Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps. 22 Bertemu dengan Kakak 3


__ADS_3

Cie yang masih setia


.


.


.


🧩🧩🧩🧩


"Nah begitulah ceritanya" ucap Kak Qiang, sambil mengatur nafasnya setelah menceritakan cerita yang panjang itu. Raut muka Lili menjadi membaik dan masih tetap diam.


Kak Qiang kemudian pindah duduk ke sebelah Lili untuk mengobati tangan Lili yang mengalirkan darah itu.


"Sudahlah, karena dia sudah menikah aku hanya bisa merelakannya, dan dia juga dalam masalah ini menjadi korban, dan yang patut di salahkan adlah aku!!" ucap Lili dengan pasrah.


"Lili, walaupun kau mengatakan seperti itu, kakak tahu kau pasti terluka!" ucap Kak Qiang, melihat raut muka Lili yang mudah di tebak.


Lili hanya menggelengkan kepalanya, "Sudahlah kak, aku pun sudah mengikhlaskannya mungkin dia bukan jodohku. Meskipun aku pernah mencintainya!!" ucap Lili kemudian tersenyum.


Suasana menjadi hening kemudian Lili teringat sesuatu, "Oh iya aku baru ingat, ada yang ingin aku tanyakan kepada kakak!?" ucap Lili yang baru mengingat sesuatu, "Memang apa yang ingin kau tanyakan?" tanya Kak Qiang kepada Lili.


"Kak, kenapa pertama kali aku datang ke dimensi ini, Kau menyuruh Putri Lili yang asli, alias bawahan setia mu itu memberi tahu bahwa aku tidak boleh memiliki hubungan dengan orang lain?" ucap serius Lili yang agak kesal mengingat perkataan itu lagi.


Kak Qiang cengengesan, dan hanya menggaruk-garuk lehernya yang tidak gatal, "Ayo jawab jangan cuma ketawa gak jelas!" ucap kesel Lili kepada Kak Qiang.


"Ya, kakak punya alasannya Lili!" seru Kak Qiang kepada Lili, "Ya iya, apa alasannya??"ucap Lili bertanya kembali kepada Kak Qiang.


Kak Qiang menghela nafas kasar, " Jadi alasannya pertama kakak gak mau kau terluka ke 2 kali, oleh sebuah berhubungan karena cowok, dan kedua agar mempercepat proses kembalikan kau ke dunia para Dewa/Dewi!!" ucap Kak Qiang kepada Lili.

__ADS_1


"Jangan bilang alasan pertama itu berhubungan dengan masalah Dewa perang benar, bukan?!!" tebak Lili dan Kak Qiang, hanya menganggukkan kepalanya.


"Hahaha, astaga kak!! Kau tahu bukan untuk apa aku melakukan itu, tetapi aku setuju sih dengan hal itu!!" ucap Lili kepada Kak Qiang.


"Dan juga Kakak bilang anak dari musuh bebuyutan ku yaitu anak dari raja raksasa mulai aksinya?" tanya Lili dengan penuh semangat, "Hemm!! iya dia mulai mengumpulkan sekutunya agar dapat mencari mu, dan membalas dendam atas kematian ayahnya"jawab Kak Qiang.


"Dan dia sekarang membuat ulah di perbatasan Utara kerajaan Qin benar?" ucap Lili melanjutkan kata yang ingin fi ucapkan kakaknya itu, Kak Qiang menganggukkan kepalanya.


"Apa dia sudah memiliki kekuatan yang besar?" tanya kembali Lili kepada Kak Qiang, "Tidak untuk kali ini, dia masih belum terlalu kuat jadi kau masih ada waktu!!" jawab Kak Qiang.


"Dan aku menugaskan mu untuk mengambil senjata yang telah aku siapkan!! karena aku tidak ingin kehilangan mu lagi!!" ucap Kak Qiang yang berubah menjadi sedih.


Lili langsung memeluk sang Kakak "Tenang kak kali ini aku akan kembali ke rumah oke" ucap Lili menghibur Kakaknya itu, "Jadi senjata apa yang telah kau siapkan untuk ku?" ucap Lili bertanya untuk mengalihkan topik.


"Aku menyiapkan Kapak Harimau suci dan Pedang kegelapan!!" ucap Kak Qiang, Lili terkejut karena senjata itu merupakan pusaka Kekaisaran Langit, "Apa?! yang bener kak, 2 senjata itu mau di kasih kepadaku" ucap Lili dengan senang.


"Iya, dan kamu tinggal mengambilnya di Hutan Mawar Es yang di jaga oleh Dewa Es" ucap Kak Qiang.




PEDANG KEGELAPAN


"Wow bukannya Dewa Es itu sahabat kakak yang juga merupakan Dewa yang hebat itu kan!!" ucap Lili antusias.


"Iya!! oh iya dia suka sama kamu Loh, lagian Dewa Es tampan sekali, kalo di liat-liat" goda Kak Qiang, "Apaan sih kak, tidak mungkin Dewa Es suka sama aku!!" ucap Lili sambil tertawa.


"Dan kak Hutan Mawar Es ada di mana?" tanya Lili kepada Kak Qiang, "Hutan Mawar Es ada di Kerajaan Hao, tapi keberadaan hutan ini tidak di ketahui karena ada mantra khusus yang melindungi hutan ini dan hanya Dewa/Dewi yang bisa masuk, juga di sana sangat berbahaya bahkan lebih berbahaya dari pada Hutan Mata air Pelangi, jadi kamu harus berhati-hati" ucap Kak Qiang dan Lili mengangguk mengerti.

__ADS_1


"Dewa Es, dia sangatlah mencintaimu tapi kau telah memilih Dewa Perang makanya dia mundur dan selalu setia menunggumu entah sampai kapan, mangkanya dia menjadi dingin kepada Para Dewi yang mencoba mendekatinya dan memintaku agar dia di tugasnya menjaga Hutan mawar Es agar dapat menyembuhkan luka hatinya akibat kematian mu" batin Kak Qiang yang tersenyum mengingat pengorbanan sahabatnya.


Setelah puas berbicara_________


"Hei, apa kamu tidak kangen sama keluarga manusia mu???" ucap Kak Qiang bertanya kepada Lili.


"Waduh iya juga, gara-gara kakak sih jadinya aku lupa!!"ucap Lili yang sengaja menyalahkan kakaknya itu.


"Kok jadi kakak sih, kan kamu yang lupa!!" ucap kesel Kak Qiang. "Oh iya kak, aku udah ada di sini berapa lama" tanya Lili kepada Kak Qiang, "kayaknya udah 15 jam deh jadi kalo di dunia nyata 75 hari" ucap santai Kak Qiang.


"HAH YANG BENER AJA! jadi aku pingsan 2 bulan lebih gitu!!" ucap Lili sambil memegang dadanya, karena jantungnya berdetak sangat cepat. " Ya begitulah deh!!" ucap kembali Kak Qiang dengan acuh tak acuh.


"Kak aku mau kembali sekarang, aku mau liat keadaan tubuhku!!" ucap Lili karena khawatir.


"Tenang kamu hanya koma dan sekarang masih terawat kok" ucap Kak Qiang sambil tertawa melihat ekspresi adiknya itu. "Baiklah kalo kamu mau kembali tapi ada satu syarat?" ucap Kak Qiang dengan tersenyum jahil.


Lili mengangkat satu alisnya karena tidak mengerti "Apa itu?" ucap Lili bertanya apa syarat yang di ajukan kakaknya itu, "Kamu harus peluk kakak karena ini, pertemuan kita akan berakhir!!" ucap Kak Qiang sambil tersenyum.


"Astaga kak, kau membuat aku jantungan saja, kalo itu pastilah!!" ucap Lili senang kemudian memeluk erat sang kakak, "Baiklah sudah cukup kamu harus kembali, dan kakak akan menunggumu di Kekaisaran!!" ucap lembut Kak Qiang.


"Oke tunggu adikmu ini ya kak" ucap Lili kemudian, jiwa Lili menghilang kembali ke tubuhnya.


Makasih yang masih terus ikut novel ku ini, jangan lupa tinggalkan jejak ya!!!


Seperti share, like, komen dan jangan lupa juga Vote nya!!!


...****************...


...----------------...

__ADS_1


Salam Dari Author❤❤❤


__ADS_2