
Cie yang setia
Be Enjoy semuanya
.
.
.
🧩🧩🧩🧩🧩
Di sisi lain, Lili yang sedang berbicara dengan Kak Guang, ada para sahabat Lili yang cemas akan keputusan yang di pilih Lili nanti.
Kamar Lucas_______
"Aku tidak bisa tenang jika seperti ini, bagaimana ini?" tanya Lucas berfikir sambil berjalan ke depan ke belakang, "Tidak ada gunanya kau seperti itu, nanti juga tergantung dia!!" ucap Neon kepada Lucas, "Kenapa bisa kau terlalu tenang dalam hal ini, Hah?!" tanya Lucas kesal kepada Neon, "Mau bagaimana pun, apa yang di ucapkan Neon adalah benar, kita tidak bisa mengambil keputusan jika Lili sudah memilih" jawab Putih mendukung Neon.
"Sebenarnya apa yang sedang terjadi?" tanya Alex yang begitu penasaran, "Sebenarnya, akan ada bencana yang terjadi!!" ucap Lucas kepada Alex, "Iya aku sudah tahu, tetapi apakah sebesar itu masalahnya?" tanya kembali Alex dan Lucas mengangguk, "Benar, masalah bencana ini harus mengorbankan nyawa seseorang, dan orang itu adalah orang yang berkuasa di 3 dunia!!" jawab Lucas.
"Memangnya ada orang seperti itu, dimana kita bisa menemukannya? dan apa hubungannya dengan Lili?" tanya Rey kepada mereka bertiga, "Lili sudah menemukannya, tetapi orang itu sangat di sayangi oleh orang yang menyayanginya dan jika orang-orang yang dia sayangi mengetahui jika orang itu di korbankan pastilah mereka tidak mau!! " jawab Lucas dengan panjang, "Benar lah, keluarga mana yang rela mengorbankan nyawa orang yang mereka sayangi" ucap Rey setuju dengan Lucas.
Perkataan Rey membuat Lucas, Putih dan Neon menoleh satu sama lain seperti mengatakan 'Andai saja kalian tahu, bahwa orang yang harus berkorban itu adalah Lili ' satu sama lain.
Kemudian Lucas pergi ke Kaisar Qiang, memberi pesan yang Lili berikan. "Salam Yang Mulia" ucap Lucas memberi hormat dan salam kepada Kaisar Qiang, "Bangunlah Lucas, kau seperti adik ku! tak perlu memberi hormat dan panggil aku kakak saja!!" ucap Kaisar Qiang.
"Terimakasih Kak" ucap Lucas.
"Ada apa kalian ke sini, dan kenapa Lili tidak ikut bersama kalian?" tanya Kak Qiang kepada Lucas, "Lili masih memiliki tugas untuk membujuk orang itu untuk rela mengorbankan nyawanya demi keutuhan alam" bohong Lucas dengan memaksa senyum, "Oh benarkah! dia memang adik yang sangat baik, dan aku juga berterimakasih kepada Lili, karena membantu mengeluarkan kekuatan gelap dari dalam Putra Mahkota dan menjadikan Pangeran yang dulu!!" ucap Kaisar Qiang senang melihat anaknya itu sudah berubah dan menjadi dirinya yang dulu.
__ADS_1
Lucas hanya tersenyum masam melihat Kaisar Qiang, "Janganlah berterimakasih kepada ku kak!! berterimakasih lah kepada Lili saat bertemu dia" ucap Lucas " Jika kau sempat bertemu dengannya!! sebelum dia menjemput ajalnya sendiri" lanjut Lucas dalam hatinya.
"Baiklah kak, ini sudah malam Lucas undur diri!!" ucap Lucas dan Kaisar Qiang mengangguk mengerti.
.
.
.
Sisi lain___________
Lili meminta Kak Guang, untuk menemaninya tidur. Di peraduan Lili, Lili bersandar di dada Kak Guang, memeluk Kak Guang, "Kak apakah kakak mencintai ku?" tanya Lili menatap Kak Guang, "Tentu saja aku mencintai mu, lebih dari apapun!!" jawab Kak Guang.
Lili tersenyum dan memeluk Kak Guang lebih erat, "Jika aku pergi lagi, apakah Kak Guang akan tetap mencintai ku?" tanya kembali Lili, Kak Guang mengerutkan dahinya, "Memangnya kau ingin pergi ke mana lagi, tetapi mau pergi ke mana pun aku akan menunggu mu, tetap mencintai mu selama-lamanya" jawab Kak Guang.
"Ya mungkin saja, aku pergi ke suatu tempat dan tak bisa kembali, seandainya seperti itu bagaimana?" tanya Lili lagi, Kak Guang agak sedikit aneh dengan pertanyaan Lili, tetapi dia menghempaskan itu karena dia mengira Lili mengujinya, "Aku akan mencari mu, tetapi jika aku tak bisa menemukan mu akan ku hancurnya alam ini untuk menemui mu" jawab Kak Guang.
Lili sebenarnya tak tidur, matanya mengalirkan air mata, karena tak tahan dengan jawaban kekasihnya itu "Aku yang akan hilang ini, sangat tak pantas untuk mu Guang!! bahkan leluhur saja tidak memperbolehkan kita untuk bersama, takdir ku sangat menyedihkan bukan, tidak dapat bersatu dengan orang yang aku cintai" batin Lili merasa sakit sekali karena tak rela pisah lagi dengan kekasihnya itu.
Tengah malam_____________
Lili memberi mantra tidur untuk Kak Guang, dan dia berdiri berjalan keluar gua, duduk di hamparan luas ladang rumput yang tertiup angin malam.
BAJU YANG DI GUNAKAN LILI!!!
Lili menatap beribu-ribu bintang yang bertaburan di langit, Lili mengangkat tangan ke atas langit dan tersenyum, "Seperti aku dan Guang yang tak akan pernah bersatu" ucap pilu Lili kemudian mengepalkan tangannya.
__ADS_1
Lili terjatuh duduk, dia menangis sehingga tangisnya sangat menyakitkan dan terdengar di seluruh hutan.
Malam yang sunyi itu menjadi saksi, seorang wanita lemah yang harus kembali rela mengorbankan nyawanya demi alam yang sudah dia jaga, walaupun dia tidak ingin pisah dari keluarga, sahabat, dan kekasih yang sangat dia cintai.
Lili kemudian berdiri dan menghapus air mata yang membasahi wajah nya, "Aku harus kuat, Lili!! kau Dewi Kehidupan yang bertugas menjaga 3 dunia, jangan takut untuk mengorbankan nyawa mu karena ini adalah takdir mu, ini tugas mu untuk menjaga alam dan 3 dunia agar terhindar dari malapetaka" ucap Lili yang menyemangati dirinya.
Kemudian Lili berjalan masuk kembali ke dalam gua, mengambil pena dan kertas untuk di kirimkan ke Kakaknya atau Kaisar Qiang.
...Surat Lili...
Untuk Kak Qiang,
Kakak pasti sudah mendapat pesan dari teman-teman ku, jika aku sudah menemukan orang yang seharusnya menyelesaikan malapetaka ini. Aku telah datang ke tempat orang itu dan meminta dengan baik agar dia sukarela untuk memberikan nyawanya, dan orang itu dengan senang hati walaupun dia sedikit tidak rela. Masalahnya adalah keluarganya tidak rela, orang ini menyerahkan nyawanya karena dia adalah orang yang paling di sayang keluarganya. Dan dia memberi ku waktu 1 hari dari sekarang yang berarti, kita memiliki waktu yang sangat singkat hingga siang hari tepat matahari ada di puncak, karena itu adalah waktu dia bisa keluar dengan bebas. Aku harap kakak bisa mempersiapkan nya dengan baik.
Terimakasih Kak,
Aku mencintai mu juga.
Setelah itu Ia menggulung surat itu, dan menaruhnya ke alat pengirim surat sehingga cepat sampai ke Kaisar Qiang. Seperti yang di harapkan, Kaisar Qiang mendapatkan suratnya dengan cepat, kemudian Kak Qiang membaca surat tersebut dan segera menyiapkan persiapan ritual walaupun sudah masuk jam subuh.
Sedangkan Lili, setelah menulis surat itu, kembali tidur di pelukan Kak Guang. "Esok hari adalah hari terakhir kita akan bersama Kak Guang, maafkan aku yang selama ini tak bisa bersama mu, aku benar-benar minta maaf dan aku harap, kau mendapatkan wanita yang lebih baik dari pada ku, dan ingat Aku sangat mencintai mu" batin Lili kemudian menyusul Kak Guang tidur walaupun esok adalah hari dia melihat dunia.
Makasih yang masih terus ikut novel ku ini, jangan lupa tinggalkan jejak ya!!!
Seperti share, like, komen dan jangan lupa juga Vote nya!!!
...****************...
...----------------...
__ADS_1
Salam dari Author ❤❤❤❤