Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps.35 Akhir semuanya


__ADS_3

.


.


.


🧩🧩🧩🧩


Sebelum.....


Surat itu membuat Kaisar semakin tidak berpikir jernih dan langsung memerintahkan semua pengawal dan pelayan memanggil semua anggota keluarga walaupun keadaan masih tengah malam.para pangeran dan Permaisuri kebingungan karena Kaisar tiba-tiba memanggil mereka dan itu tengah malam dan mereka bergegas pergi ke ruangan kerja Kaisar.


___________


Para pangeran dan Permaisuri Ji sudah berkumpul di Ruangan kerja Kaisar Li dan di sana juga ada GU.


"Ayah ada apa tengah malam seperti ini ayah memanggil kami?" Tanya Hui penasaran karena wajah ayahnya yang khawatir akan sesuatu "Hufff ayah memiliki kabar buruk?" ujar Kaisar Li sambil memejamkan mata sebentar.


"Kabar apa ayah?apa tentang peperangan di perbatasan?" tanya Jun.


"Tidak ini kabar buruk mengenai Lili!" jawab Kaisar, semua orang yang ada di dalam terkejut "A......ada apa suamiku?Apa yang terjadi pada Lili?" tanya Permaisuri berharap apa yang dia mimpikan itu tidak nyata.


"Selebihnya kita akan tau di sana dan Rey telah memberikan surat ke sana karena keadaan Lili sudah tidak memungkinkan lagi?" ucap Kaisar Li."Dan kita akan berangkat saat fajar tiba untuk itu kalian bersiap-siaplah! Bawa apa yang di perlukan saja!"titah Kaisar Li, semua orang segera bergegas membereskan apa yang mereka butuhkan.


Fajar tiba πŸŒ„πŸŒ„πŸŒ„πŸŒ„


*Semua orang telah bersiap untuk melakukan perjalanan*. Kurang 3 jam mereka berada di depan Hutan mata Air Pelangi, keadaan hutan itu gelap tertutupi oleh kabut yang tebal.


"GU apakah kita langsung masuk saja?" tanya Xiu, "Iya pangeran karena kata tuan Rey penjaga hutan telah memberi kita izin!" ucap GU.Mereka melanjutkan perjalanan sekitar 30 menit mereka sampai di depan gerbang istana yang megah di dalam hutan.Tak lama pintu gerbang terbuka dan ada Alex dan Rey yang menyambut mereka, Permaisuri yang mencari keberadaan orang yang ingin dia temui tetapi tidak ada tanda-tanda orang tersebut.

__ADS_1


"Selamat datang Yang Mulia" serempak mereka berdua sambil menundukkan badan dan salam mereka di terima oleh Kaisar Li.


Saat ini hanya ada para pelayan yang menyambut mereka dan keadaan istana itu sangat sunyi, itu yang ada di benak Kaisar Li.


Kaisar Li POV


"Mengapa tempat ini terdapat aura yang tidak biasa?" batin ku tetap mengawasi keadaan.Kami semua di antar ke kamar kami masing-masing, Aku yang penasaran dimana keberadaan Putri nakal ku,dan aku mulai mengelilingi tempat yang ada di istana yang ku bangun ini.


Tiba-tiba aku mendengar suara teriakan dari sebuah kamar "Hahahaha sampai kapan kalian mengurung ku hah?Apa kalian tidak kasian pada putri kecil kalian hahahaha?" ucap seseorang dari kamar itu.


Author POV


Kaisar menjadi lebih heran karena di sekeliling kamar itu terdapat dinding pelindung tingkat tinggi.Kaisar Li yang ingin menyentuh pelindung itu di cegah oleh suara seseorang "Ayahanda sedang apa di sini?" tanya Shi. "Ah Shi kebetulan kau ada di sini, ayah ingin bertanya kamar siapa ini?" tanya Kaisar karena Shi sudah pernah tinggal di sini sebelumnya.


"Ah kamar ini kamar Li jie, kenapa ayah?" ucap Shi,"hah kamar Lili berarti yang berteriak itu adalah Lili!"batin Kaisar terkejut, "Ah tidak apa mari kita pergi dari sini ayahanda ingin menemui Rey" ajak Kaisar dan membawa Shi menjauh dari kamar Lili.


Ruang kerja Rey


"Jelaskan apa yang terjadi Rey?" ucap dingin Kaisar Li, Rey hanya menghela nafas dan menunjukkan luka yang ad di lengannya."Zhen meminta penjelasan bukan ingin melihat luka yang ada di lengan anda!?"ucap Kaisar Li agak kesal.


"Yang Mulia ini luka yang di sebabkan oleh Putri Lili!" jawab Rey, "Apa bagaimana mungkin Lili berbuat seperti itu!" ucap tak percaya Kaisar Li, "Kaisar pasti sudah mendengar jeritan Lili bukan?" tebak Rey, "Iya aku sudah mendengarnya, oleh sebab itu aku ingin meminta penjelasan sekarang!?" tuntut Kaisar Li.


Rey yang tak lama kemudian menceritakan semua kejadian yang sudah terjadi dan menyembunyikan kemunculan Dewi Kegelapan, Kaisar yang mendengar cerita Rey begitu tak percaya dan dia mencoba tegar karena saat Rey menceritakan keadaan Lili hati sang Kaisar sangat sakit membayangkan rasa yang di tanggung putrinya itu.


"Huff baiklah Zhen sudah mengerti mengapa kau memanggil kami dan apa rencana kau untuk menyadarkan jiwa Lili yang tertidur?" tanya Kaisar Li.


"Hamba hanya meninta tolong saat 2 hari kemudian /puncak dari kesakitan ini, hamba mohon Kaisar, Permaisuri dan para pangeran mengelilingi Lili yang sudah hamba kurung dalam perisai tingkat tinggi agar dia mampu melawan sisi gelapnya itu dan tidak melukai Yang mulia dan keluarga Yang Mulia" jawab panjang lebar Rey.Kaisar Li menyetujui itu dan dia kembali ke kamarnya, Hui yang penasaran pergi ke kamar ayahandanya itu.


"Ayah ada sebenarnya?Mengapa Lili tidak terlihat?Apakah penyakit Lili sangat menyakitkan?" tanya Hui bertubi-tubi, Kaisar dengan tenang menceritakan semua yang di jelaskan Rey kembali Hui seakan tak percaya tetapi itulah kenyataannya, dia terjatuh lemas setelah Kaisar selesai menceritakan itu.

__ADS_1


"Ayah harap kau memberi tau semua ini kepada saudara mu kecuali ibunda mu karena bila dia tau maka dia bisa terjatuh sakit kembali" perintah Kaisar kepada Hui, Hui tak bisa membayangkan bahwa tubuh adik kecilnya itu akan menderita.Kemudian Hui melakukan perintah dari ayahandanya itu sama seperti Hui para pangeran tak percaya apa lagi Shi yang tak hentinya menangis karena keadaan Jie jie nya itu.


Waktu terus berlalu keluarga kerajaan beristirahat setelah makan malam.


Tengah malam....


Lili/Dewi kegelapan yang mengendalikan Lili mencoba memutus rantai Sutra yang di beri oleh Alex."Apa dengan ini kalian bisa mencegah ku untuk menyakiti tubuh tuan kalian ini! Tidak akan"ucap Dewi kegelapan dengan sadis.


3 2 1 rantai sutra terputus, membuat Dewi Kegelapan gembira karena akan mulai menyiksa tubuh Lili yang sejak awal kebangkitannya di gagalkan oleh 2 orang yang menurutnya menyebalkan."Bersiaplah Lili hahahaha"ucap Dewi Kegelapan memegang pedang entah dari mana asalnya.


Dia mulai menggores lengan mulus Lili membuat jiwa Lili berteriak"AAAAAAAAAA SAKIT HENTIKAN AAAAAA"teriakan Lili membangunkan semua orang.Alex dan Rey segera bergegas karena mereka tau bahwa Dewi itu telah melepaskan diri dari rantai yang di pasang mereka.


Keluarga kerajaan berkumpul di depan kamar Lili tak lama Rey dan Alex datang, "Hamba mohon Yang Mulia sekalian menjauh sedikit dari sini" mohon Alex dan mereka menuruti ucapan Alex. Sedangkan Permaisuri Ji bertanya kepada Kaisar Li"Suamiku siapa yang teriak?Mengapa seperti suara Lili?"ucap Permaisuri kebingungan, Kaisar mengepalkan tangannya karena tidak mampu melakukan apapun"Ji Mei apapun yang kau liat percayalah itu dan kuatkan hati mu"ucap Kaisar menyakinkan Permaisuri.Dan Permaisuri tidak mengerti apa yang di maksud suaminya itu dan menunggu apa yang di maksud suaminya itu.


Rey dan Alex membuka segel pintu kamar Lili, membuat Permaisuri terbelalak hingga menjatuhkan air mata sedangkan para pangeran dan Kaisar menguatkan hati mereka melihat penderitaan Orang yang merupakan jantung hati mereka."LILI LILI NAK APA YANG TERJADI!?"teriak Permaisuri Ji di cegah oleh Kaisar"Kuatlah Ji mei"ucap tegar Kaisar Li."Tidak Dia kesakitan, dia membutuhkan ibunya sekarang"histeris Permaisuri tak henti menangis.


Lili yang setengah sadar mendengar suara orang yang dia rindukan mencoba berteriak"IBU SAKIT HIKS TOLONG LILI"


Rey langsung mengambil tindakan dengan membuat pingsan Lili dan membawanya ke tempat tidur dan mengikatnya dengan rantai sutra milik Alex.


🧑🧑🧑🧑🧑


Aduh kapan Lili sadar ya kasian Author jadinya?


Pada kepo kan yuk ikuti terus ceritanya oke!


jangan lupa vote,like and komennya oke,-,


🦁🦁🦁

__ADS_1


Salam dari Author❀❀❀


__ADS_2