Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps.68 Kabar Itu


__ADS_3

.


.


.


🧩🧩🧩🧩


Lili terbelalak saat menerima pesan rahasia dari Rey dan Alex karena.


Isi Surat.


Lili kami sudah menyelediki untuk beberapa hari ini, tak di sangka Raka dan pasukannya semakin bahkan 3 kali lipat kuatnya setelah kita kalahkan, semoga kau menemukan jalan keluarkan dan kami akan tetapi mengawasi pasukan itu.


Lili meremas surat itu, dan mencoba menenangkan diri untuk masalah ini.


Lili akhirnya memutuskan untuk pergi ke ruang Angkasa miliknya dan bertanya kepada Putih dan Neon."Ada apa Lili mengapa kau sangat gelisah?"tanya Putih, Lili menggeleng dan duduk"Bagaimana aku tidak gelisah sedangkan musuhku semakin kuat bahkan 3 kali lipat"resah Lili.


Putih dan Neon terkejut"Siapa musuh mu itu?Buat apa takut jika ada kami di sini!"ucap Neon."Iya aku tau kalau ada kalian pasti aman tetapi"potong Lili."Tetapi apa Lili?"tanya Neon, "Entahlah aku merasa akan ada masalah yang akan datang untuk keluargaku itu!" ucap Lili, "Aku merasakan bahwa akan ada kematian dari salah satu Keluarga ku itu" ucap Lili.


"Tenanglah! Kau pasti bisa mencari jalan keluar, sekarang sebaiknya kau beristirahat" Saran Putih, Lili mengangguk dan pergi kembali ke kamarnya.


Lili masih saja tetap cemas akhirnya memutuskan untuk pergi ke Kediaman Ayahnya walaupun Itu tengah malam.


Kediaman Naga....

__ADS_1


Kasim melihat Lili yang memakai baju tidur dengan di tutupi selendang kebingungan"Putri ada apa datang tengah malam seperti ini?"tanya Kasim."Beri tau ayah aku ingin menemuinya, ini penting!"Ucap Lili, Kasim terheran karena selama ini Lili tidak pernah lancang seperti ini, tetapi Kasim tetap melakukan perintah Lili.


Kaisar yang terkejut dengan sikap anaknya yang lancang seperti itu, membiarkannya masuk, Lili bergegas pergi "Ayah ayah!" seru Lili, Kaisar Li terheran dan menjawab"Iya ada apa Putriku? Mengapa kau gelisah seperti ini, masalah apa yang kau bebani?"tanya lembut Kaisar Li.


Lili berlutut dan memohon"Lili bangun, Apa yang kau lakukan nak? Apakah kau melakukan kesalahan besar?"tanya Kaisar mencoba mendirikan anaknya itu.


Lili mendongak"Ayah apakah bisa berjanji satu hal!"ucap Lili, Kaisar Li pun mengangguk"Ayah! Aku ingin ayah memberi aku 1 kesempatan untuk meminta permintaan dan itu tidak bisa ayah tarik dan harus menerima permintaanku, Apakah bisa?"tanya Lili dengan wajah serius.


Kaisar mengerutkan dahi karena keheranan dengan ucapan Putrinya"Tetapi apa permintaan itu Lili?"tanya Kaisar Li.


"Ayah aku kan meminta janji ini saat waktu yang tepat!" ucap Lili.Kaisar mau tidak mau harus menyetujuinya karena Lili tetap memaksa, dan Kaisar merasa janji yang Ia berikan seperti tanda sebuah perpisahan.


Lili akhirnya lega karena Dia mampu melindungi Keluarganya dari Kematian itu.


"Ayah terimakasih, maaf karena Lili mengganggu tengah malam seperti ini!Sekarang Lili pamit ayah!" ucap Lili kemudian pergi.Setelah kepergian Lili, Kaisar malah gelisah dengan sikap yang tak pernah putrinya itu tunjukkan"Ada apa dengan Lili?Mengapa saat ia memegang tanganku tangannya sangat gemetaran?"ucap Kaisar frustasi dan memutuskan memperhatikannya diam-diam karena mungkin hanya ketakutan kecil Lili saja.


Lili yang merasa Lega kembali lagi mendapatkan burung penghantar pesan"Ada apa lagi ini? Mengapa Rey dan Alex mengirim pesan sebanyak 2 kali?"batin Lili terheran dan menjadi terkejut lagi malah lebih dari tadi.


Isi Surat...


Lili ini darurat karena Raka hampir sampai ke tahap Ilahi seperti dirimu, dan Kami juga terserang dan berhasil kabur tetapi kami tidak tau sampai berapa lama, kami harap kau sudah mendapatkan jawabannya.


Lili kemudian membalas surat dan menaruhnya ke burung pembawa pesan itu, Kemudian terduduk pusing karena terlalu cepat ini terjadi, Lili akhirnya selama 1 malam tidak tidur dan keesokan harinya, Lili segera pergi ke Perbatasan Utara tak mempedulikan apapun kecuali sahabatnya itu selamat.


Jia yang hendak membuka pintu, terjatuh karena Lili bergegas pergi membuat Jia heboh"PUTRI PUTRI KAU INGIN KEMANA?"ucap Jia.

__ADS_1


Lili tak menghiraukan Jia dan terus pergi dan menghilang karena jurus teleportasinya.


Tak lama Lili sampai dan segera pergi menuju ke arah Kedua sahabatnya itu berada di saat Lili menemukan mereka, keadaan mereka mengenaskan kerena terluka parah Lili terjatuh dan menangis meminta maaf.Rey dan Alex memeluk Lili untuk menenangkannya Kemudian tak ambil pusing Lili menggunakan jurusnya untuk menyembuhkan Luka mereka berdua dan menepatkan mereka di dalam Ruang angkasa Miliknya samapi keadaan mereka menjadi baik walaupun wajah Lili berubah pucat tetapi masih bisa ia tahan.


Lili kembali lagi ke Istana dan segera berganti baju, karena semua orang sibuk mencari Lili"Dimana Lili?"tanya Permaisuri Ji.


"Tenang ibu! Pasti Lili sebentar lagi datang" ucap Hui menenangkan Permaisuri Ji.


Lili berlari dan setelah sampai di depan Ruang kerja Ayahnya, Ia masuk dengan sikap tenang "LILI KAU DARI MANA SAJA?" ucap Xiu marah.Lili yang belum pernah melihat Xiu marah terkejut dan mencoba menenangkan diri.


"Iya Lili! Kau dari mana saja?" tanya Permaisuri memeluk Lili.


"Maaf Lili bun, tadi Lili merasa sesak dan tiba-tiba ingin menenangkan diri Lili"bohong Lili menepuk punggung Wanita paruh baya itu.Kaisar yang melihat Lili berbohong hanya diam karena Ia melihat bahwa Putrinya itu tidak tidur dan kurang sehat.


Lili berjalan ke arah saudaranya" Maafkan Lili ya karena pergi begitu saja!"ucap Lili tersenyum, Saudara Lili tak bisa berkata Lili dan memeluk Lili "Kami takut kehilangan Kamu lili!" ucap Jun.


"Mau tidak mau kita akan berpisah sebentar lagi gege Shi!" batin Lili.


"Sudah sudah kalian Laki-laki jangan seperti perempuan " ejek Lili tersenyum, kemudian 'deg' Lili langsung terjatuh ke lantai membuat orang panik dan membawa Lili ke kamar Raja terlebih dahulu.


Saat tabib memeriksa "Putri hanya kelelahan Yang Mulia karena terlalu banyak menggunakan kekuatannya!" ucap tabib dan Kaisar menyuruh Tabib itu pergi, Tak lama Lili bangun"Lili apa ada yang masih sakit, Nak?"tanya Kaisar Li membelai rambut Lili.


"Aku tidak apa-apa ayah, hanya lelah sedikit biarkan aku beristirahat sebentar lagi ya Ayah?" ucap Lili dengan nada Parau Kaisar Li mengangguk dan Lili tertidur lagi bisa lebih tepatnya pingsan kembali membuat Permaisuri tak kuasa mengapa anaknya menjadi seperti ini.


Sore hari Lili kembali segar walaupun agak pucat, dan mulai merencanakan rencana besok pagi bersama Neon, Putih, Alex dan Rey.

__ADS_1


Jangan Lupa vote, Like and Komen ya guysssss!!


Salam dari Author❤❤❤


__ADS_2