Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Bonus Episode


__ADS_3

Cie yang setia


.


.


.


🧩🧩🧩🧩


1 tahun di dimensi Agung\= 10 tahun di dunia Dewa/Dewi tempat tinggal Kaisar Qiang dan Dewa lainnya.


_____________________


2 tahun kemudian


Jauh dari segala dimensi yang ada, ada suatu dimensi di mana itu merupakan pusat pengendalian dari dimensi lainnya. Dimensi ini di sebut Dimensi Agung tempat para Dewa terkuat berkumpul, sedangkan Kak Guang yang seorang Dewa Waktu dan Dimensi merupakan Kaisar dari Dimensi Agung.


Di dalam Kastil indah berwarna emas murni, tepatnya di dalam kamar Phoenix. Terlihat seorang gadis cantik sekali, sedang tertidur selama 2 tahun akibat tragedi pengorbanan 2 tahun yang lalu, dia adalah Dewi Kehidupan(Lili). Kaisar Guang seperti biasa menatap wajah wanita yang sudah dia jadikan istrinya 1 tahun yang lalu.


"Kapan kau akan bangun, Lili? aku merindukan mu!! cepatlah bangun!!" ucap Kaisar Guang mengelus dan mencium kening Lili dan pergi ke luar, menemui sahabatnya Leluhur Takdir. "Kenapa takdirnya harus seperti ini?!" ucap lelah Kaisar Guang, mengingat kisah perjalanan dari Lili kecil hingga saat ini.


"Kita tidak bisa menyalahkan takdir, Guang!! meskipun aku adalah Leluhur Takdir, aku tidak bisa mengubah takdir yang sudah ada, baik itu takdir Dewa maupun manusia" ucap Leluhur Takdir kepada Kaisar Guang. Kaisar Guang hanya mengangguk dan tidak bisa menyalahkan sahabatnya itu karena Kaisar Guang tahu semua ini sudah di atur.


Kaisar Guang berpamitan kepada Leluhur Takdir untuk menemani Lili, setelah kepergian Kaisar Guang. Leluhur Takdir tersenyum, "Sebentar lagi, penantian mu akan berakhir, Guang!!!" ucap Leluhur takdir sambil menatap ke arah jalan yang di lewati oleh sahabatnya itu.

__ADS_1


Kamar Phoenix_________


Kaisar Guang dengan setia menemani istrinya yang tertidur selama 2 tahun itu, seperti hari sebelumnya Kaisar Guang setelah pertemuan pagi dia akan pergi ke Kamar Lili, untuk menemani Lili sambil mengerjakan dokumen-dokumen. 1 jam terlah berlalu, tiba-tiba Lili berteriak, "ARGH, JANGAN!!!".


Membuat Kaisar Guang terkejut, dan bergegas melihat Lili. Kaisar Guang terkejut melihat tubuh Lili yang di selimuti oleh aura emas, yang ternyata itu adalah aura dari Dewi Semesta. Kaisar Guang yang tahu itu, langsung membantu Lili untuk bisa terobos dan sekitar 3 jam. Lili sudah tidak di selimuti aura emas tadi, Kaisar Guang berjalan mendekat, " Lili bangun, Lili!!" ucap lembut Kaisar Guang sambil menepuk pelan pipi Lili.


Tangan Lili bergerak perlahan-lahan dan membuka mata, di situ mata Lili berubah menjadi sangat indah dan rambutnya berubah menjadi emas sama seperti rambut Kaisar Guang, kemudian menatap Kaisar Guang. Sedangkan Kaisar Guang tertegun tidak bisa berbicara karena terlalu bahagia hingga meneteskan aira mata.


Lili tersenyum menatap Kaisar Guang, "Hei!! kenapa kau menangis, siapa yang membuat mu menangis?" ucap Lili mengejek Kaisar Guang dengan suara yang serak, Kaisar Guang memeluk Lili, "Lili akhirnya kau bangun, kau tahu selama ini aku takut akan kehilangan mu lagi, jangan lakukan hal seperti itu lagi ya!!" ucap Kaisar Guang sambil menangis dan memeluk erat Lili.


Lili tersenyum kepada Kaisar Guang, "Iya aku tidak akan melakukannya lagi, sekarang bisakah kau melepaskan aku, aku sangat haus sekarang" ucap Lili mendorong pelan Kaisar Guang, dan menghapus air mata Kaisar Guang, Kaisar Guang kemudian langsung mengambil air dan memberikannya ke Lili. Lili berterimakasih dan mencoba duduk di peraduannya di bantu Kaisar Guang.


"Sudah jangan seperti itu, kau sangat jelek saat menangis!!" ucap Lili mengejek Kaisar Guang.


"Kau ini masih saja bisa bercanda!!" ucap Kaisar Guang kesal, sesaat kemudian Lili tersadar bahwa dia tidak berada di Kekaisaran Dewa, "Kak ini dimana?" tanya Lili kepada Kaisar Guang, Kaisar Guang tersenyum, "Ini di Istana ku....." ucap Kaisar Guang terpotong Lili, "Apa!! Istana mu, jangan bilang kau menghancurkan Kekaisaran!!" ucap Lili dengan nada terkejut serta reflek berdiri dan menunjuk Kaisar Guang.


Setelah itu, Kak Guang menjelaskan semua kebenarannya termasuk siapa sebenarnya, "Baiklah sampai ini aku mengerti, tetapi apa maksud mu dengan sudah menikahi ku, HAH!!!" ucap Lili yang awalnya tenang kemudian meninggi, Kaisar Guang menutup telinganya dan cengengesan, "Karena aku takut kau akan pergi, jadi aku nikahi saja kau!!" ucap Kaisar Guang dengan santai, Lili hanya menganga tidak percaya dengan perkataan Kekasih yang sudah menjadi suaminya itu.


"Kak mulai berani ya!!" ucap Lili dengan nada seram, Kaisar Guang menelan ludah kering melihat Lili, "Ampun Lili!! kan sama saja jika kau bangun, kita kan juga akan menikah dari pada menunggu lama, kenapa tidak sekalian saja" ucap Kaisar Guang menenangkan Lili, Lili yang sudah tidak mengerti harus apa hanya pasrah dan menerima apa yang sudah di perbuat suaminya itu.


Sesaat kemudian Kaisar Guang memerintahkan pelayan menyiapkan makanan untuk Lili, saat semua hidangan datang Lili di paksa makan oleh Kaisar Guang dan mau tidak mau Lili harus makan, pelayan yang melihat Lili pertama kali bangun terpesona dengan kecantikan tiada duanya itu.


Setelah Lili makan dan membersihkan badan, Kaisar Guang bertanya kepada Lili, "Lili!! Kau tahu jika kau tadi mengalami terobosan?!" tanya Kaisar Guang kepada Lili, Lili mengangguk kepada Kaisar Guang yang memeluk Lili, "Aku juga tahu jika status Dewi ku menjadi Dewi Semesta, bukan?!" tebak Lili dan Kaisar Guang membenarkan itu.


Kaisar Guang melirik Lili, Lili yang risih dengan tingkah laku suaminya itu menatap tajam Kaisar Guang, "Ada apa kakak menatap ku?!" ucap Lili kepada Kaisar Guang.

__ADS_1


"Bisa tidak kau memanggilku, sayang kan kita sudah menikah!!" ucap Kaisar Guang memanyunkan mulutnya, "Iya iya, sayang!! sekarang kau ingin apa menatap ku seperti itu?" tanya Lili dengan nada menggoda, "Aku ingin melakukan itu!!" ucap pelan Kak Guang kepada Lili.


Membuat Lili membulatkan mata dan pipi Lili merona, tetapi Lili mencoba tenang, "Ingin melakukan apa?" tanya Lili pura-pura polos, Kaisar Guang kesal, "Ah, sayang!! mana mungkin kau tidak tahu" ucap Kaisar Guang kepada Lili, sedangkan Lili tertawa. "Iya iya sayang ku, aku akan melayani mu dengan sepenuh hati ku!!" bisik Lili dengan sangat menggoda di telinga Kaisar Guang.


Kaisar Guang yang merasa mendapat lampu hijau, langsung menggendong Lili di peraduan dan melakukan aktivitas malam yang sangat panas.


(Kalian bisa membayangkan sendiri ya!!!).


9 bulan kemudian_______


Lili melahirkan 3 anak kembar berjenis kelamin laki-laki, menambah kebahagiaan Kaisar Guang dan rakyat Dimensi Agung.


"Aku bahagia karena perjuangan dan pengorbanan kita telah mendapatkan hadiah dengan adanya 3 jagoan kecil ini, sayang!!" ucap Kaisar Guang memeluk Lili dari belakang dan menatap 3 bayi yang sedang tidur.


"Benar, aku juga bahagia bisa bersama dengan mu dan melahirkan 3 bayi yang sangat Lucu, aku harap kita selalu bersama!! Sayang!!" Ucap Lili kepada Kaisar Guang. "Kita akan selalu bersama, tidak akan pernah berpisah lagi, itu pasti!!" ucap Kaisar Guang.


Dengan begini, Kisah tentang Takdir sang Putri telah selesai.


Makasih yang masih terus ikut novel ku ini, jangan lupa tinggalkan jejak ya!!!


Seperti share, like, komen dan jangan lupa juga Vote nya!!!


...****************...


...----------------...

__ADS_1


Salam dari Author ❤❤❤


__ADS_2