
.
.
.
🧩🧩🧩🧩
Saat undangan telah sampai di tangan Kerajaan Qin, Kaisar menyebarkan berita untuk melakukan perjalanan saat 5 hari kemudian, semua orang sibuk dengan persiapan.
Kediaman Lotus Putih.
Tepatnya kediaman Pangeran Shi, di sana ada adik yang sedang manja dengan kakak perempuannya.
"Jie jie aku dengan Putra Mahkota kerajaan Hao sangat tampan?" ucap Shi.
"Benarkah? kalau begitu tampan Shi atau Putra Mahkota itu?" ucap Lili menggoda Shi, Shi menjadi cemberut akibat godaan Lili itu dan membalas"Tentu saja Shi yang paling tampan"Lili tertawa dan mencubit wajah cemberut adiknya itu.
"Oh iya Shi, jie jie dengan saat kita ingin pergi ke Kerajaan Hao, kita harus melewati sungai apakah benar?" tanya penasaran Lili.
"Aku dengar-dengar iya jie jie, dan katanya sungai itu memakan korban banyak" jawab Shi, "Maksud nya?" bingung Lili."Aku dengar sungai itu ada Dewa yang menjaga sungai itu, jika Dewa itu tidak senang dengan rombongan yang lewat maka akan langsung di tenggelamkan, oleh karena itu orang-orang akan memberi persembahan kepada Dewa itu sebelum melewatinya"jelas Shi panjang.
Liki mengangguk mengerti, "Baiklah karena waktu sudah sore jie jie akan kembali!" ucap Lili, kemudian meninggalkan kediaman Lotus Putih.
"Kita lihat kejutan apa yang ada di sungai itu!" batin Lili dengan rasa senang sambil jalan menuju kediamannya.
Singkatnya 5 hari kemudian...
Semua anggota Kerajaan Qin sudah bersiap-siap dengan penjagaan ketat juga bawaan yang banyak untuk hadiah, juga perjalanan ini membutuhkan waktu 2 hari 1 malam.
Mereka semua mulai keluar dari Istana dengan ucapan selamat tinggal yang di berikan rakyat.
Lili berada 1 kereta dengan bundanya sedangkan Kaisar dan para pangeran menaik kuda, untuk menjaga kedua wanita yang sangat mereka sayangi itu.
Tak terasa waktu telah berlalu menjadi sore hari, Para Pangeran mencari tempat pas untuk mereka berhenti dan untuk beristirahat.Akhirnya mereka menemukan tempat yang pas untuk beristirahat, para prajurit semua mulai membangun tenda untuk tempat beristirahat keluarga Kerajaan.
Para PB(Pengawal Bayangan)tetap terjaga menjaga keamanan keluarga Kerajaan.
Malam pun tidak semua keluarga Kerajaan makan malam.
__ADS_1
Tenda Makan.
"Bagaimana?Apakah melelahkan Lili?" tanya Hui.
"Tidak juga, karena di setiap jalan terdapat bunga yang indah jadi aku tidak bosan" jawab Lili tersenyum."Sudah lanjutkan makan kalian jangan mengganggu Lili!"ucap Permaisuri.Mereka semua makan dengan patuh, kemudian hening hanya ada suara bisik sumpit, setelah mereka selesai makan mereka langsung beristirahat di tenda masing-masing.
Tenda Lili....
Lili masih belum tidur, karena tidak bisa langsung tidur setelah makan. Lili mengajak Jia keluar menghirup angin malam agak cepat mengantuk, saat berjalan-jalan di area perkemahan terlihat Jun yang duduk-duduk, kemudian Lili mengunjungi Jun.
"Gege mengapa belum tidur?" tanya Lili sambil menepuk pundak gege nya itu.
'Kau sendiri masih belum tidur?"ejek Jun, Lili tersenyum kesal namun juga ikut duduk di sebelah Jun."Apa yang gege pikirkan tidak seperti biasanya?"tebak Lili tepat sasaran, Jun terkekeh melihat kemampuan analisis adiknya yang sangat tajam.
"Gege hanya merasa takut!" ucap Jun kemudian tersenyum.
"Apa karena sungai itu atau masalah lain?" tanya Lili."Gege takut karena Putra Mahkota kerajaan Hao!"ucap Jun menghela nafas,"Hah! Ada apa dengan Pangeran itu?"bingung Lili.
"Yang meski Putra Mahkota Kerajaan Hao terkenal tampan dan sangat kuat tetapi dia sangat suka mempermainkan perasaan wanita bahkan di kediamannya dia sudah memiliki banyak selir" ucap Jun.
"Terus?" ucap Lili masih bingung.
"Huff! Lili Lili, gege takut Putra Mahkota Hao tertarik dengan wajah mu yang sangat cantik itu" ucap Jun tersenyum sambil mendorong dahi Lili pelan sehingga Lili terdorong sedikit ke belakang.
"Benar, sampai-sampai wajah mu itu bisa membuat semua benua ini perang untuk mengambil mu" ucap Jun bercanda.
Lili tersenyum dan menyenderkan kepalanya ke dada Jun, "Ah! Jika itu yang gege takutkan tenang sja adik gege yang satu ini bisa lari dengan banyak akal yang ada di dalam otak nya ini!" ucap santai Lili sambil menutup mata.
SEPERTI ITU YA ILUSTRASINYA!!!
Jun terkekeh mendengar itu, "Ah! Gege tidak percaya nanti kalau lihat wajah Putra Mahkota Itu juga nanti kamu jatuh hati kepadanya" ejek Jun.
"Tidak tidak tidak! Setampan-tampannya pangeran itu pasti tampan gege dan adikku ini" ucap tak terima Lili."Hahaha baiklah, jika kau berkata seperti itu!"ucap Jun.
"Oh ya gege, aku ingin kita berlima memakai baju yang sama saat Festival" ucap Lili.
"Baiklah kami terserah kau saja Lili!" ucap Jun mencubit hidung mancung Lili, Lili bersandar dan tanpa sadar tertidur si bahu Jun."Anak ini? Bagaimana bisa tertidur di sini dari pada di tendanya! Adikku yang satu ini benar-benar berbeda dengan wanita lain!"ucap Jun kemudian menggendong adiknya ke tenda Lili.
__ADS_1
Keesokan Harinya.....
Rombongan Kaisar Li melanjutkan perjalanan, sering kali rombongan itu mendapat serangan dari perompak daerah tersebut namun langsung di bunuh oleh PB.
Kurang dari setengah hari perjalanan, mereka sampai di sungai yang sangat Legenda, dan Rombongan Kaisar Li terpaksa harus tinggal 1 malam lagi di desa terdekat karena menurut tetua/penjaga sungai itu harus memberi persembahan sebelum perjalanan.
Siang hari Lili melihat orang-orang sibuk bekerja baik penduduk desa yang sangat ramah satu sama lain maupun orang-orang kerajaannya.
Ada juga anak kecil yang bermain tetapi ada satu anak perempuan menghampiri Lili,"Kakak apakah mau bermain bersapa kami?"tanya anak perempuan manis itu.Lili tersenyum dan mengangguk namun Jia menahan Lili tetapi akhirnya Jia membiarkan Lili akibat bujukan Lili.
Anak kecil itu mengajak Lili di taman bunga yang sangat cantik.
"Bolehkah kakak melepas hiasan rambut kakak, kami ingin menghias rambut kakak dengan bunga cantik ini?" tanya gadis kecil lainnya.Lili tersenyum dan mengangguk.Lili melepas hiasan rambutnya sehingga rambut panjang indahnya itu terbang terbawa angin.
"Wah kakak sangat cantik!" ucap gadis kecil itu terkagum-kagum.
"Terimakasih gadis kecil, kamu juga cantik kok!" ucap lembut Lili.
"Kalo aku kak" tanya gadis kecil satunya.
"Iya kamu juga sama sangat cantik!" jawab Lili tersenyum manis.
gadis-gadis kecil itu sangat senang menghias rambut Lili dengan mahkota bunga yang mereka buat juga sedikit mengepang rambut indah Lili yang berwarna coklat kehitaman itu.
KIRA KIRA SEPERTI ITU MAHKOTA BUNGANYA!
Setelah selesai menghias, tak lupa Lili berterima kasih, dan saat itu Lili menggunakan berwarna kuning keemasan.
KALIAN BISA BAYANGIN YA SEPERTI APA PENAMPILAN LILI!!!
Lili berlari saat melihat para saudarnya yang sedang berkumpul dengan ayahandanya, "Gege, Shi Ayah!" Teriak Lili membuat pandangan para Pria tampan itu teralihkan juga teriak Lili itu membuat semua orang menoleh ke arah Lili.
1 2 3 semua wajah pria pria menjadi memerah melihat kecantikan Lili yang sangat natural dengan rambut panjang terkepang sedikit dan mahkota bunga yang menghiasi kepala Lili.
Terutama para saudara Lili dan Ayahanda Lili sangat terkejut sampai-sampai ternganga melihat kecantikan Lili.
__ADS_1
"Bagaiman penampilan ku sekarang?" ucap senang Lili.
Salam dari Author ❤❤❤