Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps. 53 Perjalanan 3


__ADS_3

.


.


.


🧩🧩🧩🧩


Sebelumnya...


Lili kembali berenang ke permukaan, saat sudah di tepi sungai Lili sadar bahwa sebentar lagi fajar, dan Lili bergegas pergi ke kamarnya karena biasanya Jia akan datang mengecek Lili.


_____________


Lili sudah berganti pakaian dan berpura-pura tidur, tepat setelah itu Jia masuk ke kamar Lili, Jia melihat Lili"Putri aku tau kau sudah bangun, sekarang jangan berpura-pura atau Jia hukum dengan memberi Putri banyak hiasan kepala"ucap Jia dengan nada seram.


"Iya iya! Jia aku sudah bangun puaskan!" ucap Lili langsung duduk di perpaduannya.


Setelah gangguan kecil dari Jia, Lili bersiap-siap karena langsung melanjutkan perjalanan mereka, saat itu Lili memakai hanfu berwarna ungu muda dan ditambah dengan cadar tipis berwarna putih.



"Jia kenapa hanfu ku tidak seperti biasannya!" omel Lili.


"Dan kenapa harus menggunakan cadar juga!" tambah Lili, Jia mendengar omelan Lili menjawab"Perintah dari Putra Mahkota dan Pangeran Jun Putri!"


"Huh! Harus di tegur orang dua itu" gerutu Lili, kemudian pergi ke tempat gege pertama dan keduanya.


"Gege!" seru Lili.


"Apa Lili?" serempak mereka, "Kenapa gege menyuruh Jia menghias ku dengan tampilan yang bukan kesukaanku?" kesal Lili, "Karena di Kerajaan Hao itu sangat dingin oleh karena itu gege menyuruh Jia memberimu hanfu yang tebal" jelas Hui.Amarah Lili mereda"Terus kenapa juga harus pakai cadar ini?"tanya kembali Lili.


"Kata Jun, takut di lirik Putra Mahkota Hao jadi dia menyuruh Jia memakaikan mu cadar!" jawab Hui kembali.


"Oh ya! Gege aku berniat ingin memakai baju yang sama dengan gege dan Shi, Apa Hui gege mau?" tanya Lili.


"Baiklah! tapi akan di gunakan kapan? dan apa kau sudah menyiapkan bajunya?" tanya Hui."Tenang saja gege adik mu ini bisa di andalkan! Dan juga apa kita akan mempersembahkan pertunjukan saat Festival nanti?"ucap Lili.

__ADS_1


"Iya dan kata ayah kau yang harus mewakilinya!" ucap santai Hui.


"APA!!! tapi kan tarian ku sangat jelek!?" ucap Lili mencari alasan."Jangan salah, gerak tarian mu memang unik namun itu mampu membuat orang terpesona"tolak halus Hui.


Lili akhirnya kalah dan menerima perintah yang di berikan.


Rombongan Kaisar Li, harus melewati sungai yang panjang kurang lebih 2 jam, Lili yang tak bosan-bosan melihat sungai itu. Sampai Permaisuri Ji datang.


"Lili mengapa tampilan mu berbeda seperti biasanya?" ucap Permaisuri.


"Biasa bunda! gege ku yang sangat tampan itu takut aku sakit dan yang satunya bilang takut di makan buaya(yang di maksud Putra Mahkota Hao)" ucap Lili dengan nada bercanda."Benar! Kamu saat di Kerajaan Hao nanti jangan sampai dekat-dekat dengan Putra Mahkota itu, mengerti!"ucap Permaisuri memberi peringatan.


"Bun! kata Hui gege aku di suruh mewakili Kerajaan untuk tampil nanti yah! memang harus bun!" rengek Lili.


"Salahkan sendiri, penampilan mu sangat bagus saat Festival Lampion!" sindir Permaisuri sekaligus memuji.


Sudah 2 jam berlalu, sekitar 1 jam lagi mereka sampai di Kerajaan Hao.


Rombongan Kaisar Li di sambut meriah oleh rakyat Kerajaan Hao, Lili melihat betapa bersukacita nya mereka atas kedatangan rombongannya itu."Lili bagaimana perasaanmu sekarang?"tanya Permaisuri Ji.


"Sangat senang bunda! bahkan tak terhitung" ucap Lili tersenyum lebar.


"Apakah ini Putri Lili yang terkenal itu!" ucap Permaisuri Jia dengan cari perhatian.


"Dasar rubah!" batin Lili.


"Iya saya Putri Lili Yang Mulia!" ucap Lili memberi salam dengan anggun.


Semua Rombongan Kaisar Li di antar ke kediaman yang akan mereka tempati sementara. Dan yang membuat terkejut adalah Kediaman antara Perempuan dan Laki-laki sangatlah jauh, Lili berserta pelayan terkejut bukan main.


"Wah! Ini sih jarak antara kediaman ku dengan Aula Pertemuan! Jauh sekali benar kan Jia!" ucap Lili menggeleng kepala bukan main.


"Benar Putri! Apakah orang-orang di Istana ini sangat tidak memperbolehkan Perempuan dan Laki-laki bertemu" ucap Jia tak kalah kaget, setelah acara kaget selesai mereka segera membereskan barang-barang Lili dan membiarkan Lili beristirahat.


Kamar Lili...


"Jia dimana baju yang aku buat untuk aku, gege dan shi!?" tanya Lili mencari-cari.

__ADS_1


"Ada di sini putri! Apakah Putri ingin memberinya sekarang?" tanya Jia.


Lili mengangguk dan pergi bersama pengawal dan pelayan yang tentunya bukan pelayan biasa melainkan PB dari ayah dan gege pertamanya itu.


"Huh! akhirnya sampai, aku heran berapa luas istana ini sampai-samapi jarak antara kediaman Putri dan Pangeran sangat jauh" ucap Lili pada diri sendiri.


Kediaman Pangeran Qin.


Semua pangeran duduk-duduk di gazebo taman yang ada di kediaman, "Gege Shi kebetulan kalian ada di sini!" ucap Lili agak nyaring.Membuat semua pria itu menoleh bersamaan.


"Ada apa Jie jie?"tanya Shi.


" Aku ingin memberi kalian pakaian untuk di gunakan saat Festival nanti"ucap Lili.


"Jadi kita nanti memakai baju yang sama, Ah gege terharu Lili!" ucap Xiu memeluk erat Lili, "Iya gege! tapi kalau gege memelukku seperti ini aku tidak akan bisa bernafas!" ucap Lili menggoda Xiu membuat mereka semua tertawa.


Mereka di beri baju yang sudah Lili rancang sedemikian rupa.



KIRA KIRA SEPERTI ITU BAJU YANG AKAN DI GUNAKAN!


"Wah indah sekali Lili!" ucap Hui, "Terima kasih gege" balas Lili.


"Karena aku sudah selesai, aku akan kembali karena kediaman ku sangaaaaaat jauh dari sini, sampai jumpa nanti gege dan Shi!" ucap Lili, "Hahaha kasian yang sabar ya mei mei ku tercinta" ejek Xiu.


Lili langsung pergi dan berniat beristirahat.


Kamar Lili...


"Putri, putri akan menampilkan apa?" tanya Jia.


"Aku mungkin bersyair!" ucap Lili sambil menyulam sapu tangan untuk menghabiskan waktu."Pastinya bukan bersyair seperti biasa kan putri?"ucap antusias Jia,"Kau tau sendiri Lili sangat suka yang berbeda!"ucap Lili.


Mereka tertawa, dan mulai bersiap-siap akan jamuan selamat datang, sebab ada 2 kerajaan yang di undang oleh Kerajaan Hao.


Bagaimana ceritanya guys?

__ADS_1


Salam dari Author ❤❤❤


hehehehe


__ADS_2