
.
.
.
🧩🧩🧩🧩
Setelah kesialan Lili yang masih berbekas itu, beberapa hari kemudian semua orang di Istana menjadi rusuk membuat Lili mau tidak harus bangun dari bocan nya(Kasian deh elu Lili ᕦ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕤ).
Lili yang masih duduk di atas peraduannya sambil mengumpulkan semua nyawanya dan bertanya kepada Jia"Jia ada apa dengan Hari ini, mengapa sangat berisik?"tanya Lili setengah sadar dengan khas orang bangun tidur.
"Ah Putri, Utusan dari suku bar-bar akan datang!" ucap antusias Jia.
"Suku bar-bar apakah mereka besar-besar seperti di TV itu!" batin Lili kepo, "Ah! tapi mengapa kau sangat senang hemm, jangan-jangan ada pria tampan kan?" goda Lili, Jia malu-malu"Benar Putri! Kata para pengawal Wakil dari suku itu sangat tampan"ucap malu Jia.
Lili hanya terkekeh dan menyuruh Jia membantu Ia bersiap-siap.Lili memakai hanfu berwarna biru indah.
"Jia kau merasa tidak, aku berbeda jika menggunakan hanfu ini!"terkejut Lili
Jia menyetujui itu, setelah itu mereka pergi ke aula Pertemuan, Disana ada Kaisar Li, Permaisuri, Para Pangeran dan tinggal Lili yang tersisa."Salam Hormat Putri Ini"ucap Lili memberi hormat kepada keluarganya, Kaisar mengangguk"Wah! wah! tidak bertemu 4 hari wajah mu semakin cantik saja di tambah dengan hanfu mu Lili!"Goda Xiu.
__ADS_1
"Kau bisa saja gege" jawab Lili tersenyum kemudian duduk di sebelah Permaisuri Ji"Kau sangat cantik Lili"bisik Permaisuri Ji.
"Anak siapa dulu, anak bunda!" bisik Lili dan tertawa kecil mereka berdua itu, Kemudian semua tenang saat Pengawal mengumumkan kedatang Wakil Suku bar-bar.
"UTUSAN SUKU BAR-BAR MENGHADIRI RUANGAN!" Lantang Pengawal.
Di sana terlihat Pria yang tampan dan rambut yang berwarna pirang indah.Membuat semua orang terpesona"Salam Kepada Yang Mulia"ucap Feng.
Kaisar Li mengangguk dan mempersilahkan tujuan kedatangan Feng, Sedangkan Lili memperhatikan wajah Feng"Sepertinya aku pernah melihatnya, seperti Feng si tukang marah itu tetapi masak sih!"batin Lili masih terus melihat Feng, Permaisuri yang kelihatan tingkah laku anaknya itu bertanya"Ada apa Lili?"Lili menggeleng dan kembali memperhatikan percakapan Ayahnya dan Feng.
Lili terkejut saat Feng membalas tatapan mata Lili sambil tersenyum, "Hamba ke sini di utus untuk melakukan kerja sama dengan Kerajaan Qin" ucap Feng, Kaisar Li mengangguk dan mempersilahkan Feng ke tempat yang di sediakan dan membahas masalah lebih lanjut sambil lebih santai.
Di sela-sela pembicaraan Feng sering mencuri pandang kepada Lili, membuat Lili sedikit kesal dan perbuatan itu pergoki oleh Hui dan Jun"Mengapa Utusan itu memperhatikan adik kita terus?"bisik Jun.
Lili terkejut saat Feng menggunakan bahasa mulut dengan arti 'Nona Penyelamat' membuat Lili semakin yakin bahwa itu adalah orang yang ia selamatkan Ya Dia si pria pemarah Ho Fengying.
Lili tersenyum ramah dan mengangguk mengerti, Kaisar yang ingin tau ada apa di antara Anaknya dan Feng"Sepertinya Lili dan Tuan saling kenal?"tanya Kaisar.
Feng tersenyum dan menjawab"Bagaimana aku mengenal Putri yang di rumorkan paling cantik di Benua ini!"Kaisar tersenyum dan menoleh ke pada Lili dan Lili tersenyum membalas tatapan ayahnya itu.
Kemudian mereka kembali membahas kegiatan yang tertunda tadi akhirnya selesai, Setelah semua orang bubar,para saudara Lili masih penasaran dengan Lili dan Feng.
"Jie jie ada apa antara Jie jie dengan Utusan itu?" tanya Shi.
__ADS_1
"Tidak ada bukan begitu Putri!" Jawab Feng yang berdiri tepat di belakang Lili, Lili tersenyum kesal dan mencubit pinggang Feng sambil berkata"Benar sekali!"Xiu semakin curiga "Apakah kalian memiliki hubungan?" tanya Xiu sambil menatap tajam.
"Tidak gege, aku akan mengantar Utusan Feng untuk berkeliling Istana, salam gege" biru-buru Lili menarik Feng, sedangkan Feng tersenyum dan mengikuti lili saja.
Para pangeran tercengang dan harus meminta jawaban lebih dalam dari Lili.
Lili dan Feng berjalan berkeliling Istana "Tak ku sangka ternyata suku orang bar-bar" ucap Lili, Feng tersenyum "Mengapa memangnya apakah kau akan menyukai ku?" tanya Feng, Lili mengerutkan Dahi"Maaf ya aku tidak tertarik dengan mu!"ucap Lili.
Feng kemudian mendekatkan wajahnya ke Lili berniat untuk menggoda Lili, Lili membalas dengan mendekatkan wajahnya ke Feng"Apakah kau berniat menggodaku dengan mendekatkan wajah ku?"goda kembali Lili.
Feng tertawa"Sungguh unik kau Putri!"ucap Feng "Terima kasih atas pujiannya" Jawab Lili sambil menunduk.
"Mari lanjutkan kelilingnya" ajak Lili.
Setelah itu Feng makan siang bersama Keluarga Kaisar Li, selama itu Para pangeran memaksa Lili untuk mengaku akhirnya Lili menjawab bahwa Lili dan Feng itu adalah teman, membuat orang-orang puas dengan jawaban Lili, Setelah itu Feng pergi karena harus kembali malam hari ke desa Bar-bar.Dan Lili kembali ke Kediamannya sambil membaca buku dan meminum teh sampai sebuah burung penghantar pesan datang kepada Lili dan isinya membuat Lili terbelalak.
UTUSAN SUKU BAR-BAR ATAU HO FENGYING.
JANGAN LUPA VOTE, LIKE AND KOMEN GUYS!!!
Salam dari Author ❤❤❤
__ADS_1