Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps. 79 Penyambutan


__ADS_3

..


..


..


🧩🧩🧩🧩


Setelah Lili memberi tahu kepada Kak Qiang, Kaisar Langit dan Permaisuri Xia langsung mengumpulkan seluruh rakyat Langit.


Semua orang ramai berkumpul di Aula Langit, Di sana Ada Kaisar Langit, Permaisuri Langit, Putra Mahkota Langit yang masih kesal dengan Lili, Dewa Air(Chan), dan tentunya Kekasih Lili Dewa Es(Guang/Kak Pooh).


"Qiang ada apa kau memanggil aku dan Chan?" tanya Dewa Es.


Kak Qiang dan Kak Xia menoleh satu sama lain"Ehem jika ingin menunjukkan keromantisan kalian kami lebih baik kabur terlebih dahulu"ucap Chan dengan malas, Kak Xia tertawa kecil"Tidak tidak kami akan memberi tahu sesuatu yang membuat kalian langsung pergi ke suatu tempat"ucap senang Kak Xia.


"Suatu tempat? Kemana?" tanya Kak Guang.


"Sudah kau ini sungguh tidak sabaran" goda Kak Qiang, Setelah semua orang datang Kaisar Qiang berdiri"Terimakasih karena berkumpul disini, sebelum itu Zhen ingin memberi tahu sesuatu hal yang baik"jeda Kaisar Qiang memberi kode kepada Permaisuri Xia dan maju ke sebelah Kaisar Qiang"Besok kita akan mengadakan pesta untuk menyambut datangnya kembali Dewi Kehidupan Lili"ucap Lantang Kak Xia.


Semua orang menjadi ricuh"Benarkah!"ucap Rakyat A.


"Bagaimana wujud Dia sekarang ya" ucap Rakyat C.


"Sepertinya semakin cantik, aku tidak sabar bertemu sang Pahlawan legendaris"ucap Rakyat D.


Sedangkan kedua orang yang sudah menunggu lama" Dewi kehidupan, Lili"ucap Chan sambil berpikir.


"Lili? Lili siapa?" tanya Kak Guang.

__ADS_1


Fu menepuk dahinya sendiri dengan kebodohan kedua orang hebat itu"Siapa lagi jika bukan Bibi ku adik dari Ayah ku!"jawab malas Fu.Dewa Air dan Dewa Es langsung tersadar"APA LILI SUDAH KEMBALI"serempak mereka.


Kak Qiang menggeleng-geleng kan kelapa "Kalian kenapa menjadi bodoh di waktu yang salah" ejek Kak Qiang.


"Sudahlah aku ingin bertemu dia dahulu" ucap Kak Guang"Aku juga ikut enak saja kau!"ikut Chan.Kak Qiang yang ingin memberi tahu Mereka berdua ke buru pergi ke Hutan Keabadian.Fu yang kesal"Buat apa sih bertemu bibi menyebalkan"gerutu Fu, Kak Xia"Hus! Dia itu bibi mu, kamu kan akan tinggal bersama dia 2 hari lagi"ejek Kak Xia.


Fu semakin bete dan kembali ke kamarnya.


Hutan Keabadian.....


Dewa Es dan Dewa Air masuk ke dalam Hutan, keadaan hutan itu tenang seperti tidak ada orang"Dimana dia ya?"tanya Chan, "Tidak tau aku tidak merasakan auranya" jawab Guang.


Sedangkan orang yang mereka cari-cari sedang duduk di atas pohon sakura, sambil menahan tawa dan memakan apel.


"Lili dimana kau?" teriak Chan.


Lucas datang bersama Rey, Alex, Neon, dan Putih"Kalian mencari siapa?"tanya Putih.Chan dan Guang berbalik melihat siapa yang berbicara"Aku sedang mencari Lili, dimana dia?"tanya Guang."Cie! yang lagi cari kekasihnya"goda Lucas.


Mereka berdua serempak mengangkat bahu mereka masing-masing,"Tidak tau"ucap mereka serempak.Chan dan Guang keheranan, "Hei! Hei lihatlah wajah konyol kalian itu sungguh tidak enak di pandang" ucap Lili turun dari pohon dan berjalan sambil memakan apelnya.


"Hei! Kau dari mana saja, kami mencari mu?"kesal Chan.


" Aku ada di sini, cuma ingin mengerjai kalian saja dan jangan marah-marah nanti tambah tua"ejek Lili.Kak Guang hanya menggeleng-geleng dengan sikap kekasihnya itu"Dasar tukang onar"ucap Kak Guang, "Biarkan saja, onar-onar begini kau cinta bukan hahaha" ucap Lili menjulurkan lidahnya dan lari"Hei!"ucap Kak Guang mengejar Lili.


"Sudah jangan melihat mereka, lebih baik kita ke Istana saja" ajak Lucas dan mereka pergi ke Istana meninggalkan kedua insan itu yang sedang di mabuk asmara, setelah itu mereka semua berbincang sangat lamanya sehingga tak kenal waktu.


Keesokan harinya


Lili berpamitan dengan sahabat-sahabatnya untuk pergi ke Kerajaan Langit melalui portal"Baiklah jagalah hutan ini selama aku tidak ada di sini mengerti kalian?!"perintah Lili."Baik Lili"serempak mereka, Lili kemudian masuk ke dalam portal sekitar 10 menit Ia sampai di Kekaisaran Langit"Akhirnya sampai ke kampung halaman ku"ucap Lili menghirup udara Kekaisaran Langit.

__ADS_1


"Lili hei disini!" ucap Kak Xia melambaikan tangan nya di temani oleh Kak Qiang"Kakak"ucap Lili kesenangan dan berlari"Ah! adik ku yang kecil ini sudah kembali mari kita pergi, nanti sore akan ada pesta meriah di sini nanti"ucap Kak Qiang.


"Wah pesta!Tunggu, Dimana keponakan ku itu mengapa ia tidak menyambut ku?" tanya Lili mencari Fu, "Dia masih marah karena perkataan ku" jawab Kak Xia"Baiklah aku akan menghampiri Dia kalian pergilah, sekarang Bibi ini akan menemui keponakan tersayangnya itu!"ucap Lili dan pergi ke kediaman Fu.


Kamar Fu.


"Dasar bibi menyebalkan, mengapa harus datang sih" omel Fu.


Lili melihat Fu yang tetap ngedumel itu, menggeleng-geleng kan kepala"Siapa itu nama bibi ku? Yah Dewi Kehidupan memang seberapa kuatnya sih sampai ayah memujinya"tantang Fu, Lili terkekeh melihat keponakannya karena sangat lucu"Ya dia tuh gak terlalu kuat sih, dia lemah"ucap Lili.


Fu menoleh ke belakang"Bi.....bibi"ucap terbata-bata Fu,"Iya keponakan Bibi, ini bibi mu memangnya siapa lagi"jawab santai Lili berjalan duduk di peraduan Fu."Bagus sekali kamar mu ya!Ternyata kau suka gaya kamar seperti ini, aku akan memberikan kamar yang indah untuk mu di sana"puji Lili mengangguk-angguk melihat kamar Fu.


"Siapa yang ingin pergi bersama bibi" bentak Fu.


Kemudian Fu pergi tetapi terhenti "Hei! menurut mu aku tidak kau bahwa semua orang di Kekaisaran ini menyebut mu monster!" ucap dingin Lili mulai serius.


"Bibi dari mana tahu?" tanya Fu.


Lili berdiri"kau tidak perlu tau, karena sebenarnya kau tidak ingin pergi bersama ku karena kau takut aku terluka bukan?"tanya Lili dan Fu bungkam seribu bahasa"Astaga, kau ini, Kekuatan mu itu bagi ku hanyalah seujung jari sayang ku! Kau tak perlu takut"ucap Lili memegang kepala Fu.


"Bagaimana aku percaya jika Bibi itu kuat?" tanya Fu menatap Lili.


"Kau ingin apa?agar aku di akui oleh mu?" tanya Lili, Fu berfikir sebentar"Aku ingin kau mengeluarkan aura mu"ucap Fu, Lili terkekeh"Saat aku mengeluarkan aura ku kau jangan takut ya!"peringat Lili.


Lili kembali duduk di peraduan Fu dan menghentakkan kakinya dan seluruh kamar Fu menjadi hitam karena Aura yang terlalu kuat sehingga Fu terjatuh duduk dan batuk darah, Lili menarik Auranya dengan cepat"Bagaimana?"tanya Lili.


Fu menjadi gemetar"Kan aku sudah bilang"omel Lili kemudian menaruh tangannya di dada Fu sehingga Fu menjadi sembuh total"Aku menjadi lebih segar!"ucap Fu.Lioi tersenyum"Apa kau masih meragukan ku?"tanya Lili dan Fu menggelengkan, kemudian Lili pergi ke kediamannya untuk beristirahat agar segar saat pesta di mulai.


Jangan lupa Vote, Like and Komen!!!

__ADS_1


Salam dari Author❤❤❤


__ADS_2