Suamiku Genderuwo Tampan

Suamiku Genderuwo Tampan
Bab 71 ( Musnahnya Kerajaan iblis )


__ADS_3

Saat airmata Sukma menetes pada tubuh Yusuf, Yusuf yang sudah lemah tiba-tiba bangkit ketika Raja iblis hampir berhasil menyentuh tubuh Sukma.


"Jangan harap kamu bisa menyentuh Ibuku," teriak Yusuf, kemudian menyerang Raja iblis dengan membabi buta.


Tenaga Yusuf bertambah berkali-kali lipat karena Yusuf telah mendapatkan kekuatan cinta tulus dari seorang Ibu yang diberikan oleh Sukma.


Raja iblis mengerang kesakitan akibat tendangan dan pukulan yang Yusuf berikan kepadanya.


"Dasar bocah sialan, akan ku buat kau musnah," teriak Raja iblis yang mengubah bentuk tubuhnya menjadi Raksasa.


Yusuf tak gentar untuk melawan Raja iblis meski pun ukuran tubuhnya saat ini sangat kecil jika dibandingkan dengan tubuh Raja iblis.


Setelah Yusuf memasangkan pagar ghaib kepada tubuh Sukma, Yusuf kembali menyerang Raja iblis dengan menaiki tubuhnya.


Raja iblis yang berukuran besar merasa kesulitan untuk menangkap Yusuf yang begitu lincah dengan ukuran tubuhnya yang kecil, karena saat ini Yusuf terus saja melompat di atas tubuh Raja iblis.


"Aku akan memakanmu untuk menambah kekuatanku bocah sialan, kamu tidak tau kalau aku adalah Raja paling kuat di Dunia ini, berani-beraninya kamu mempermainkan ku," teriak Raja iblis.


"Kamu hanya bermulut besar saja Raja iblis, tidak seharusnya kamu bersikap sombong, karena di atas langit masih ada langit, dan hanya Allah SWT lah sang penguasa alam semesta. Saat ini atas ijin-Nya aku akan memusnahkan angkara murka yang ada di muka bumi ini," teriak Yusuf, kemudian melafalkan do'a dan Dzikir untuk melawan Raja iblis.


Yusuf yang sudah berada di atas kepala Raja iblis menarik kedua tanduknya sampai copot, sehingga Raja iblis berteriak kesakitan karena itulah yang menjadi kelemahannya.


"Yusuf Maulana, sekarang kamu bisa menang, tapi Anak Cucuku akan terus mengganggu umat manusia hingga mereka terjerumus ke dalam lubang kemaksiatan, dan pada akhirnya mereka akan menemaniku di dalam Api Neraka," teriak Raja iblis sebelum akhirnya musnah terbakar oleh api.


Duar..


Suara letusan tubuh Raja iblis menggema hingga menghancurkan Kerajaannya.


Jiwa-jiwa yang dijadikan tumbal kepada Raja iblis kini berhamburan ke luar menuju alam yang sudah semestinya, begitu juga dengan Nenek Asih yang akhirnya terbebas dari Penjara Raja iblis.


"Terimakasih Yusuf, Sukma, akhirnya kami bisa terbebas dari kurungan Raja iblis. Sekarang kami sudah bisa menuju Alam yang sudah semestinya kami tempati saat ini," ucap Nek Asih kemudian menghilang.

__ADS_1


Tubuh Sandi yang ditempati oleh Yusuf tiba-tiba berganti menjadi tubuh Yusuf yang sebenarnya, dan saat ini tubuh Yusuf kecil jatuh di atas pangkuan Sukma yang berada dalam kubah emas yang sebelumnya telah dibuat oleh Yusuf.


Ledakan terus terjadi, karena saat ini Kerajaan iblis telah musnah, sampai akhirnya tubuh Yusuf dan Sukma tertarik oleh lubang cahaya yang menghubungkan mereka menuju alam manusia karena saat ini di alam manusia, Bara, Alex, Alexa dan Angel terus mencoba menggabungkan kekuatan dengan membuat lingkaran supaya bisa menarik tubuh Sukma dan Yusuf, sampai akhirnya mereka berdua terjatuh di tengah lingkaran tersebut.


"Alhamdulillah, akhirnya Bunda dan Adik kalian berhasil kembali," ucap Bara yang sudah mulai menghafal kata-kata dalam Agama islam.


"Sekarang sebaiknya kita segera membawa Bunda dan Yusuf pulang Ayah, saat ini mereka membutuhkan tambahan energi untuk memulihkan kondisinya," ujar Alex.


Semuanya kembali berpegangan tangan untuk membawa Sukma dan Yusuf pulang, dan setelah sampai rumah, Yusuf dan Sukma dibaringkan di atas ranjang yang berada di dalam kamar Sukma.


"Yah, kenapa tubuh Mas Sandi berubah menjadi Yusuf? lalu kemana tubuh Mas Sandi?" tanya Alexa yang sudah terlihat panik.


"Kamu tenang saja Nak, tubuh Sandi sudah kembali bertukar dengan Yusuf, dan saat ini raga Sandi sudah kembali ke Pesantren ketika jiwa Yusuf menarik kembali raganya saat berada di Kerajaan iblis tadi, karena tujuan jiwa mereka bertukar sudah selesai yaitu memusnahkan Raja iblis," jawab Bara.


"Syukurlah kalau begitu, Lexa sudah takut kalau raga Mas Sandi masih tertinggal di Kerajaan iblis yang telah hancur," ujar Alexa dengan tersenyum malu.


"Dasar bucin," sindir Alex.


"Eh iya lupa," ujar Alex dengan cengengesan.


Bara dan yang lainnya secara bergantian mentransfer energi kepada Yusuf dan Sukma, supaya kondisi Yusuf dan Sukma bisa segera pulih.


......................


Sandi yang saat ini sedang berada di Pesantren terbangun ketika mendengar suara Adzan Subuh berkumandang.


"Kenapa baju yang aku pakai terasa sesak sekali ya," gumam Sandi dengan mengucek kedua matanya.


Sandi terperanjat kaget ketika melihat dirinya di depan cermin.


"Astagfirullah, pantas saja bajunya terasa sesak, rupanya badanku yang seksi ini sudah kembali," gumam Sandi dengan membuka baju Yusuf yang ia kenakan semalam.

__ADS_1


"Seharusnya aku ngucapin Alhamdulillah kan bukan Astagfirullah karena wajah tampanku sudah kembali, tapi kok perut aku sekarang jadi buncit? mana roti sobeknya? pasti ini semua gara-gara si Yusuf sudah banyak makan-makanan berlemak saat dia berada dalam tubuhku, TIDAAAK," teriak Sandi dengan mengacak rambutnya secara kasar.


Kyai Ahmad dan Umi Maryam yang mendengar teriakan Sandi dalam kamar Yusuf bergegas menghampirinya.


"Sandi, kenapa berteriak?" tanya Kyai Ahmad yang belum menyadari jika jiwa Sandi telah kembali ke dalam tubuh yang seharusnya.


"Abi, sekarang tubuh Sandi jadi gendut, pasti semua ini gara-gara Yusuf yang sudah makan berlebihan ketika berada di dalam tubuh Sandi," rengek Sandi.


Umi Maryam yang menyadari jika tubuh Sandi sudah kembali bertukar dengan Yusuf pun mengucap Hamdalah.


"Alhamdulilah, akhirnya do'a Umi terkabul," ucap Umi Maryam.


"Jadi selama ini Umi mendo'akan tubuh Sandi menjadi gemuk?" tanya Sandi yang sudah salah paham.


Abi Ahmad menatap heran kepada Umi Maryam.


"Bukan begitu, Sandi sudah salah paham, Umi mengucap Hamdalah karena akhirnya jiwa Sandi dan Yusuf sudah kembali ke tempat seharusnya, bahkan sekarang raga Sandi sudah pulang ke sini, dan pasti raga Yusuf juga sudah bersatu juga dengan jiwanya," jawab Umi Maryam.


"Kenapa Abi tidak menyadarinya ya. Alhamdulillah berarti Yusuf sudah berhasil mengalahkan Raja iblis, karena tujuan jiwa Sandi dan Yusuf bertukar adalah supaya Yusuf berada dalam tubuh yang lebih besar saat melawan Raja iblis."


"Kenapa sebelumnya Abi tidak mengatakan semuanya kepada Sandi dan Yusuf?" tanya Sandi.


"Supaya Sandi tidak merasa khawatir kalau raga Sandi akan lecet jika mengetahui akan Yusuf pakai untuk bertarung, baru melihat perut Sandi buncit saja Sandi sudah mengegerkan satu Pesantren, bagaimana kalau Sandi bayangin tubuh Sandi terluka," ujar Kyai Ahmad.


Sandi langsung memeriksa tubuhnya, untung saja tidak terdapat luka serius pada tubuh Sandi, dan saat ini hanya terdapat memar saja, karena luka yang ada tubuh Sandi sudah pulih dengan airmata Sukma yang menetes pada tubuhnya.


"Ya sudah kalau begitu sekarang kita Shalat Subuh berjamaah dulu," ajak Kyai Ahmad kepada Sandi dan Umi Maryam.


"Sepertinya Sandi harus Puasa supaya mendapatkan kembali roti sobek pada tubuh Sandi," gumam Sandi dengan cemberut.


"Tenang aja gak usah cemberut seperti itu, satu bulan lagi juga kita memasuki bulan Ramadhan," ujar Kyai Ahmad dengan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2