Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps. 80 Pesta Penyambutan


__ADS_3

..


..


..


🧩🧩🧩🧩


Lili yang memang dasarnya pemalas tidak akan bangun sendiri jika tidak ada orang yang membangunnya kecuali dia memiliki urusan yang mengharuskan dia bangun mau tidak mau, "BIBI BANGUN!" teriak Fu sambil mengguncang badan.Lili terkejut dan langsung berdiri di atas peraduannya"Ada apa Fu, siapa yang menyerang?"tanya Lili melihat kanan kiri kamarnya.


Fu tertawa melihat reaksi bibi nya itu"Tidak ada yang menyerang Bibi, tetapi..... ini waktunya pesta penyambutan bibi"ucap Fu, Lili kesal"Huh! Cuma pesta saja, kau mengganggu bibi mu yang cantik ini"sebel Lili menaruh kedua tangannya di pinggang nya sambil berdecak kesal melihat keponakannya itu.


"Bibi.... bagaimana bisa pesta menjadi asik jika orang yang di buatkan pesta tidak ada di pesta itu" ucap Fu, Lili pusing mendengar jawaban Fu"Untung keponakan yang aku sayang! Fu Fu kalau tidak sudah aku rebus kamu"gemes Lili melihat Pipi Fu walaupun sudah besar.


"Bibi tidak usah banyak bicara, sekarang lebih baik Bibi berdandan yang cantik dan pergi ke pesta bersama ku" bujuk Fu menuntun Lili turun dari peraduannya.Lili merasa aneh"Tunggu Fu! Sepertinya ada yang salah kenapa aku yang di tuntun oleh mu seperti bayi yang sedang kesal"heran Lili.


Fu terkekeh"Bibi memang seperti itu kan"jelas Fu, Lili menoleh ke tangan nya yang di pegang Fu"HEI!kau mengerjai bibi ya sini kau!"ucap Lili berlari mengejar Fu dan Fu berlari juga menjauhi Lili sambil tertawa, setelah itu "Sudah jika aku seperti ini bisa-bisa aku tidak datang ke pesta ku" ucap Lili terengah-engah mengatur nafasnya.


"Benar juga Bibi, tapi bibi boleh aku bertanya?" tanya Fu.


Lili mengangguk"Bibi ini berumur berapa? Kenapa wajah Bibi seperti anak seumuran ku?Bahkan aku tidak percaya jika kau bibi ku!"Tanya Fu sangat penasaran semenjak awal, Lili tertawa"Aduh aduh perut ku hahaha! Fu sebelumnya terimakasih pujiannya ya, tetapi wajah ku ini tidak seperti umur ku, kau tau umur ayah mu bukan maka aku sama seperti ayahmu karena kita berdua kembar"jawab Lili dan reaksi Fu ternganga mendengar jawaban bibinya itu.


"Sudah sudah waktunya aku bersiap-siap kau tunggulah di luar sambil memakan camilan yang aku siapkan" perintah Lili kemudian Fu menunggu di luar dan Lili di bantu pelayan yang sangat senang karena merasa beruntung melihat secara langsung pahlawan legendaris itu.


Selama berias Lili membutuhkan waktu yang cukup lama karena pelayan Lili terlalu senang merias wajah Lili yang cantik natural membuat Lili kewalahan dan akhirnya kegiatan itu selesai dan Lili langsung pergi ke Fu untuk pergi ke Pesta.

__ADS_1



Ilustrasi baju yang di gunakan Lili !!!


Fu terpesona dan merah lah pipinya melihat wanita cantik yang berstatus bibinya itu"Bibi bisakah aku menikahi mu?"tanya Fu bercanda, Lili tertawa"Tidak bisa karena aku sudah milik orang lain, tetapi aku bertanya kenapa pakaian ku seperti ini?"tanya Lili melihat baju gaya eropa itu.


"Kata Ibu, ibu ingin mendadani bibi seperti ini! Dan kata ibu juga Bibi juga Bergelar Dewi Kecantikan yang tidak ada duanya di Dunia ini!" jelas Fu"Bibi memang benar bibi Dewi Kecantikan?"tanya kembali Fu, Lili tersenyum dan mengangguk dan Lili merangkul lengan Fu dan pergi ke Aula Pesta di adakan.


AULA PESTA..........


Semua Dewa/Dewi sudah berkumpul baik yang tua maupun yang muda karena tidak sabar melihat Dewi yang sudah lama mereka nantikan itu.Juga ada Kaisar Qiang, Permaisuri Xia, Chan(Dewa Air) tentunya orang yang paling menantikan Lili Kak Guang(Dewa Es).


Pengawal yang melihat Lili terpesona lama melihat Lili dan tidak segera mengumumkan kedatangan Lili sampai deheman Fu menyadarkan Pengawal itu"DEWI KEHIDUPAN DAN PUTRA MAHKOTA LANGIT MENGHADIRI RUANGAN"lantang pengawal dan semua orang fokus ke arah Pintu Aula.


Di sana ada Lili yang merangkul lengan Fu dan berjalan dengan kecantikan yang luar biasa dan kewibawaan seorang dewi.


"MARI KITA MULAI PESTANYA" perintah Kaisar Qiang dan perta di mulai dengan penari yang menari.


"Kakak dari mana kau dapatkan baju itu?" tanya Lili ke Kak Xia sambil berbisik,"Aku mendapatkannya dari pedangan Eropa saat menyamar jadi manusia dan aku teringat itu sepertinya cocok dengan mu"jawab Kak Xia.


"Tapi kakak kau membuat aku jadi di pandangi oleh laki-laki dan lihat itu!" ucap Lili menunjuk Kak Guang dengan ekspresi sudah menghitam.Kak Xia tak sadar jika kekasih adiknya itu cemburu "Aduh sepertinya aku membuat kesalahan tapi tidak apa selama ada aku tidak ada yang bisa melawan keinginan ku" jawab Kak Xia.


Lili hanya pasrah karena kakak ipar satu itu sangat keras kepala.


"DI SINI ZHEN INGIN MENYAMPAIKAN SESUATU JIKA DEWI LILI YAITU ADIK ZHEN AKAN MENGUCAPKAN SESUATU SILAHKAN DEWI" persilahkan Kaisar Qiang.Lili mengangguk berdiri dan berjalan di sebelah tahta Kak Qiang."Sebelumnya saya berterimakasih kepada kalian semua karena bersedia menghadiri pesta ini,Dan sepertinya ada beberapa Dewi/Dewa muda yang senang telah bertemu dengan saya benarkan para Dewa/Dewi muda?"tanya Lili dan semua Dewa/Dewi tersipu malu.

__ADS_1


"Baiklah sebenarnya saya akan meminta maaf karena kesalahan saya dan ego saya sehingga perbuatan saya membuat salah satu Dewa menderita selama ini, saya mohon Dewa Perang dan istrinya maju ke sini" ucap Lili dan tentu saja Dewa Perang dan istrinya terkejut tetapi melaksanakan perintah Lili, mereka berjalan ke depan tahta dan membungkuk.


"Baiklah saya sudah mendengar dari Kaisar Qiang jika Dewa Perang menerima petir ku karena ingin menikahi Istrinya dan juga akibat petir itu Dewa Perang kehilangan sebagian besar kekuatannya dan menderita dan saya sangat mohon maaf" ucap Lili membungkuk ke arah Dewa Perang dan Istrinya.


Orang-orang takjub dengan sikap Lili yang mau mengakui kesalahannya, Lili turun dari tangga dan menghampiri Pasutri itu"Aku di sini akan menebus kesalahan ku dengan mengembalikan setidaknya kekuatan Dewa Perang semakin kuat"ucap Lili membuat semua orang sontak terkejut,"Dewi hamba tidak pantas menerima berkat ini"tolak halus Dewa Perang.


Lili tersenyum"Aku meminta maaf Dewa Perang karena perbuatan ku jadi mohon terimalah penebusan ini"ucap Lili telepati kepada Dewa Perang.Dewa Perang tersenyum"Terimalah aku memaksa Dewa Perang"dan Dewa Perang mengangguk.


Lili mengangkat tangannya dan memberikan sedikit energinya untuk Dewa Perang sehingga kekuatan Dewa Perang menjadi pulih 85% dan Dewa Perang sangat kuat tetapi itu tidak semua kekuatan Dewa Perang karena Lili takut Dewa perang menjadi sombong dan menyalah gunakan kekuatannya.


"Terimakasih Dewi atas berkatnya" ucap Istri Dewa Perang Lili mengangguk dan Lili di persilahkan mereka duduk kembali ke tempat mereka dan Lili kembali naik ke atas duduk di sebelah Kaisar Qiang"Mari lanjutkan pesta ini dan kalian nikmati pesta ini"ucap Kaisar Qiang dan mereka kembali berpesta.


"Lili apa kau tidak apa-apa?"tanya Kak Qiang berbisik,Lili menoleh ke kakaknya itu" Tidak apa-apa kak"jawab Lili dan Kaisar Qiang mengangguk, Lili menoleh ke Kak Pooh dan di situ terlihat Kak Pooh memiliki suasana hati yang buruk dan berkata dengan bahasa Bibir 'Saat pesta selesai aku akan ke kediaman mu' ucap Kak Pooh.


Lili terkekeh menggeleng-geleng kepala melihat kekasihnya itu dan mengangguk kepalanya"Ada apa Lili?"tanya Kak Qiang,Lili tersenyum"Biasa kak ada yang kebakar cemburu tadi"ucap Lili dan Kak Qiang langsung mengerti.


Dan setelah pesta berlangsung semua Dewa/Dewi bubar dan Fu kembali di sebelah Lili "Aduh anak ini! Kok tidak ingin pisah dari Lili sih, aku kan ingin juga dekat Lili" rengek Chan.


Di situ Ada Fu, Lili, Kak Qiang, Kak Xia "Benar padahal waktu itu dia tidak ingin bersama Lili" ejek Kak Xia, Fu kesal"Ibu itukan dulu sekarang beda aku pengen ikut Bibi"ucap Fu tak terima, "APA ANAK INI MAU IKUT LILI" terkejut Chan "Memang kenapa?" sewot Fu.


"Yah tidak bisa manja sama Lili dong" kecewa Chan.


"Benar aku akan menganggu kalian jika kalian dekat dengan Bibi" ancam Fu, Kak Qiang terkekeh "Dasar bocah" ejek Kak Qiang dan tertawa mereka semua kemudian pergi ke kediaman mereka.


Jangan lupa vote, like and Komen!!!

__ADS_1


Salam dari Author ❤❤❤


__ADS_2