
.
.
.
🧩🧩🧩🧩
Sebelumnya....
"Anak itu benar-benar, sebentar membuat orang terpukau sebentar lagi membuat ulah" guman Kaisar.Orang-orang yang masih tertegun karena belum pernah melihat tarian seindah itu, sampai Kaisar berkata"Karena Putri sudah menunjukkan kemampuannya mari kita lanjutkan acaranya".Dan mereka melanjutkan acara pertunjukan bakat tentunya tidak sebagus Lili.Dan membuat Para pangeran semakin bosan ditambah Lili pergi atau kabur dari pesta.
_______________
Di sisi lain Lili dengan santai ya berjalan di pasar ibu kota menunggu waktu untuk pelepasan lampion, di pasar itu ramai sekali pengunjung dan banyak tawa anak kecil bahkan orang dewasa.
ANGGAP SAJA SEPERTI ITU SUASANANYA OKE!!!
Membuat hati Lili damai dan senang, berbeda cerita jika dirinya hanya merayakan Festival itu di Istana, karena hanya ada kepalsuan dan kemunafikan para penjabat yang mencari muka kepada ayahnya.Itu salah satu mengapa Lili berencana kabur dari pesta itu.
Dan sebelum itu lili mengganti pakainya menjadi lebih sederhana.
"Mari mari beli lampion yang indah ini" ucap penjual A, Lili yang tertarik dengan lampion yang di jual penjual itu, langsung pergi ke arah kedai penjual itu.
"Nona yang cantik apakah nona ingin membeli lampion ini" ucap ramah penjual itu, Lili mengangguk dengan antusias."Berapa harganya paman?"ucap Lili memilih lampion yang akan dia beli "Hanya 5 perak nona!" jawab penjual itu.
Lili mengambil 15 perak dari kantong uangnya dan memberikannya kepada penjual itu"Nona ini terlalu banyak"jawab penjual itu terkejut."Tidak semua ini, untuk paman karena paman baik dan ramah kepadaku" ucap Lili lembut.
"Terima kasih nona, kalau boleh tau apakah nona pendatang?" tanya ragu-ragu penjual itu,"Iya saya pendatang"jawab santai Lili.
"Nona apakah ingin mengetahui apa arti di balik Festival Lampion ini?" tanya penjual itu kembali, "Arti dari Festival ini? menarik juga" batin Lili.Lili tersenyum dan mengangguk, "Di percaya bahwa jika nona menerbangkan lampion ini dengan hati yang lembut dan keinginan yang kuat, maka nona akan mendapatkan seseorang yang nona tunggu dan orang itu akan muncul di depan nona" ucap panjang lebar penjual itu.
"Jika apa yang di katakan penjual itu benar, maka aku ingin bertemu kak Pooh ku! hanya itu" batin Lili.
"Terima kasih ya, paman karena telah memberi tau ku" ucap Lili kembali tersenyum.
__ADS_1
"Sama sama nona" sahut penjual itu.
Lili kemudian menunggu di alun-alun kota karena waktu pelepasan lampion akan segera tiba, di Istana Kaisar dan Permaisuri telah bersiap untuk melepaskan Lampion pertama kemudian di susul dengan para pangeran dan para tamu yang hadir.
Setelah Lampion pertama muncul para rakyat memohon keinginan mereka masing-masing, dan Lili walaupun tidak percaya dengan hal seperti ini, dia tetap memohon.
"Aku harap mampu melindungi orang yang ku sayangi dan aku harap bertemu kembali dengan Kak Pooh ku yang merupakan cinta pertama ku" mohon Lili kemudian menerbangkan lampion nya.
SEPERTI ITU KIRA-KIRA!!!
Setelah acara pelepasan lampion itu selesai, para rakyat berpesta merayakan Festival itu dan suasana malam itu semakin menyenangkan.Lili tersenyum melihat rakyat kerajaannya yang sangat bahagia di malam itu, saat Lili ingin berbalik dia menabrak dada seorang Lelaki yang tepat di belakangnya.
"Ah! Maafkan saya tuan, saya tidak sengaja" ucap Lili memang salah karena tidak melihat,"Tidak apa-apa nona"ucap ramah pria itu, Lili menoleh ke arah Pria itu yang menggunakan topeng di wajahnya, dan Lili terpanah saat melihat mata indah pria itu, seakan terhipnotis dengan bola mata itu membuat Lili ingin membuka topeng pria itu.
Saat Lili ingin membuka topeng itu, pria itu tidak menunjukkan penolakan.
Setelah berhasil membuka topeng milik pria itu, Lili terkejut bukan main.Sampai-sampai topeng yang ia pegang terlepas dan jatuh, dan entah dari mana perasaan itu berasal Lili merasakan perasaan lega,senang,terharu,dan sedih menjadi satu.
"Kak Pooh? Apakah benar ini kau?" ucap Lili dengan berlinang air mata dan memeluk erat pria yang merupakan Cinta pertamanya itu.
"Oh tidak! sejak kapan Kelinci manis ku ini menjadi cengeng?" goda Dewa Es ikut memeluk wanita yang selama ini dia cintai itu, Lili tak menghiraukan perkataan Dewa Es dan tetap menghirup aroma yang selama ini dia rindukan.
Setelah acara berpelukan selesai, Lili mengajak Dewa Es ke danau yang sangat indah, "Kak Pooh bukankah, kata Kakak Kakak Pooh ada di Hutan Mawar Es?" tanya Lili sambil menyenderkan kepalanya di dada Dewa Es.
Dewa Es yang sejak tadi memainkan rambut Lili, yang merupakan kebiasaannya sejak dulu menjawab Lili"Betul? tetapi setelah aku tau dari Kaisar bahwa kau ada di Kerajaan Qin aku langsung pergi untuk menemui mu?"
Lili kemudian menatap Dewa Es"Kapan Kak Pooh datang?"tanya Lili dengan nada interogasi, "Kapan ya?" Beo Dewa Es.
"Ayolah kak! Jangan menggoda ku katakan kapan?" ucap Lili."Hahahaha iya saat kau duduk-duduk di kolam teratai mu itu"jawab Dewa Es tak kuat melihat wajah imut Lili.
"Hah! berarti Kak Pooh mendengar apa yang aku ucapkan malam itu?" ucap Lili terkejut sekaligus malu.Dewa Es hanya mengangkat kedua bahunya itu"Kalau iya"goda kembali Dewa Es.
"Aaaaahhhhh! Malunya aku" ucap Lili spontan menutup mukanya karena merah.
"Hahahaha" tawa Dewa Es.
__ADS_1
Kemudian Dewa Es bertanya bagaimana kehidupan Lili selama ini, saat waktu sudah cukup berlalu.Dewa Es berdiri"Kakak mau kemana?"tanya Lili yang sebenarnya tau bahwa itu waktunya Kak Pooh nya kembali.
"Maaf kan aku Lili? Sebenarnya aku ingin lebih lama di sini namun aku tidak bisa meninggalkan Hutan lebih lama lagi" ucap sedih Dewa Es.Lili berdiri dan memeluk Dewa Es sekali lagi, Dewa Es hanya tersenyum melihat tingkah wanitanya itu."Aku akan menunggu mu di sana?"ucap Dewa Es.
Lili hanya diam dalam pelukan Dewa Es, Dewa Es mencoba melepas Pelukan itu walaupun tak rela,"Lili Ini adalah anting yang khusus aku buat untuk mu dan aku, jika kau ingin masuk Ke dalam Hutan, kau tinggal menunjukan anting ini yah?"ucap Dewa Es sambil memakaikan anting berbentuk bulan sabit kepada Lili.
Setelah itu, dia menunjukkan anting miliknya kepada Lili"Lihat lah! walaupun jarak memisahkan kita namun anting ini menunjukkan bahwa kita ada satu sama lain"ucap Dewa Es.Lili mengangguk dan mencoba melepaskan kepergian Dewa Es.
Dan setelah itu, akhirnya Lili berkata setelah bungkam seribu bahasa"Aku akan pergi ke Hutan Mawar Es untuk menemui mu"ucap Lili kemudian tersenyum.
Dewa Es tersenyum dan menghilang di ikuti hembusan angin yang dingin di malam itu.
Lili tetap di tempat yang sama dan tetap melihat danau itu karena anting yang di pasang oleh Cinta pertamanya itu sangatlah indah.
Setelah menguatkan hatinya dia pergi ke penginapan yang ada di Ibu kota karena di pastikan setelah ulahnya itu, bukannya tidur malah akan mendapatkan pidato panjang dari Ayahandanya itu.
Di kamar penginapan
"Biarlah aku tidur sebentar, dan besok aku akan mendengar ocehan ayahanda okeh" ucap Lili kepada dirinya sendiri, dan kemudian tidur.
Sedangkan di Istana, Para pangeran, Kaisar dan Permaisuri mengkhawatirkan si pembuat onar yang sekarang sedang tidur.
"Dimana anak itu sekarang?" ucap Permaisuri"Lili ini sehari saja, bisa tidak membuat orang tidak khawatir?"ucap Kaisar yang entah bingung akan berkata apa lagi.
"Sudahlah ayah! Lili sudah besar, sekarang mungkin dia sudah tidur hanyut dan mimpi" tebak Hui yang jawabannya sangat benar.
"Benar juga, lebih baik kita tidur sekarang karena hari semakin larut dan kita akan memberi hukuman bagi anak bandel itu besok hari" ucap Kaisar.
Dan mereka semua pergi ke kediaman mereka untuk pergi tidur dan tidak memikirkan ulah Lili.
🌉🌉🌉🌉🌉
Ah entah apa yang akan lili dapatkan setelah kembali ke istana?
Dan jangan lupa ya vote,like and komennya ya guys!
Salam dari Author ❤❤❤
__ADS_1