandang tercekat sudah nafas mereka saat mendengar ucapan Lisa.


Helena yang sudah kesal dan marah tak tinggal diam dia berjalan mendekati Lisa dan mengulurkan tangannya mencoba menarik topeng Lisa.


"Kemari kau wanita jal4ng!!!!!" pekik Helena.


"biarkan!" ucap Lisa.


Para pengawal tak bergerak karena Lisa memerintah, Helena mendekati Lisa dan merongrong gadis itu.


"Buka topengmu itu sialaaaaannn!!!!" pekik Helena.


"Ck... kau merusak pesta malam ini, kau yang habis di tanganku Helena!!!" ucap Lisa sambil menarik tangan Helena dan menendang perut wanita itu dengan kasar lalu mendorong nya hingga terjatuh ke lantai.


"Arrkhhh ini penyiksaan, wanita itu!!! dia menyiksaku, cepat kalian potret, hancurkan saja dia malam ini!!!" pekik Helena yang kesakitan.


Tuan Harvey benar benar malu dengan tingkah putrinya, bahkan Nyonya Harvey langsung menyembunyikan diri karena tau jelas kalau anaknya yang salah.


"Kemari kau gadis nakal, kau membuat Global grup malu, hanya karena sepotong laki laki tak berguna kau mempermalukan dirimu di depan semua orang!" kesla tuan Harvey.

__ADS_1


"Seharusnya kau berterimakasih pada nyonya Alexander karena dengan kejadian ini kau bisa melihat siapa calon suamimu!" ucap tuan Harvey lagi.


"Tapi paaa.. hiks hiks Helena gak rela kalau Tom.


"Diam anak bodoh, banyak pria baik di luar sana, kenapa kau harus menyukai pria. sialan itu cuihh!!" umpat Tuan Harvey.


"Maaf tuan Pradipta, saya membatalkan perjodohan Helena dengan Tom, saya tidak sudi putri saya menikah dengan pria bejat seperti dia!" ucap tuan Harvey.


Semua orang tercengang, Lisa kembali melanjutkan aksinya," Seperti nya semua orang penasaran dengan siapa aku?" ucap Lisa sambil memandang Tuan dan Nyonya Pradipta.


"Sialan kau, beraninya kau mempermainkan kami!!" ucap Nyonya Pradipta.


"Nyonya Fara, jangan salah, aku ingat jelas semua kejadian di masa lalu, termasuk apa yang kau lakukan pada suamiku!!" ucap Lisa sambil menunjuk Tuan Pradipta.


"a.. apa maksud mu, kami bahkan tidak tau siapa dia!!!" ucap tuan Harry.


Lisa menyeringai dia berjalan mendekati Tuan Harry lalu membisikkan sesuatu di telinga pria itu," ini aku istri Dev, Lisa!" ucap gadis itu dengan suara pelan, tajam dan menusuk di telinga pria itu.


Seketika tubuh tuan Harry membeku, bagaimana bisa Lisa ada disana, padahal satu jam yang lalu anak buahnya mengirim foto Lisa yang sedang di sekap.


Lisa berjalan ke tengah podiun," Mulai hari ini, kuumumkan secara resmi, Pradipta grup telah beralih kepada pemilik aslinya yaitu Devano Alexander, satu satunya keturunan Alexander yang tersisa setelah Harry Pradipta dan Fara Lawrence menghabisi seluruh keluarga itu!!!" ucap Lisa, bersamaan dengan itu muncul semua bukti, baik surat wasiat, rekaman dari mendiang Ana Alexander, serta surat wasiat dari kakek nenek Devano yang menyatakan kalau grup milik keluarga itu diwariskan seluruhnya pada Devano.


Semua orang tercengang, di hari itu Pradipta Grup hancur berkeping-keping, tak bersisa. Tuan dan Nyonya Pradipta terjatuh ke atas lantai, bukti kejahatan,rekaman Sura dan rekaman video mereka serta pernyataan seluruh saksi yang sudah dipersiapkan oleh Pak Kevin, Dev dan Mike selama beberapa bulan lalu kini ditunjukkan disana.


Hancur sudah kehidupan orang orang itu, tuan Harry dan Nyonya Pradipta tak terima.


Prang....


Nyonya Pradipta memecahkan botol wine dan mengarahkannya pada Lisa," beraninya kau!!!!" pekik wanita itu sambil berlari menerjang Lisa dengan benda tajam di tangannya.


"Lisa!!!" pekik Adam dan tuan Yale.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 😉😊


__ADS_2