Suamiku Bukan Monster

Suamiku Bukan Monster
Usaha Liam


__ADS_3

Lisa berjalan dengan santai menuju rumahnya, dengan senyum bahagia dia berjalan membayangkan akan bertemu dengan suaminya.


Tunggu dulu!


Tersenyum membayangkan akan bertemu dengan suaminya? sejak kapan dia memiliki perasaan seperti itu terhadap suaminya? apakah bukan menjadi dua karena Lisa tiba tiba memiliki perasaan tak karuan seperti ini.


" Astaga apa yang kau pikirkan Lisa!" gadis itu memukul mukul dahinya sendiri seperti orang gila menggerutu sambil menendang nendang batu yang ada di jalan.


"Aku hanya ingin menyapa istriku"


" Selamat pagi, kau cantik"


"Masakanmu enak"


Tiba tiba kepala Lisa dipenuhi dengan suara pria yang sudah menjadi suaminya itu. Gadis itu malah senyum senyum sendiri di jalanan bahkan orang orang yang berpapasan dengannya sampai berpikir kalau Lisa sudah gila.


Gadis itu memilin milin rambutnya sambil tersenyum bahagia membayangkan wajah Dev yang tersenyum setiap hati kepada nya.


"Ahhh kenapa aku begini hahahah... wajahnya tampan, suaranya ahhh... Lisa kau benar benar sudah gila, " ucap gadis itu sambil melompat lompat kegirangan sambil membayangkan wajah suaminya.


"Astaga kenapa aku malah jadi seperti ini?" gumamnya sambil geleng-geleng kepala saat sadar kalau dia malah bertingkah seperti orang gila.


Namun sesaat kemudian dia kembali senyum senyum sendiri bahkan orang orang yang melihatnya sampai lelah karena gadis itu berkali kali bolak balik sana sini, tertawa, memukul jidatnya dan ada saja tingkah anehnya.


"Hahahah... kalau melihat bunga aku mengingat nya hahahahah... aku menyukainya," ucap gadis itu sambil mencium bunga tai ayam yang ada di pinggir jalan.


"hmmm harumnya," ucap Lisa yang mencium rumput di samping kambing yang diikat di dekat pohon.


"Astaga kampung ini dipenuhi orang gila," ucap orang orang yang malah menatap Lisa dengan tatapan aneh


Benar kata orang, kalau sudah jatuh cinta, bau kotoran pun tercium wangi saat memikirkan wajah sang kekasih hati, ehh tapi emangnya wajahnya kayak kotoran? ups hahhaha...


"Hmmm kalau lihat matahari... udah mau MALAAAMM!!!" Pekik gadis itu saat sadar kalau ini adalah gilirannya untuk memasak makan malam.


"Astaga bodoh kau Lisa, bagaimana bisa kau melupakan makan malam, ya ampun Lisaa..." Gadis itu berlari sekencang kencangnya menuju rumahnya, hari mulai gelap pertanda di beruang besar akan segera pulang.


Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika sampai makanan tak tersedia saat si beruang besar makan, bisa bisa Lisa habis diamuk oleh Pak tua itu.


Gadis itu berlari terbirit-birit namun dia terkejut saat melihat kerumunan warga di rumah kosong yang sering dia lewati.


Mereka tampaknya membawa enam orang pria yang berpakaian seperti perempuan.


Mata Lisa terbelalak saat melihat Liam, Herman dan pemuda kampung itu di bawa keluar dari rumah itu, apalagi penampilan mereka benar benar aneh.

__ADS_1


"Bwahahahahahaha...." Lisa tertawa terbahak bahak saat melihat wajah pias mereka yang juga di tertawakan oleh warga lain, mereka malah menjadi bahan tertawaan warga.


Lisa tekikik melihat penampilan mereka seperti banci.


"Hahahah jelek sekali, bagaimana bisa mereka memakai gaun itu hahahhahaha..." Lisa tertawa terbahak bahak.


Para warga bahkan sampai mengambil foto mereka untuk diabadikan, habislah mereka menjadi bulan bulanan para warga


"Hahahahah kasihan, hahahaha... siapa yang melakukan itu pada mereka hahahah, siapa pun itu aku berterimakasih hahhahaha.. "Gadis itu terpingkal Pingkal.


Liam yang melihat Lisa langsung terkejut,buru buru dia menutup tubuhnya dengan pakaian yang diberikan warga.


"Lisa... tolong aku," ucap pria itu dengan dramanya, dia memasang wajah dikasihani dan mendekati Lisa sambil memasang wajah seperti orang disiksa.


"Huweekkk... menjauh sana, kau menjijikkan!" umpat Lisa yang langsung menghindari Liam yang tampak mengerikan sekaligus menjijikkan.


"Lisa, aku begini karena suamimu, aku yakin ini pekerjaan suamimu, dia itu gila Lisa!!" teriak Liam yang malah mengalihkan perhatian para warga karena mendengar suami Lisa disangkutpautkan dengan kejadian ini.


"Iya benar, ini pekerjaan suami Lisa, asal kalian tau, Dev itu monster, dia itu orang gila, dia aneh, dia seperti kerasukan roh anak kecil!" teriak Herman yang malah memperkeruh suasana.


Lisa terdiam, tak mungkin suaminya melakukan hal itu.


Mendengar ada bahan untuk menghina keluarga Lisa, Bu Markonah si tepi g kanji hidup langsung maju di haluan paling depan dan sok soan menjadi yang paling bijak diantara semuanya.


"Iya Mami, ini semua karena suaminya perempuan itu, Jeki jadi begini," rengek pria itu sambil memeluk emaknya.


"Cup...cup.. cup anak Mami jangan nangis, biar Mami yang tangani!" ucap Buk Markonah.


"Eh ada apa ini? Herman anakku? kenapa.kamu nak?" Pak Herlambang tampak datang ke sana.


Lisa menarik nafas panjang, semakin besar saja tantangannya untuk memasak makan malam bagi keluarganya.


"Ohh ayolah berpikir logis, suamiku saja kerja di rumah bagaimana bisa dia melakukan itu pada Kalian, jangan mengatakan yang tidak tidak!" kesal Lisa.


"Awas aku mau masak di rumah, ini sudah jam makan malam !!"pekik Gadis itu dengan anda marah sambil mencoba menerobos mereka.


"Ehhh ehhh kau harus bertanggung jawab dulu, ini semua karena suamimu yang gila itu!" teriak Herman.


"Ya suamimu gila, jelas jelas di depan Kami dia bertingkah seperti anak kecil, dia itu kerasukan setan!" teriak Jeki.


"Dari mana kalian tau?" tanya Bu Markonah.


"Kami punya buktinya," ucap Liam sambil mencari cari ponselnya di pakaiannya yang diletakkan begitu saja di lantai rumah tadi.

__ADS_1


"Ahh ponsel ku masih disini,"


" Lisa sayang, kau harus melihat ini," ucap Liam yang berusaha mencari perhatian Lisa.


Lisa terbelalak, dia mengepal kuat kedua tangannya saat mendengar ucapan tak sopan pria itu.


"Nah lihat ini, suamimu itu gila, dia berubah jadi anak kecil!" ucap Liam memberikan ponsel itu pada Lisa.


Lisa mengambil ponsel itu, dia melihat video Dimana Dev berubah menjadi Steve. Video dimana suaminya malah dipermainkan karena penyakitnya, video dimana suaminya malah dihina sebagai orang gila dan dibuat seperti boneka mainan mereka.


Deghh


Hati Lisa retak saat itu juga, air matanya lolos begitu saj dari kedua pelupuk matanya. Pantas saja keadaan suaminya semakin buruk, pantas saja setiap pagi dia tidak melihat suaminya di sampingnya, pantas saja tubuh suaminya penuh dengan luka, dia dipaksa minum alkohol, bertingkah seperti wanita, ditelanjangi, dihina dan dipukuli.


Hati Lisa benar benar Hancur saat ini, dia menangis melihat video itu.


Liam tersenyum sumringah, dia berpikir kalau dia telah berhasil.


Liam mendekati Lisa dan merangkul gadis itu, dengan sengaja dia memegang pinggang Lisa membuat Lisa terkejut bukan main.


Plakkkk


Satu tamparan keras melayang di wajah Liam.


"Bangsat!!" teriak Lisa yang sudah benar benar geram, berani sekali pria itu memegang pinggangnya.


Semua orang terbelalak saat melihat gadis itu melawan. Lisa Diam, dia beranjak dari sana dan masih memegang ponsel Liam.


Lisa berusaha pergi dari kerumunan itu untuk menemui suaminya.


Namun Liam menangkap tangannya dan mengusap usap lengan gadis itu membuat Lisa bergetar ketakutan, seketika traumanya kembali.


"Beraninya kau bangsat!!" pekik Seseorang yang berlari sambil menerjang Liam dan...


Bughh bughh... bughh... BRakkkk..


.


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen 😊😉


__ADS_2