
Cie yang masih setia
.
.
.
🧩🧩🧩🧩🧩
Saat pagi hari tiba__________
An ming dan Chen sudah berada di depan kamar Lili. Beberapa saat kemudian Lili keluar dari kamar, sesuai dengan janjinya mereka akan belajar bermain pedang dan berkultivasi.
Sekitar 5 jam, latihan itu berakhir. "Kalian sangat baik dalam berlatih, dan mulai besok kalian akan di latih oleh Gu untuk masuk ke dalam pasukan bayangan(PB) Kaisar, aku harap kalian tidak mengecewakan aku" ucap Lili, mereka berdua senang karena akan bergabung dengan pasukan itu dan mereka berjanji tidak akan mengecewakan Lili. Setelah itu Lili menyuruh mereka beristirahat, untuk kepergian mereka esok hari.
"Huh aku kangen sama rendang dan jus alpukat " batin Lili.
"Jia aku mau ke dapur tolong para pelayan suruh keluar!" perintah Lili kepada Jia, "Nona ingin apa? apakah nona ingin sesuatu?" khawatir Jia karena keinginan aneh Putri nya itu, "Tidak, hari ini aku ingin memasak!" ucap Lili dengan santai, "HAH!! masak? sejak kapan nona bisa masak?" tanya Jia terkejut dan bingung, "Itu tidak lah penting, sekarang kamu lakukan apa yg aku perintahkan tadi, SEKARANG!!!" ucap Lili mulai kesal, setelah itu Jia melakukan apa yang Lili minta dengan pasrah.
Seperti biasa ke 4 pangeran akan mengunjungi Lili, mereka berpapasan dengan Lili yg bergegas entah ke mana, "Li mei kamu mau kemana?" tanya Hui dengan lembut, "Oh Selamat pagi gege ku dan adikku yang tampan, aku ingin memasak!!" jawab Lili sambil tersenyum riang.
Ke 4 pangeran terkejut "sejak kapan li mei/li jie bisa masak " pikir mereka dengan serempak, "Kamu benar ingin masak li mei? bukankah kamu tidak pernah masak?" tanya Jun dengan tidak yakin "Huh! terserah aku mau masak bye!" ucap Lili dengan kesal.
"Bye? apa itu?" serempak 4 pangeran itu, karena begitu penasaran 4 pangeran itu pergi ke dapur kerajaan untuk melihat saudarinya itu memasak.
Setelah sampai di dapur Lili langsung memasak tak lama sekitar 1 jam. Akhirnya masakan Lili selesai, semua orang termasuk 4 pangeran sangat terpesona dengan makanan yang Lili buat karena mereka belum pernah melihatnya.
"Jia tolong kamu bawa makanan ini ke kamarku, sedangkan aku akan pergi ganti baju" perintah Lili dan Jia mengangguk.
Setelah selesai berganti baju, Lili langsung mengajak 4 saudaranya itu duduk untuk makan, "Ayo makan!" ucap Lili sambil tersenyum, 4 pangeran itu langsung terkejut karena makanan yg mereka makan, sangatlah enak walau pun aneh dan tidak pernah liat, "Wah! li mei ini sangat enak!!!" seru Xiu dengan gembira, setelah selesai makan 4 pangeran kembali ke kediaman mereka masing masing.
__ADS_1
"Jia aku mau istirahat, jangan ada yg masuk kalo aku tidak menyuruh masuk" perintah Lili, setelah itu Lili menutup pintu kamarnya dan langsung memakai hanfu berwarna hitam dengan perpaduan ungu
ILUSTRASINYA
.
.
.
Hutan Mata Air Pelangi______
Lili berjalan dengan santai dan senang karena pemandangan hutan itu indah tetapi sangat mematikan. Tak lama berjalan, Lili mendengar suara aungan Harimau seperti merintih kesakitan, tak lama berpikir Lili menggunakan jurus peringan tubuh untuk mencari asal suara tersebut. Tenyata ada seekor Harimau putih bersayap yang terluka parah.
Harimau itu yang dapat merasakan hawa manusia, "KELUARLAH KAU, AKU SUDAH TAU KEBERADAAN MU!!!" teriak harimau itu, tak lama Lili terkekeh dan langsung turun dari atas pohon, Ia mencoba mendekati harimau itu "Tenang lah! aku hanya ingin membantu mu kok" ucap Lili dengan lembut.
"Nah sudah selesai kamu sudah bisa pergi" ucap Lili dengan tersenyum, harimau itu terkejut karena lukanya sudah sembuh bahkan tanpa ada bekas apa pun, sesaat harimau itu menghentikan langkah Lili.
"Tunggu apakah kamu Dewi Kehidupan?" tanya harimau dengan ragu.
Lili berbalik dan mengangguk "Kenapa memangnya kalo aku reinkarnasi Dewi Kehidupan?" tanya Lili dengan pura pura tidak tau, "Maka kamu adalah tuanku" ucap harimau dengan senang.
"Tuan aku telah menunggu mu lama sekali, akhirnya kamu datang" ucap haru harimau, Lili langsung memeluk tubuh besar harimau itu "Tenanglah aku sudah datang kamu tidak perlu menunggu ku lagi" ucap Lili dengan lembut. Harimau itu sangat senang karena tuannya sangat baik dan perhatian tiba tiba harimau itu berubah menjadi pria yg sangat tampan, "Siapa namamu?" tanya Lili kepada laki laki itu, tetapi laki-laki itu hanya menggelengkan kepala.
"Hem baiklah aku akan memberimu nama" sesaat Lili berpikir sejenak "Namamu Alex bagaimana?" tanya Lili, Alex sangat senang, setelah itu Lili bertanya kepada Alex dimana si Phoenix lalu Alex menceritakan bahwa Phoenix berada di ujung Timur Hutan Mata Air Pelangi, karena di sana sangat berbahaya. Setelah itu Lili dan Alex pergi ke hutan bagian timur dengan teleportasi, sesampainya di hutan bagian timur terdapat gua yg sangat besar.
Tak lama Lili dan Alex pergi ke dalam gua itu, di dalam gua itu sangat seram terdapat hawa kebencian yang sangat kental, bahkan orang yang masuk mungkin akan pingsan karena tidak kuat menahan tekanan tersebut. Tak lama kemudian Lili menemukan sebuah ruangan yang sangat gelap dan tiba tiba......
LILI POV
__ADS_1
"Siapa kau wahai manusia? Berani sekali kau masuk ke dalam gua ku ini?" ucap Phoenix memandang benci kepada ku, Alex yang mendengar itu sangat kesal rasanya ingin mematahkan mulut Phoenix, tetapi aku menahan tangan Alex dan menggelengkan kepala.
"Aku hanya ingin menjemput mu" jawabku dengan sabar, "Hah! Menjemput Ku, siapa kamu berani- beraninya kamu berkata demikian?" tanya Phoenix dengan menekankan kata menjemput dan marah.
Lalu aku berjalan ke arah Phoenix "Bagaimana aku bisa membuktikan siapa aku, agar kau percaya?" tanya ku kepada Phoenix, "Kamu tinggal mengalahkan ku" ucap angkuh Phoenix.
"Phoenix Phoenix!! aku mengalahkan mu sangatlah mudah, karena kamu sedang terluka parah di punggungmu bukan?" jawabku yang membuat Phoenix terkejut "Ba..bagaimana kamu tau?" tanya ragu Phoenix, "Dasar bodoh! masak gitu saja tidak tahu?" ejek Alex yang sudah tidak tahan, "Dia adalah tuan kita bodoh" tambah Alex.
"Kau ternyata harimau tua itu" ucap terkejut Phoenix, "APA?!!! Tua!!! aku masih muda ya, kamu itu yang tua" ucap kesal Alex dengan menekankan kata tua, kedua hewan yang dianggap agung ini sedang bertengkar? pasti orang akan muntah darah, lama lama aku kesal mendengar pertengkaran 2 hewan itu "DIAM KALIAN BERDUA!!!" ucapku dengan mengeluarkan hawa membunuhku.
Setelah itu mereka berdua diam "Gitu dong diem, jadikan enak!!!" ucapku menarik kembali hawa membunuhku.
Setelah itu aku pergi ke arah Phoenix untuk menyembuhkan luka di punggung Phoenix, tak lama kemudian Phoenix berubah menjadi pria yg sangat tampan seperti Alex, "Phoenix apa kamu punya nama?"tanyaku kemudian, Phoenix menggelengkan kepala.
"Baiklah bagaimana kalo namamu Rey" ucapku, Rey yang mendengar itu sangat bahagia. Setelah itu aku keluar sedangkan Rey dan Alex masuk ke dalam ruang dimensi ku. Aku segera kembali ke Istana, supaya tidak ada orang yang curiga bahwa aku sedang tidak ada di sana.
ALEX SI HARIMAU PUTIH BERSAYAP 🐰🐰🐰
REY SI PHOENIX API BIRU(ANGGAP WARNA BIRU)
Makasih yang masih terus ikut novel ku ini, jangan lupa tinggalkan jejak ya!!!
Seperti share, like, komen dan jangan lupa juga Vote nya!!!
...****************...
...----------------...
__ADS_1
Salam dari Author❤❤❤