Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps. 86 Ini kah akhir semua nya?


__ADS_3

.


.


.


🧩🧩🧩🧩


"Jangan tinggalkan aku, Lili!!" ucap pilu Kak Guang memohon sambil menangis, "Maafkan aku Kak!! sudah cukup, aku ingin ini berakhir, Selamat Tinggal Kak!!" ucap Lili mengecup kening Kak Guang kemudian Pergi dan menangis tidak sanggup menoleh ke belakang.


"LILI!! LILI!!" teriak Kak Guang, bangun dengan keringat yang mengguyur badannya, "Lili?! Lili?!" ucap Kak Guang menoleh ke kanan dan ke kiri mencari Lili, yang ternyata Lili masih terlelap tidur di sampingnya sambil memunggunginya.


"Huff!! Ternyata hanya mimpi" ucap Kak Guang dengan lega, "Ah!! karena mimpi itu aku menjadi berkeringat, sebaiknya aku mandi terlebih dahulu" ucap Kak Guang, turun dari peraduan dan pergi mandi.


10 menit kemudian_______________


Kak Guang selesai mandi, kemudian duduk di peraduan Lili sambil terus memandangi Lili yang terus berputar ke kanan dan ke kiri, "Seperti anak kecil saja!!" ucap Kak Guang dengan terkekeh dan mengelus rambut Lili.


Lili tiba-tiba terbangun dan duduk, "Hem!! Kak Guang, kau ternyata sudah bangun!" ucap Lili dengan nada orang khas bangun tidur sambil mengucek matanya.


"Iya, sebaiknya kau mandilah sekarang!!" perintah Kak Guang dengan lembut, Lili menggelengkan kepalanya, dan berjalan untuk duduk di pangkuan Kak Guang serta meletakkan tangannya di leher Kak Guang, "Aku tidak mau mandi, Kak!!" ucap Lili merengek kepada Kak Guang.


"Kenapa bisa begitu? Kau ini perempuan, dan perempuan harus mandi" ucap Kak Guang membujuk Lili.


"Gendong aku, aku sangat malas berjalan!!" ucap Lili seperti anak kecil, Kak Guang terkekeh melihat tingkah kekasihnya itu, "Baiklah!! tapi setelah sampai kau harus mandi, Ya!!" ucap Kak Guang meminta janji kepada Lili, kemudian Lili mengangguk setuju.


Dan apa yang terjadi?


Kak Guang menggendong Lili, dan pergi membawa Bayi besar(Lili) untuk pergi mandi, Lalu Kak Guang menunggu Lili sambil duduk di dalam Gua Lili, tetapi tak di sangka Kak Guang menemukan surat dari Kaisar Qiang dan membacanya, saat membaca surat itu Kak Guang meremas surat itu, dan menunggu Lili selesai mandi.

__ADS_1


Sekitar 25 menit kemudian_________


Lili sudah selesai mandi dan pergi menghampiri Kak Guang, "Kak!! aku sudah selesai mandi!!" ucap Lili dengan senang.



BAJU YANG DI GUNAKAN LILI YA!!!


Kak Guang hanya terdiam, tidak menjawab Lili. Berharap Lili mengatakan apa yang sebenarnya, Lili keheranan dengan sikap diam kekasihnya itu, "Kak ada apa dengan mu?" tanya Lili kepada Kak Guang.


Kak Guang tersadar dan berpura-pura tidak tahu apa-apa, "Ah!! tidak, aku hanya lapar, lebih baik kita makan bagaimana?" tanya Kak Guang kepada Lili, Lili mengangguk setuju.


Lili menjentikkan jarinya, dan muncul banyak makanan enak, "Ayo makan, Kak!!" ajak Lili kepada Kak Guang, dan mulai memakan makanan yang tadi dia sediakan, beberapa menit tidak ada pembicaraan selama makan membuat Lili semakin heran kepada pasangannya itu, "Kak, kenapa kau diam saja? tidak seperti biasanya" tanya Lili karena tidak tahan dengan sikap diam Kak Guang itu.


Kak Guang hanya tersenyum, "Tidak ada apa-apa, hanya memikirkan sesuatu dan menunggu sesuatu" jawab Kak Guang kepada Lili, dan Lili masih tidak sadar bahwa Kak Guang sudah tahu kebenaran yang dia sembunyikan.


"Apakah harus aku tanyakan kepada Lili?" batin Kak Guang, lalu menatap Lili yang bersandar di dadanya, "Tetapi aku tahu, bahwa Lili tidak akan mengaku jika tidak di paksa!!" batin Kak Guang kembali, dan Kak Guang memutuskan untuk bertanya kepada Lili.


"Apakah tidak ada yang ingin kau beritahu Lili?" tanya Kak Guang dengan Lili, Lili tersentak dengan pertanyaan Kak Guang, "Apa yang harus aku beritahu kak?" tanya kembali Lili, berharap tebakannya salah. "Mungkin tentang surat Kaisar Qiang, yang mengatakan harus mengorbankan pemimpin 3 dunia" ucap Kak Guang seperti langsung menusuk hati Lili, dan berdiri menatap pasangannya itu, "A....apa ma......maksud kak? Aku ti.....tidak mengerti?" ucap terbata-bata Lili kepada Kak Guang.


"Sudah aku tebak, tidak mungkin kau akan memanggil ku jika tidak ada sesuatu" ucap Kak Guang terkekeh dengan sikap Lili itu, "Jangan bilang kau akan melakukan itu, L****i**li**?" tanya Kak Guang dengan menekankan kata 'Lili' dan nada yang dingin.


Lili hanya tertunduk diam, tak melawan "LiLi TATAP AKU, SEKARANG!!" ucap Kak Guang marah besar kepada Lili dengan memegang pundak Lili, dan mencengkeramnya dengan kuat. Lili meringis kesakitan tetapi dia menahannya, "Maafkan aku, kak!! aku sungguh meminta maaf!!" ucap Lili dengan menangis karena sakit akibat remasan tangan Kak Guang dan akibat keputusannya.


Kak Guang melepas cengkeramannya, dan berdiri membanting barang yang ada di gua Lili, "SIAL, BR*NGS*K, Argh!!!" ucap Kak Guang tak menahan emosinya.


"Kapan itu akan terjadi?" tanya Kak Guang sedikit tenang, Lili tetap diam tak berkata lagi, "LILI KATAKAN!!!" bentak Kak Guang, membuat Lili tersentak terkejut, tetapi Lili tetap diam sedangkan Kak Guang semakin marah dengan sikap diam Lili, "LILI KENAPA KAU DIAM!!! KATAKAN SEKARANG JUGA" bentak Kak Guang semakin keras sambil membanting kembali barang yang ada di sebelahnya membuat Lili terus menangis.


"Siang hari, pa....pada hari ini!" ucap Lili ketakutan karena amarah Lak Guang.

__ADS_1


Kak Guang yang mendengar perkataan Lili, seperti sambaran petir di siang bolong, dan terus meremas pecahan kaca yang ada di tangannya, "Aku akan menghancurkan alam ini, sebelum kau mengorbankan diri mu!!" ucap Kak Guang tak bisa di bantah, Lili terkejut.


"Tidak!! aku tidak akan membiarkan kau menghancurkan alam ini!!" ucap Lili dengan penuh keberanian yang ia miliki.


"Kau ingin melanggar perintah ku, Lili?!" tanya dingin Kak Guang, Lili ketakutan dengan nada Kak Guang karena jika Kak Guang sudah berbicara dengan sikap dingin kepadanya maka artinya dia sudah sangat marah kepada Lili.


"Iya aku akan menghentikan mu!!" ucap Lili dengan lantang, Kak Guang terkekeh "Kau pun ingin berperang dengan ku karena alam yang kecil ini, maka akan ku buat kau diam!!" batin Kak Guang.


"Baiklah jika itu mau mu, maka sekarang berperang lah dengan ku!!" ucap Kak Guang menantang Lili, Lili yang tak bisa mundur mengambil pedangnya dan mulai menyerah Kak Guang dengan sekuat tenaga, walaupun tercampur rasa sedih, marah, takut, bingung menjadi satu.


Sudah 7 jam pertarungan itu berlangsung, dan Kak Guang dengan 1 gerakan menjatuhkan Lili ke tanah dan mengacungkan pedangnya di dekat leher wanita yang mengandung status kekasihnya itu.


"Kau sudah kalah, Lili!!" ucap Kak Guang dengan dingin kepada Lili, Lili tersenyum, "Maka bunuh lah aku sekarang, Juga!!" ucap Lili dengan lembut karena sejak pertarungan, Lili sudah berjanji jika dia kalah maka dia siap mengorbankan dirinya di tangan kekasihnya itu.


"Kau yang memaksa ku, Lili!!" ucap Kak Guang, "YAAAAAAA" ucap kembali Kak Guang dengan cepat menusuk Lili dengan cepat, Lili yang melihat itu menutup mata, tetapi beberapa detik "Apa aku sudah mati? tetapi kenapa aku tidak merasakan sakit!!" batin Lili kemudian membuka matanya.


Ternyata Kak Guang menusuk tanah yang ada tepat di sebelah pinggang Lili yang berjarak 5 cm.


Bagaimana kelanjutan dari kisah mereka tetap saksikan ya?


Makasih yang masih terus ikut novel ku ini, jangan lupa tinggalkan jejak ya!!!


Seperti share, like, komen dan jangan lupa juga Vote nya!!!


...****************...


...----------------...


Salam dari Author ❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2