Suamiku Genderuwo Tampan

Suamiku Genderuwo Tampan
Bab 67 ( Pernyataan cinta Alex )


__ADS_3

Sukma terlihat bahagia dengan kedatangan ketiga Anaknya. Meski pun saat ini Yusuf berada pada tubuh Sandi, tapi dalam pandangan Sukma, Sandi terlihat seperti Yusuf kecilnya yang manis.


"Yusuf sayang, makan yang banyak ya Nak, Ibu sengaja memasak yang banyak untuk Yusuf dan kedua Kakak Yusuf."


"Sayang, saat ini Yusuf sedang berada dalam tubuh Sandi, jadi kamu jangan terlalu dekat dengannya," ujar Bara yang merasa cemburu.


"Bara, ikatan batin seorang Ibu dengan Anaknya itu sangat kuat, kamu tidak tau saja kalau dalam pandanganku saat ini, wajah dan tubuh Sandi terlihat seperti Yusuf kecil kita."


"Udah, biarin saja Bunda, Ayah dan Kak Alex hanya cemburu saja karena kita lebih dekat dengan Yusuf dibandingkan dengan mereka," ujar Alexa.


Wajah Bara dan Alex terlihat di tekuk, sehingga Sukma menghampiri Suami dan Anak Sulungnya tersebut.


"Ayah, Kakak, Bunda juga sayang sama kalian, tapi di sini Yusuf yang paling kecil, jadi sudah seharusnya kita menyayangi Yusuf kecil kita," ujar Sukma dengan memeluk tubuh Bara dan Alex supaya merasa lebih tenang.


"Sayang, aku bukan cemburu sama Yusuf, tapi sama Sandi, apalagi Sandi itu saudara kembar Jaka. Kamu harusnya lebih peka sedikit," ujar Bara.


"Bara, seharusnya kamu juga mengerti perasaanku, baru kali ini Yusuf datang ke rumah kita, dan kamu tau sendiri jika aku dan Yusuf jarang sekali bertemu," ujar Sukma yang tidak mau kalah.


Yusuf yang mendengar perdebatan di antara kedua orangtuanya terlihat sedih, tapi Yusuf berusaha untuk memperlihatkan senyuman saat menengahi kedua orangtuanya.


"Ibu, Ayah, maaf jika kedatangan Yusuf ke sini sudah membuat semuanya merasa tidak nyaman. Yusuf juga tidak ingin terus-terusan berada dalam tubuh Om Sandi, makanya Yusuf ke sini untuk meminta solusi kepada kalian semua."


Bara dan Sukma yang merasa bersalah terhadap Yusuf, kini melangkahkan kaki untuk menghampirinya, dan Bara memutuskan menggunakan mata batinnya untuk melihat Yusuf yang saat ini berada dalam tubuh Sandi, supaya dirinya dan Sukma tidak terus bertengkar.


"Yusuf sayang, maafin Ayah ya Nak, Ayah tidak bermaksud membuat Yusuf sedih. Alex, sebaiknya kita menggunakan mata batin saja saat melihat Yusuf, jadi dalam pandangan kita tubuh Sandi terlihat seperti Yusuf yang sebenarnya."


"Tidak apa-apa Yah, Yusuf mengerti tentang perasaan Ayah saat ini. Terimakasih ya, karena selama ini Ayah telah tulus menyayangi Ibu Sukma, dan Ayah sudah melindungi Ibu dengan sangat baik."


"Nak, semua itu sudah seharusnya Ayah lakukan, karena kalian semua adalah harta yang tidak ternilai untuk Ayah," ujar Bara dengan memeluk tubuh Yusuf, dan semuanya tersenyum bahagia, apalagi saat ini dalam pandangan mereka, Yusuf sudah terlihat sebagai Yusuf kecil kesayangan mereka.

__ADS_1


"Maafin Kak Alex juga ya, Kak Alex sudah bersikap ketus terhadap Yusuf. Kakak hanya tidak suka saja jika Alexa dekat-dekat dengan Sandi."


"Tidak apa-apa Kak, Yusuf mengerti, tapi yang namanya jodoh kan tidak ada yang tau, dan Yusuf rasa kalau Om Sandi juga tulus mencintai Kak Alexa. Bukannya Kak Alexa akan berubah menjadi manusia ketika bertemu dengan cinta sejatinya?" tanya Yusuf.


Alexa yang belum mengetahui tentang semua itu pun merasa terkejut.


"Kenapa selama ini tidak ada yang memberitahu Alexa tentang semua itu? tau begitu udah dari dulu Alexa pepet terus Mas Sandi."


"Itu yang kami takutkan, kami takut kehilangan kamu Nak, apalagi Alex, karena selama ini kalian berdua selalu bersama sejak dilahirkan ke Dunia ini, jika Lexa menjadi manusia seutuhnya, tentu saja Alex akan merasa kehilangan karena Alex dan Alexa pasti akan hidup terpisah," jelas Bara.


Alexa yang sangat memahami perasaan Alex kini menghampirinya, kemudian memeluk tubuh Kakaknya tersebut.


"Kak, maafin Lexa ya, Lexa tidak pernah berpikir sampai ke sana, dan Lexa hanya memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan perasaan Kak Alex."


"Tidak Lexa, seharusnya Kakak tidak boleh egois, selama ini Kakak tidak memikirkan perasaan Alexa. Sekarang Kak Alex sudah ikhlas jika memang kamu memilih hidup dengan Sandi dan menjadi manusia seutuhnya."


"Kakak adalah Anak Sulung di Kerajaan Genderewo, dan sudah menjadi tradisi kalau Anak Pertama harus menjadi pengganti Ayahnya, jadi Kakak akan meneruskan tradisi tersebut dan kelak akan menggantikan posisi Ayah sebagai Raja di Kerajaan Genderewo."


"Berarti Kakak harus menikah dengan makhluk halus juga? sepertinya Lexa sudah menemukan jodoh yang tepat untuk pendamping Kakak."


"Siapa?" tanya Alex.


"Angel," jawab semuanya, dan Alex hanya tersenyum malu mendengar perkataan orangtua serta Adiknya, karena dalam hati Alex, sebenarnya Alex sudah jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Angel, hanya saja Alex terlalu gengsi untuk mengakuinya.


"Nak, sebagai orangtua, kami sangat tau perasaan Alex, kalau memang Alex suka sama Angel, Alex akui saja semua itu, jangan sampai Alex kehilangan Angel. Gimana kalau nanti Angel keburu di ambil sama oranglain, Alex pasti akan sangat menyesal," ujar Sukma.


"Iya Bunda, nanti setelah Alex pulang dari sini, Alex akan mengutarakan perasaan Alex kepada Angel."


"Jangan di tunda-tunda, sebaiknya Alex sekarang temui dulu Angel, dan ungkapkan perasaan Alex kepada Angel, lagian Alex hanya tinggal memejamkan mata saja kan untuk sampai di Kerajaan Genderewo," ujar Sukma.

__ADS_1


"Makasih banyak ya semuanya, Alex sekarang pulang dulu."


"Kami pasti akan mendo'akan yang terbaik untuk kalian. Alex semangat ya, Bunda yakin kalau Angel juga mempunyai perasaan yang sama."


Alex akhirnya menghilang menuju Kerajaan Genderewo, dan Sukma menitikkan airmata karena tidak terasa jika Anak-anaknya sudah tumbuh dewasa, apalagi Alex dan Alexa, karena mereka akan lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan manusia biasa.


"Sayang, kenapa kamu menangis?" tanya Bara dengan memeluk tubuh Sukma.


"Tidak terasa Anak kita sudah besar Bara. Sebentar lagi Alex pasti akan menikah, kemudian Alexa pasti akan menyusul juga. Waktu rasanya berjalan begitu cepat," jawab Sukma.


"Kita do'akan saja yang terbaik untuk kebahagiaan Anak-anak kita. Meski pun mereka akan meninggalkan kita dan mempunyai kehidupan masing-masing, tapi aku akan selalu ada di samping kamu sayang."


......................


Sesampainya Alex di Kerajaan Genderewo, Alex langsung menghampiri Angel yang saat ini sedang duduk termenung di Taman Kerajaan Genderewo.


"Angel," ucap Alex.


Mata Angel seketika berbinar ketika melihat Alex datang menghampirinya.


"Ini bukan mimpi kan? kenapa kamu sudah pulang lagi? kemana Alexa? apa dia tidak ikut pulang juga?" tanya Angel dengan melihat ke sekeliling.


"Aku sengaja pulang, karena aku sangat merindukan kamu," jawab Alex, dan Angel tersipu malu mendengar perkataan Alex.


"Angel, apa kamu bersedia menerima cintaku? aku ingin kamu menjadi istri dan Ibu dari Anak-anakku kelak, dan aku akan menjadikan kamu Permaisuri di Kerajaan Genderewo ini."


Rasanya semua itu seperti mimpi untuk Angel, karena Angel juga mempunyai perasaan yang sama kepada Alex.


"Aku mau Alex," jawab Angel dengan malu-malu.

__ADS_1


__ADS_2