
..
..
..
🧩🧩🧩🧩
Lili dan kawan-kawan beristirahat di kedai makanan mengisi perut mereka yang lapar. Lili yang penasaran di mana gege kembarnya itu berada karena Rey dan Alex tidak memberi tahunya"Hei! kalian belum memberi tahu aku dimana keberadaan gege kembar itu, dan sekarang dimana mereka berdua?"tanya Lili.
Rey dan Alex tersedak karena Lili bertanya tentang kedua orang itu.
"Mereka mengasingkan diri di suatu gua" jawab santai Neon, Lili mengerutkan dahinya"Mengasingkan diri!"beo Lili, "Bagaimana kau tahu bahwa mereka mengasingkan diri?" tanya Lili, Neon melihat Rey dan Alex"Mereka berdua yang memberitahuku saat kau masih di Istana tadi!"jawab Neon.
Flashback On.
Saat Lili berbincang-bincang 4 pria tampan itu duduk di atas pohon menunggu Lili sampai kembali, Neon melihat bahwa Rey dan Alex sedang berbicara serius "Kalian berdua membicarakan apa?" tanya datar Neon.
Rey dan Alex hanya menghela nafas"Kami bingung bagaimana cara memberitahu sesuatu kepada Lili"ucap Rey.
Neon masih bingung"Kalian kan tinggal bicara saja, begitu saja repot!"jawab Neon.
Putih yang hanya menggeleng dengan sikap sahabatnya iti"Memangnya sesuatu apa? Sehingga kalian susah memberi tahu Lili?"tanya Putih.
"Sebenarnya gege kembar Lili yaitu Jun dan Xiu pergi mengasingkan diri di suatu gua tetapi tidak tahu dimana keberadaan gua itu" ucap Rey, Putih dan Neon mengerti"Baiklah karena kalian susah untuk berbicara maka aku saja yang akan mengatakannya kepada Lili"ucap Neon.
Flashback Off.
Lili yang mengerti"Sekarang aku mengerti, kita lanjutkan makan kita kemudian mencari dimana keberadaan mereka berdua itu"perintah Lili, mereka melanjutkan makan mereka dan kembali mencari keberadaan Kedua gege Lili itu.
"Sudah berapa lama mereka mengasingkan diri?" tanya Lili.
"Menurut info yang kami dapatkan dari penghuni Istana, mereka mengasingkan diri sudah 2 tahun dan hanya kembali jika Hui menghadapi masalah yang tidak bisa di pecahkan!" jawab Rey, Lili mengangguk"Berarti jika mereka mengetahui tentang kesulitan Hui, tebakan pertama Hui yang memanggil mereka, tebakan kedua mereka menaruh mata-mata di istana, tebakan ketiga mereka memliki sebuah pasukan khusus, menurut kalian yang mana?"tanya Lili.
"Aku rasa mereka memiliki pasukan khusus yang mereka bentuk untuk di tugaskan menjaga Istana dan saat istana merasa dalam bahaya orang-orang mereka akan memberitahu mereka" jawab Putih.
__ADS_1
"Binggo, pemikiran mu sangat masuk akal Putih, tetapi masalahnya tidak di ketahui dimana gua itu berada" ucap Lili.
Lili kemudian menutup matanya dan mencari energi kekuatan Kedua gege nya di pintu keluar ibu kota, Lili malah melihat energi ke dua gege nya pada kedua kakek tua.
"Hah masak sih!" terkejut Lili membuka matanya.
"Ada apa Lili?" tanya Alex,"Aku melihat kedua energi gege ku di kakek tua ya aneh lah orang aku baru tidur 7 tahun bukan 70 tahun"ucap Lili dengan nada agak aneh."Bisa jadi mereka menyamar menjadi kedua kakek tersebut"tebak Neon.
"Benar juga, baiklah!" ucap Lili merubah ukuran tubuhnya menjadi anak kecil, sama seperti dirinya waktu kecil"Lili apa yang akan kau lakukan?"tanya Alex kebingungan.
"Aku akan pergi ke mereka dengan wujud ini, kalian perhatikan saja dari sini ya" ucap Lili dengan nada Khas anak-anak.
Lili kemudian pergi dan datang ke depan Jun dan Xiu.
"Kakek bisakah kau ikut aku!" ucap Lili dengan wajah imut, Jun dan Xiu terkejut karena wajah gadis kecil itu mirip dengan Lili adik mereka"Dimana orang tua mu nak?"ucap Jun mengelus rambut Lili.
Lili menoleh kanan dan kiri"Mereka tidak ada sepertinya aku di tinggalkan oleh mereka kakek, bisakah kakek merawat ku?"tanya Polos Lili, Xiu tersenyum"Baiklah mari ikut kakek ke rumah kakek"ajak Xiu.
Jun dan Xiu menggandeng Lili menuju gua tempat mereka bersembunyi"Wah indah sekali gua kakek ini!"puji Lili karena benar adanya bahwa gua itu sangat indah karena di setiap sudut gua terdapat lampu permata yang menerangi Gua itu, Sebelum itu Lili memberi kode kepada teman-temannya untuk mengikuti mereka dari jauh.
Lili mengangguk, "Gua ini besar sekali seperti Istana" ucap Lili, Jun dan Xiu terkejut dengan perkataan Lili"Apakah kau pernah ke Istana nak?"tanya Jun.
Lili tersenyum"Tentu saja, bahkan aku mengingat bahwa aku pernah tinggal di sana"jawab Lili, Jun dan Xiu semakin curiga"Sebenarnya siapa nama mu nak? Dan apakah kau seorang Putri?"tanya Xiu.
"Hem jika kakek bertanya, aku ingin makan camilan dulu baru menjawab kakek" pinta Lili, Jun dan Xiu tertawa melihat tingkah laku Lili dan membawakan cemilan untuk Lili"Baik sekarang jawab pertanyaan kakek!"perintah Jun.
"Aku adalah Putri Xioling Bai putri Kerajaan Qin anak dari Kaisar Li dan Permaisuri Ji" ucap Lili memberi hormat.
Jun dan Xiu tentunya tidak suka dengan apa yang di ucapkan Lili"Apa maksudmu nak? Jangan bercanda dengan menggunakan nama itu!"peringat Xiu, Lili duduk"Aduh apakah gege ku sebodoh ini di tinggal adiknya selama 7 tahun"ucap Lili melipat tangannya dan menggelengkan kepalanya.
"Maksudmu apa nak?" tanya Xiu.
"Sudahlah Jun gege dan Xiu gege sandiwara mu sudah ketahuan" ucap datar Lili mulai emosi melihat Gege nya itu.
"Lili kau Lili si gadis kecil kami" ucap mereka berdua, Lili menatap mereka dengan datar"Jika bukan aki siapa lagi hah!"ucap Lili.
__ADS_1
Lili kemudian berubah menjadi ukuran dewasanya, berjalan ke arah gege nya dan menjewer kedua gege nya itu"Kalian ini mengapa seperti ini hah! Setidaknya kalian tinggal lah di sini bersama Istri kalian dan memberi ku keponakan seperti Hui gege bukannya melajang dan diam di gua ini!"omel Lili.
"Aduh aduh sakit Lili, kita baru bertemu tetapi malah di permalukan seperti ini" ucap Jun meringis kesakitan sama halnya dengan Xiu.Lili kemudian melepaskan mereka berdua"Beri tahu aku alasannya atau ku hukum kalian"ucap Lili duduk di tempat tadi ia duduk,"Sebelum itu kemana saja kau? dan seharusnya kami yang marah bukan kamu Lili?"tanya Xiu tak terima.
"Benar juga tetapi memang salah kalian karena terlalu melajang" jawab Lili.
"Kau sendiri tidak menikah bukan" jawab Jun.
Lili memegang kepalanya karena sikap keras kepala gege nya itu."Bagaimana aku bisa menikah jika aku sudah tidak di dunia ini gege"jawab Lili,"Maksudmu apa Lili?"tanya Jun.
"Aku ke sini karena aku melihat kalian masih terluka atas kepergian ku dan aku sudah bertemu ayah, bunda, Hui dan Shi tinggal kalian berdua" ucap Lili.
"Aku di sini ingin memberikan ini!" ucap Lili mengambil Pedang Kembar untuk mereka berdua.
"Ini pedang yang aku buat khusus untuk Kalian, pedang ini mampu menjadi perisai bagi kalian, juga ini" Lili mengeluarkan kain Sutra berwarna Biru dibalur dengan merah muda"Berikan ini kepada Istri kalian sebagai hadiah pernikahan ku untuk mereka"ucap Lili.
"Dan sebelum itu, Pedang yang aku berikan itu adalah pedang sakti gege orang yang memiliki niat jahat akan musnah oleh pedang itu karena pedang itu hanya menyerah energi kebaikan dan jika mendapat energi jahat pedang itu menjadi ganas" ucap Lili, Jun dan Xiu mengerti"Terima kasih Lili karena memberi harta berharga seperti ini!"ucap Xiu.
Lili tersenyum"Aku harap kalian mampu menjaga pedang itu dan memberikannya sampai anak cucu kalian"ucap Lili.
"Gege aku hanya ingin kalian bahagia dengan begitu kalian membuat ku bahagia, dan kain ini bukan sembarangan kain, Hanya Cinta sejati kalian lah yang bisa menyentuh kain ini dan resiko jika bukan cinta sejati kalian maka ia akan menjadi gila maka dari itu carilah wanita yang benar-benar pantas" ucap kembali Lili.
"Baiklah gege aku harus pergi, aku harap kalian memberiku keponakan yang banyak ya, aku akan menunggu kalian di sana" ucap Lili tersenyum, sebelum pergi Lili mencium kening Jun dan Xiu agak lama karena Ia memberi sedikit kekuatannya untuk mereka berdua"Selamat tinggal Gege ku, aku mencintai kalian berdua!"ucap Lili menghilang bagaikan angin.
"Kami tidak akan mengecewakan kau Lili" ucap mereka karena setelah kepergian Lili mereka merasakan bahwa Lili selalu berada di jiwa dan raga mereka.
"Dengan begini tugasku sebagai anak, adik dan jie jie sudah selesai dan aku hanya perlu menjaga setiap keturunan mereka" ucap Lili tersenyum melihat Kerajaan Qin dari atas gunung.
Rey dan Alex memegang pundak Lili dan tersenyum bersama-sama"Tunggu dimana Lucas?"tanya LiLi baru sadar jika Lucas tidak ada sejak Ia pergi ke istana."Ia pergi menyiapkan kedatangan Dewi Kehidupan di Hutan Keabadian"jawab Putih dan Lili mengangguk.
"Baiklah kita harus menyusul Lucas agar pestanya tidak sia-sia" ajak Lili mereka berlima tertawa dan menghilang bagaikan angin yang menghembus di setiap Kerajaan Qin.
Jangan Lupa Like, Vote and Komen!!!
Salam dari Author❤❤❤
__ADS_1