Suamiku Genderuwo Tampan

Suamiku Genderuwo Tampan
Bab 61 ( Jiwa yang tertukar )


__ADS_3

Alexa dan Kuntilanak Angel terlibat baku hantam, karena Angel masih belum juga sadar dari pengaruh Raja iblis, sampai akhirnya Yusuf ikut masuk juga ke dalam mimpi Sandi.


"Yusuf, segera hilangkan pengaruh ajian pemikat yang masih menempel pada tubuh Sandi," teriak Alexa, dan Yusuf langsung saja mengusap wajah Sandi dengan membaca ayat suci Al-qur'an.


Sandi yang sudah bisa menggerakkan tubuhnya, memunguti bajunya satu persatu.


"Aduh, aset berhargaku sudah ternodai karena telah dilihat banyak orang," gumam Sandi.


"Om, sebaiknya kita bantu Kak Alexa untuk menyadarkan Tante Angel, karena saat ini Tante Angel masih dibawah kendali Raja iblis," ujar Yusuf.


Yusuf mengajak Sandi untuk berdzikir, kemudian menggabungkan kekuatan dan mengarahkannya ke tubuh Angel.


"Panas, panas, Yusuf hentikan bacaan itu, Aunty kesakitan Yusuf," teriak Angel dengan menutup telinganya, sampai akhirnya tubuh Angel terjatuh di atas tanah, dan wajah seramnya kembali berganti kembali menjadi wajah cantik.


Yusuf dan Sandi menghampiri Alexa yang juga ikut terjatuh, karena kekuatannya terkuras habis saat melawan Angel.


"Kakak tidak kenapa-napa kan?" tanya Yusuf dengan memegang tangan Angel.


"Kakak hanya lemas saja, nanti setelah kembali ke Kerajaan Genderewo, tenaga Kakak akan segera pulih," jawab Alexa.


"Terimakasih banyak Alexa, maaf kamu menjadi begini karena aku," ujar Sandi dengan memegang tangan Alexa.


"Om, bukan muhrim Om," sindir Yusuf.


"Eh iya maaf, kalau lihat yang bening-bening tangan Om suka pengen pegang-pegang terus," ujar Sandi dengan melepas pegangan tangannya dari Alexa.


"Mas Sandi tidak kenapa-napa kan?" tanya Alexa.


"Mas tidak apa-apa, kalau Alex tidak datang pasti Mas sudah berhasil dinodai oleh si Angel, nanti Mas bukan perjaka lagi, dan Neng Alexa pasti gak bakalan mau nerima cinta Mas," ujar Sandi dengan tersenyum malu.

__ADS_1


"Meskipun kamu belum berhasil dinodai juga Alexa gak bakalan mau menerima cinta kamu karena Alexa dan kamu tinggal di alam yang berbeda," ujar Alex yang baru datang ke dalam mimpi Sandi.


"Kakak kenapa berbicara seperti itu?" tanya Alexa dengan wajah yang terlihat sedih.


"Alexa, kamu harus sadar kalau kamu dan Sandi tinggal di alam yang berbeda, tadi juga Kakak sudah melarang kamu untuk menyelamatkannya, kenapa kamu masih nekad juga?" ujar Alex yang terlihat marah, karena Alex begitu mengkhawatirkan keadaan Alexa.


"Kak, Alexa baik-baik saja, jadi Kakak tidak perlu mengkhawatirkan Alexa."


"Bagaimanapun juga Ayah sudah memberikan tanggung jawab kepada Kakak untuk menjaga Alexa dan Yusuf, jadi Kakak tidak mau kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk terjadi pada kalian. Kalau begitu sekarang kita pulang menuju alam kita, tenaga dalam kamu harus segera dipulihkan. Yusuf, Sandi kalian juga harus secepatnya pulang, karena keluarga kalian sudah cemas menunggu kepulangan kalian berdua."


"Tapi Kak, bagaimana dengan Tante Angel, dia saat ini masih pingsan, kalau kita meninggalkannya di sini, dia tidak akan bisa ke luar dari tempat ini, dan selamanya Tante Angel akan terkurung di tempat ini," ujar Yusuf.


Alex nampak berpikir sampai akhirnya Alex memutuskan untuk membawa Angel menuju Kerajaan Genderewo.


"Sebaiknya Kakak membawa Angel menuju Kerajaan Genderewo, tidak mungkin juga kalian membawa Angel menuju alam manusia, karena Raja iblis pasti akan kembali memanfaatkan Angel untuk mendekati Sandi, sedangkan di Kerajaan Genderewo, Raja iblis tidak akan bisa mengganggunya," ujar Alex kemudian menggendong tubuh Angel.


"Kenapa berat sekali sih, apa keberatan dosa ya ni orang," gumam Alex, kemudian Alex, Alexa dan Angel menghilang menuju Kerajaan Genderewo, tapi sebelum mereka menghilang, Alexa dan Sandi terlihat saling berpandangan. Ada rasa sakit yang saat ini mereka rasakan, keduanya sadar betul jika mereka tidak mungkin bersama, karena mereka mempunyai alam yang berbeda.


"Yusuf, bagaimana caranya kita pulang?" tanya Sandi.


"Kita harus mencari jalan ke luar dari sini. Sekarang Om tutup mata, kemudian kita mulai membaca dzikir," ujar Yusuf.


Setelah Sandi dan Yusuf selesai berdzikir, mereka kembali membuka mata, dan saat ini di depan mereka terdapat pintu yang terhubung menuju tubuh mereka.


"Om, sekarang kita masuk melalui pintu itu, nanti kita akan kembali ke dalam tubuh masing-masing. Semuanya pasti sudah merasa cemas menunggu kita pulang, karena kita sudah tertidur selama tiga hari," ujar Yusuf.


"Yang benar saja Yusuf, kalau begitu sekarang ayo kita segera masuk," ujar Sandi dengan menarik tangan Yusuf. Sandi yang terburu-buru sampai salah masuk dan akhirnya Sandi malah masuk ke dalam tubuh Yusuf, sedangkan Yusuf masuk ke dalam tubuh Sandi, dan saat ini jiwa mereka tertukar.


Secara perlahan mata Sandi dan Yusuf terbuka, dan semua yang berada di sana mengucap hamdalah ketika melihat Sandi dan Yusuf yang akhirnya terbangun juga, karena sudah tiga hari mereka tertidur.

__ADS_1


"Alhamdulillah, Sandi, Yusuf akhirnya kalian sadar juga," ucap Bu Atun dan semua yang berada di sana, bahkan Abi Ahmad dan Umi Maryam juga langsung datang ke rumah Bu Atun ketika mendengar kabar Yusuf dan Sandi yang tidak kunjung bangun dari tidurnya.


"Maafkan Yusuf karena telah membuat semuanya merasa khawatir," ucap Yusuf yang saat ini berada dalam tubuh Sandi, sontak saja semua itu membuat semua yang berada di sana merasa bingung, karena Sandi menyebut dirinya sebagai Yusuf.


"Sandi, kamu baik-baik saja kan?" tanya Bu Atun.


"Ini Yusuf Nek bukan Om Sandi," jawab Yusuf yang saat ini berada dalam tubuh Sandi.


"Iya Bu, masa ibu salah mengenali Yusuf dan Sandi, ini Sandi Bu, dan Itu Yu_suf," perkataan Sandi terhenti karena melihat Yusuf yang berada pada tubuhnya.


"Om, kenapa Om malah masuk ke dalam tubuh Yusuf?"


"Yusuf juga kenapa berada dalam tubuh Om Sandi?"


Abi Ahmad yang mendengar perkataan Sandi dan Yusuf mulai memahami semuanya.


"Sepertinya jiwa Yusuf dan Sandi tertukar," ujar Abi Ahmad.


"Sandi tidak mau menjadi Anak kecil lagi," rengek Sandi yang berada dalam tubuh Yusuf.


"Yusuf juga gak mau berada dalam tubuh Om Sandi. Abi bagaimana caranya jiwa kami bisa tertukar kembali?" tanya Yusuf.


"Abi belum mengetahui caranya Nak, tapi Abi akan berusaha mencari cara supaya jiwa Yusuf dan Sandi bisa kembali bertukar."


Yusuf dan Sandi hanya bisa pasrah sampai nanti Abi Ahmad menemukan solusi untuk kembali menukar jiwa mereka.


"Yusuf, jaga wajah dan tubuh Om baik-baik, jangan sampai Yusuf terlalu banyak makan, karena Om tidak mau kalau sampai tubuh Om yang atletis berubah menjadi gendut, apalagi sampai memiliki banyak jerawat," ujar Sandi.


"Om hanya mikirin wajah dan badan Om saja, tapi Om juga tidak memikirkan badan Yusuf yang harus dijaga kesehatannya. Om pokoknya harus makan banyak supaya tubuh Yusuf tetap montok, dan pipi Yusuf tetap chuby."

__ADS_1


Semua yang berada di sana hanya menggelengkan kepala mendengar perdebatan yang selalu saja terjadi antara Yusuf dan Sandi.


__ADS_2