Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps.73 Senyuman Kaisar Langit


__ADS_3

..


..


..


🧩🧩🧩🧩


Sudah 1 minggu Lili meninggalkan Keluarga Qin dan duka yang dirasakan mereka masih sangat dalam, "Ayah mau sampai kapan ayah seperti ini?" tanya Hui, Kaisar tak menjawab karena sudah 1 minggu setelah kepergian Lili Kaisar Li tidak ingin makan dan tidak keluar kamar bahkan Kaisar hanya menangis melihat kematian Putrinya juga Permaisuri yang tak sadar selama 1 minggu lamanya.


Hui keluar dengan wajah sedih dan menatap Langit"Lili berapa lama lagi penderitaan ini berakhir!"ucap pelan Hui sesaat angin menghembus menyapu pipi Hui"Aku harap ini adalah pertanda baik darimu"ucap Hui.


Xiu pergi dari Kaisar dan mengasingkan diri ke Istana Hutan Mata Air Pelangi sejak 5 hari lalu, Jun Diam di kamarnya bahkan lampu di kamarnya mati dan tidak boleh di hidupkan, Jun beranggapan apa gunanya Lampu jika cahaya di hidupnya sudah mati.


Sedangkan Shi selalu tinggal di kediaman Lili karena masih pekat bau Lili di sana, setiap malam Shi akan menangis, Hui yang merasa pusing karena keadaan keluarganya bahkan Para mentri mendesak Hui untuk naik tahta karena Kaisar Li tidak melakukan tugasnya.


"Pangeran kami mohon pangeran naiklah tahta!" ucap para mentri bersujud memohon.


Hui yang sudah muak "CUKUP! apa kalian ingin menjadikan aku anak durhaka!" bentak Hui mengeluarkan auranya membuat para mentri merinding ketakutan."Kaisar Agung memasuki ruangan!"lantang Pengawal, Hui yang terkejut akibat kedatangan ayahnya segera menghampiri ayahnya"Ayah akhirnya kau keluar!"ucap Hui.


Kaisar Li tidak menjawab Hui dan terus berjalan dan duduk di tahtanya"Zhen di sini akan membahas tentang kenaikan Putra Mahkota sebagai Kaisar!"ucap Kaisar Li dengan dingin, Hui sangat terkejut karena apa yang di ucapkan ayahnya"Yang Mulia apa yang Kau ucapkan!"ucap Hui, Kaisar melihat Hui"Aku akan turun dari tahta dan akan pergi ke Istana Selatan bersama dengan Permaisuri untuk menghabiskan masa Tua juga menebus dosa karena telah gagal melindungi Putriku"jawab Kaisar Li.


"Yang Mulia kau tidak bisa egois seperti ini!" ucap tak terima Hui.


Kaisar marah"Cukup pangeran! Berapa lama lagi kau menahan Zhen di sini jika cahaya zhen telah redup dan tidak harapan lagi, kau ingin zhen cepat mati dalam keputusasaan"marah Kaisar Li, Hui yang mengerti penderitaan ayahnya"Baiklah Pangeran Ini menerima Perintah Kaisar!"ucap Hui menunduk memberi hormat.


Kaisar Li meletakkan Mahkota kejayaannya dan berjalan ke arah Hui"Ingat Hui walaupun Kerajaan ini kuat tetapi kau jangan percaya pada siapapun karena itu akan menjadi kehancuran mu dan aku sebagai ayahmu akan mengingatkan mu satu hal janganlah sampai ada satu selir di harem Istana jika ada satu saja selir maka ayah akan langsung turun tangan untuk membunuh mu, mengerti?"ucap Kaisar sekaligus memperingatkan Hui di balas anggukan oleh Hui.


Kaisar kembali ke kediamannya dan segera mempersiapkan semua keperluannya untuk pergi ke Istana selatan bersama Permaisuri para pangeran yang tau bahwa ayahnya akan pergi segera bergegas untuk menemui nya"Ayah sekarang kau ingin meninggalkan kami setelah Lili?"tanya Xiu.

__ADS_1


"Ayah apa yang kau lakukan?" tanya Jun.


"Ayah jangan menambah penderitaan kami lagi dengan kepergian ayah dan bunda!" ucap Shi, Kaisar yang sebenarnya kasihan kepada anak-anaknya itu"Anak-anak ayah ingin tetap tinggal tetapi tempat ini akan membunuh perlahan ayah karena di setiap sudut istana ini, ayah masih mendengar tawa kebahagiaan Lili dan kenangan yang masih kuat di hati ayah"jelas Kaisar Li.Para pangeran yang tak bisa menahan ayahnya karena di antara mereka Kaisar Li lah yang sangat mencintai Lili.


"Baiklah ayah jika itu keputusan ayah, kami akan mempersilahkan ayah dan bunda pergi dan Jun meminta sesuatu saat kami di sini melakukan kesalahan maka ayah sendiri yang akan menegur kami!" pinta Jun, Kaisar tersenyum"Ayah akan memantau kalian dan ingat bantu gege mu agar menjadikan Kekaisaran ini lebih baik dari pada pemerintahan Ayah dulu"ucap Kaisar dan mereka bertiga mengangguk pergi.


Setelah beberapa jam Kaisar dan Permaisuri pergi ke Istana Selatan yang biasanya di gunakan untuk tempat peristirahatan Para Kaisar untuk menghabiskan masa tua mereka"Li gege apakah tidak apa meninggalkan mereka sendiri di Istana kejam itu?"tanya lemah Permaisuri yang bersandar di dada Kaisar Li.


"Permaisuri mau tidak mau kita harus melatih mereka, dan jangan khawatir Kita tetap memantau mereka dari jauh ya" ucap lembut Kaisar Li mengelus rambut Permaisuri Ji.


_______________


Kerajaan Langit.


Terlihat seorang Kakak yang senang akan sesuatu hal, Istrinya yang melihat kebahagiaan suaminya itu"Ada apa ini? tidak biasanya kau tersenyum bahagia seperti ini?"tanya Dewi Bulan.


Dewi Bulan menjadi senang melebihi Kaisar Langit"Benarkah Lili akan kembali? Kapan dia akan kembali?"tanya Dewi Bulan, Kak Qiang jadi kesal"Aku yang memiliki adik mengapa dia yang lebih senang dari pada aku!"batin Kak Qiang.


Kak Xia yang melihat Kaisar Langit kesal"Ayolah sayang jangan seperti itu aku senang karena sudah lama Dia pergi dari sisi kita"jelas Kak Xia(Dewi Bulan)"Ya ya bilang aja gak ada teman buat bahas gosip!"ucap malas Kak Qiang, Xia hanya menggaruk leher yang tidak gatal karena niatnya sudah ketahuan.


"Sudah-sudah memangnya kau tidak memberi tahu dia jika Lili sudah mencapai tahap itu?" tanya Permaisuri Xia, Kaisar Qiang menggeleng"Tidak, biarkan Lili fokus dalam pengembalian tubuh Dewi nya bisa-bisa jika Dia datang malahan mengganggu pengembalian Bibinya!"ucap bete Kaisar Qiang.


Yang di maksud Permaisuri Xia adalah anaknya sendiri Putra Mahkota Langit, karena anak dari Kaisar Langit itu sangat penasaran dengan Bibinya dan Ia berkata jika bertemu dengan Lili akan selalu mengganggunya karena selalu membuatnya penasaran.


"Iya iya! Aku jadi penasaran apakah Lili sama cantik seperti dulu atau malah semakin cantik" ucap Permaisuri Xia berfikir, Kaisar Qiang memeluk dari belakang"Secantik-cantiknya adik tercintaku itu lebih cantik kamu sayangku"goda Kaisar Qiang.


"Ah kau membuat ku malu lepaskan sekarang pelukanmu!" ucap Permaisuri Xia"Kalau kau seperti ini pasti ada apa-apa bukan!"tebak Permaisuri Xia.Kaisar cengengesan"Ayo ke kamar ya! Hihihi"ucap Kaisar Qiang.


"Yakkk tidak-tidak kau sudah kemarin, aku tidak mau" tolak Permaisuri Xia.

__ADS_1


"Kau tau bukan aku tidak suka penolakan maka yakk" ucap Kaisar Qiang langsung menggendong Permaisurinya dan yang pasti taulah kalian kan apa selanjutnya.



INI DEWI BULAN YA GUYSSS!!!GIMANA CANTIK BANGET ATAU BIASA AJA? JAWAB DI KOMENTAR YA.



INI PUTRA MAHKOTA LANGIT WAKTU MASIH REMAJA YA...



INI YANG UDAH DEWASA YA GUYS!!!



INI KAISAR LANGIT, GIMANA YANG INI GUYS!



BONUS YANG INI, BTW INI MASIH KAISAR LANGIT YA!!


Dan Author mungkin tau kalian pasti bertanya 'Kok Lili tau dimana letak Hutan Keabadian?' Biar Author jawab ya sayang-sayangnya Author.


Kenapa Lili bisa tau, karena Hutan Keabadian itu kan yang menjaga Lili karena itu, ikatan antara Hutan Itu dengan Lili sangat kuat dan Apa bila Lili bisa merasakan kekuatan Hutan itu otomatis Ia langsung tau dimana keberadaan hutan itu, dan kenapa para binatang Ilahi di hutan itu tidak menyerang mereka, sama halnya ikatan Lili dengan Hutan maka Hewan-hewan itu tau bagaimana kekuatan pemilik mereka walaupun Lili belum membangkitkan Tubuh Dewi nya, karena hewan-hewan itu mampu merasakan kekuatan yang sangat kuat di dalam diri Lili itu. Terima kasih perhatiannya!!!


Jangan Lupa Vote, Like and Komen ya!!!


Salam dari Author❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2