Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps.20 Bertemu dengan Sang kakak


__ADS_3

Cie yang masih setia


.


.


.


🧩🧩🧩🧩🧩


Di suatu tempat, dimana semuanya berwarna putih, ada seorang gadis yang tertidur entah, pingsan atau benar-benar tidur.


Siapa dia ? Dia ternyata Lili yang pingsan, dan saat dia terbangun.


"Aduhhh!!! sakit banget dada dan kepalaku " ucap Lili merintih kesakitan, sambil memegang dada dan kepalanya secara bergantian.


"Tunggu di ada dimana aku ini? " batin Lili baru sadar, bahwa dia tidak berada di kamarnya. "Tunggu tunggu!! Loh, kok rambutku berubah sih!!" ucap Lili terkejut melihat warna rambutnya yang berubah.


"Jangan-jangan aku mati lagi, hu..hu..hu.. kalo iya, sekarang aku di mana?" ucap Lili sambil bingung melihat tempat itu, karena tempat itu semuanya berwarna putih.


"Halo APA ADA ORANG?!" teriak Lili, bukannya mendapat jawaban malahan hanya ada suara gema yang di buat Lili.


"Hey apa sudah puas teriaknya?" ucap seseorang mengejek.


Lili langsung menjadi kaku seperti batu mendengar suara orang itu, karena suara itu sudah lama tidak dia dengar, tanpa terasa air mata menerobos keluar dari kelopak mata Lili.


Lili langsung membalikkan badannya karena ingin mengetahui apa orang itu adalah orang yang selama ini dia rindunya suaranya.


Lili terkejut bukan main ternyata orang itu adalah orang yang dia rindukan.


"Ka...kakak, apa benar ini kamu?" tanya Lili sambil menahan air matanya yang akan keluar lagi, "Hem, gimana ya kalo bilang tidak tapi nyatanya memang aku kakak mu!!" goda orang itu sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar, Lili berlari ke arah orang itu sambil berteriak.


"KAKAK HU...HU...HU!" ucap Lili sambil memeluk kakaknya itu.


"Hey, jangan menangis nanti kamu mengotori jubah indah ku ini!!" kesal Kak Qiang (kakak Lili), Lili langsung melepas pelukannya, "Aduh! aku lupa kalo kakakku ini sangat menyebalkan!!" ejek kembali Lili sambil menepuk dahinya, dan tersenyum mengejek.

__ADS_1


"Apa!! menyebalkan coba katakan lagi!!" ucap Kak Qiang dengan kesal dan menantang Lili.


"Menyebalkan menyebalkan kakak ku menyebalkan!!" ucap Lili sengaja karena ingin sekali menggoda kakaknya itu. Mendengar kata-kata dari adiknya itu Kak Qiang langsung menggelitik perut sang adik, "Coba katakan lagi!!" ucap Kak Qiang menantang kembali Lili, sambil terus menggelitik Lili.


"Hahaha ampun, aku gak mau lagi!!ampun kak!!" ucap Lili sambil kesulitan bernafas karena terlalu banyak tertawa.


Akhirnya kedua adik kakak itu, duduk di sebuah gazebo dekat pohon sakura yang ada di tempat serba putih itu.


Suasana menjadi tenang, kemudian Lili mulai angkat bicara. "Kak kok bisa aku ada di sini?" tanya Lili yang terheran, Kak Qiang memahami pertanyaan adiknya itu, setelah meminum teh nya. "Aku yang membawamu ke sini, gampang bukan!!" ucap Kak Qiang kepada Lili.


.


.


.


LILI POV____________


"Kakak, untuk apa ingin bertemu ku?" ucap ku sambil meminum teh yang ada di meja, "Hey apa salah bertemu dengan adik sendiri" ucap Kak Qiang sedikit kesal, "Heh!! bagaimana bisa aku percaya sedangkan, kau seorang Kaisar langit yang super sibuk!!" ucap ku mengejek dan sambil menunjuk kakak ku itu.


"Ayolah kak, kau tau sendiri sejak kau menikah dengan kakak ipar, kau selalu jadi bucin nya dan tidak memperhatikan adikmu ini!!" ucap ku mengejek kembali.


Kak Qiang yang mendengar itu hanya mengendus kesal, mendengar kata-kata ku itu. Memang kenyataan kalo dia bucin(budak cinta). "Bukan aku tidak memperhatikanmu lagi sayang, tapi aku hanya mencintai istriku tapi overdosis" ucap Kak Qiang yang cengengesan.


membuatku terbahak bahak "Aduh perutku sakit hahaha, berarti kau mengakuinya ya Hahaha aduh!!!" ucap ku sambil memegang perutku yang kesakitan karena tertawa.


Author POV


"Sudah cukup, ada yang ingin aku katakan!" ucap kak Qiang yang kesal mendengar gelak tawa adiknya itu, Lili langsung berhenti tertawa, "*S*udah ku bilang pasti ada apa apa!!"batin Lili sambil terkekeh.


Suasana menjadi serius______


"Lili apa kau tau siapa dirimu?" ucap kak Qiang bertanya sambil menatap lili dengan serius.


"Tentu aku adalah Dewi kehidupan, ya walupun aku belum mengambil wujud tubuh Dewi Ku, aku adalah anak ke 2 dari Kaisar Langit terdahulu, yang merupakan adik dari Kaisar langit yang sekarang, tugasku menjaga dunia manusia dari serangan para monster dan raksasa" ucap Lili dengan agak malas.

__ADS_1


"Kau tak lupakan jika kita kembar" ucap Kak Qiang, "Jika kau tau sendiri kita kembar, kenapa bertanya lagi?!!" ucap Lili dengan malas.


"Dan kau tak lupa tugasmu yang ke dua kan?" tanya kak Qiang kepada Lili.


"Yah yah, aku tau selain tugasku menjaga dunia manusia aku juga membantu kakakku untuk menjaga dunia para Dewa/Dewi dari penghianatan para Dewa/Dewi betul bukan!!" ucap Lili menjawab pertanyaan yang menurutnya tak berguna itu, Kak Qiang mengangguk.


"Sudahlah kak, katakan saja inti dari pembicaraan ini?" tanya Lili yang mulai kesal.


"Aku hanya ingin memberi tau bahwa anak dari musuh mu itu si Raksasa resek itu, mulai membuat ulah di dunia manusia lebih tepatnya di perbatasan utara Kerajaan Qin" ucap Kak Qiang memberi tahu Lili.


Lili tentu saja terkejut, dan tanpa sadar memukul meja di depannya itu.


"Tenang dulu bukan itu saja, Apa kau tau kekasih yang kau sayangi itu si Dewa perang telah berkhianat dari mu dan menikahi Dewi bunga!!" ucap Kak Qiang yang agak takut mengatakan itu.


Walupun dia adalah Seorang Kaisar Langit tapi tidak ada yang lebih menakutkan adalah saat sisi gelap dari adiknya itu keluar.


sedikit info:


Dewi Kehidupan atau Lili di Dunia Dewa/Dewi di kenal dengan Dewi yang murah hati, lembut, penyayang, tangguh, ramah tetapi Dewi kehidupan sekali menginjak medan pertempuran menjadi sisi yang terbalik dari biasanya Dewa/Dewi biasanya menjulukinya Dewi Kegelapan, kekuatannya bahkan melebihi kekuatan Kakaknya yaitu Kaisar Langit, oleh karena itu tidak ada yang berani macam-macam dengan singa yang tertidur.


Lili mendengar itu, menjadi sedikit kesal sampai-sampai cangkir teh yang ada di tangannya pecah dan membuatnya berdarah. "Lili apa yang kamu lakukan, jangan menyakiti dirimu demi orang itu!!" ucap Kak Qiang mencoba menenangkan emosi adiknya itu sambil mencabut pecahan yang ada di tangan Lili itu.



Wujud Kak Qiang dan Lili yang merupakan saudara kembar______


Makasih yang masih terus ikut novel ku ini, jangan lupa tinggalkan jejak ya!!!


Seperti share, like, komen dan jangan lupa juga Vote nya!!!


...****************...


...----------------...


Salam dari Author❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2