Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps. 78 Hutan Keabadian


__ADS_3

..


..


..


🧩🧩🧩🧩


Lili kembali ke Hutan Keabadian setelah menyelesaikan tugasnya itu.


Di hutan Lili berubah menjadi Wujud Dewi Nya dan pergi ke Istana yang di bangun sendiri oleh gege dan ayahnya, "Selamat datang Dewi Kehidupan" sambut Lucas dengan memberi hormat, Lili tersenyum dan mengangguk"Ayo kita rayakan kedatangan ku"ajak Lili dan mereka semua yang ada di Hutan merayakan kembalinya Dewi Kehidupan Lili.


"Lili kapan kau akan pergi ke Kerajaan Langit?" tanya Neon.


"Sebentar lagi aku akan memberi tahu kepada gege kapan aku akan pergi ke sana dan kalian semua diam lah di sini untuk menjaga hutan selama aku pergi, Mengerti?" perintah Lili, mereka berlima menjadi sedih"Sudah tak perlu sedih aku tak akan lama di sana mungkin 2 hari"ucap Lili dan mereka merelakan Lili pergi.


Lili berjalan ke arah Guanya, di temani oleh Hewan Ilahi yang memiliki elemen cahaya, tak lama Lili masuk ke guanya dan duduk di atas peraduannya dan menutup matanya.


Kerajaan Langit...


Kaisar yang sibuk mengerjakan tugas nya, tiba-tiba mendengar suara tepat di depannya"Kak! Sibuk aja mulai tadi"ucap Lili, Kak Qiang terkejut melihat wujud roh adiknya itu"Lili kau sudah bangun?"tanya Kak Qiang, Lili mengangguk"Kak aku akan memberi tahu kakak bahwa aku akan datang 2 hari lagi ke Kerajaan Langit untuk bertemu resmi dengan Kalian"ucap Lili santai duduk di atas meja kerja kakaknya itu(Kurang ajar Lili ya).


Kak Qiang terkejut"Mengapa terlalu cepat?"tanya Kak Qiang "Aku ingin memperbaiki kesalahan ku kepda Dewa Perang dan sedikit memberi kekuatan ku setidaknya dia bisa lebih sehat" ucap Lili tersenyum, Kak Qiang tau niat baiknya adiknya itu tetapi"Apakah tidak berbahaya memberikan kekuatan mu?"tanya Kak Qiang.


"Hanya sedikit kekuatan saja tidak akan membuatku mati dalam perang" jawab Lili memainkan kuas.Di tengah pembicaraan mereka ada yang membuka pintu dengan keras"Ayah kau berselingkuh dari ibu!"ucap Fu(Putra Mahkota Kerajaan Langit).Lili yang tidak tau bahwa Pria dewasa itu adalah keponakannya"Kak siapa dia kenapa menatapku dengan permusuhan?"bisik Lili"Hei kau singkirkan wajah mu jauh jauh dari ayah ku"ucap Fu.


Kak Qiang hanya menepuk jidatnya melihat tingkah anaknya itu Lili terkejut"Bahkan Kakak saja menepuk dahi berarti orang ini adalah seseorang yang penting bagi kakak!"batin Lili kemudian punya ide gila.Lili duduk di pangkuan Kak Qiang dan menaruh tangan nya ke leher Kak Qiang"Sayang aku lapar"Ucap manja Lili.


Kak Qiang semakin kewalahan melihat tingkah kedua orang itu, "Aku akan adukan ayah kepada ibu" ancam Fu kemudian pergi menemui ibunya, Lili tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Fu "hahaha Dia sudah dewasa tetapi sangat kekanakan, aduh aduh perut ku sakit hahaha" tawa lepas Lili.


Kak Qiang menatap darat"Puas mainnya sekarang turun"perintah Kak Qiang.


"Apaan sih cuma gitu saja marah, dasar kakak jahat" ngedumel Lili sambil cemberut,"Apa kau bilang?"tanya Kak Qiang"Enggak hehehe enggak kok"ucap Lili.


Tak lama Fu kembali bersama dengan Permaisuri Xia"Ibu lihat ayah berselingkuh dengan wanita itu"ucap Fu menunjuk Lili.


Permaisuri Xia menoleh dan"Lili astaga ini kau!"ucap Kak Xia berlari memeluk Lili, Lili pun"Kak Xia sudah lama tidak bertemu"ucap Lili kembali memeluk Permaisuri Xia.Fu yang tidak tau apa-apa hanya menggaruk tengkuk leher yang tidak gatal.

__ADS_1


"Mengapa ibu malah memeluk selingkuhan ayah?" batin Fu.


Lili melihat Fu kebingungan hanya menjulurkan lidahnya, Fu yang tak terima kesal"Kak siapa anak nakal itu?"bisik Lili.


"Dia keponakan mu memang dia nakal aku saja tobat menanggapinya" ucap Kak Xia.


"Oh keponakan ku ya, apa kakak tidak ada niat menyuruh aku melatih keponakan ku itu?" tawar Lili, Kak Xia tersenyum"Boleh saja, berarti mulai sekarang aku serahkan anak nakal itu kepada mu ya Lili"ucap bahagia Kak Xia, Lili pun mengangguk.


Lili kemudian berjalan ke arah Fu"Mau apa kau ke sini selingkuhan"ucap Fu.


Lili yang kesal memukul kepala Fu"Begini kau menyambut Bibi mu yang sudah pulang hah?"tanya Lili, Fu bingung"Bibi"beo Fu.


Kak Qiang tertawa"Benar dia bibi mu nak, yang selama ini kau cari"ucap Kak Qiang.


"Apa berarti dia bukan selingkuhan ayah tetapi bibi ku" terkejut Fu dan diangguki oleh mereka bertiga."Dan mulai sekarang aku menyerah kau untuk belajar bersama bibi mu"ucap Kak Xia, Fu yang masih terkejut semakin di bikin terkejut dengan perkataan ibunya itu"APA TIDAK!"teriak Fu.


"Hei anak kecil, kau akan tinggal bersama ku setelah 2 hari ini, jadi bersiap-siaplah ya hihihi" ucap Lili kembali ke Kakaknya karena urusan mereka belum selesai.


"Jadi kak, apakah bisa menyambut ku 2 hari lagi?" tanya Lili.


"Tentu saja mengapa tidak" ucap Kak Xia.


Lili yang tersenyum dan kemudian melihat keponakannya lagi"Sampai jumpa keponakan bibi yang tampan hihihi"ucap seram Lili kepada Fu dan Fu merinding.


Setelah Lili pergi, "Ayah bisakah aku tidak berguru kepada Bibi?" rayu Fu.


"Tidak bisa, asal kau tau bibi mu itu sangat kuat melebihi ayah tahu" ucap Kak Xia, Kaisar Qiang yang merasa terhina"Terus saja puji adik ku itu"ucap Kak Qiang, Permaisuri Xia hanya tertawa"Sudah sebaiknya persiapkan diri mu, dan kau akan senang saat bersama bibi mu nanti percayalah pada ibu"ucap Permaisuri Xia, dan Fu akhirnya setuju.


Di sisi Lain....


Lili membuka matanya dan langsung pergi ke pesta di adakan "Kau dari mana saja Lili?" tanya Lucas Lili merangkul leher Lucas"Aku hanya mengabari kakak ku dan tidak sengaja bertemu keponakan ku saja"ucap Lili.Lucas pun hanya mengangguk dan mengajak Lili menikmati Pesta sampai tengah malam bersama penghuni Hutan yang Lain.


Lili dan kelima Pria tampan itu tidur di ladang rumput indah di hiasi oleh beribu-ribu bintang"Lihat lah betapa tenangnya hidup ini"ucap Putih.Dan di setujui oleh yang lain"Aku ingin seperti ini saja hanya ada kita "ucap Lucas.


" Ah aku baru ingat, aku di beri tanggung jawab untuk menjaga dan mengajar Fu"ucap Lili.


"Fu?Siapa dia?" tanya Mereka berempat kecuali Lucas.

__ADS_1


"Dia Putra Mahkota Langit, anak dari Kaisar Langit yang sekarang" ucap Lucas, "Seperti apa Fu itu?" tanya Lili,"Dia anak yang baik, tampan, di sukai banyak perempuan tentunya,dan sangat kekanakan tetapi di balik sikapnya dia adalah orang yang kejam bisa di bilang monster"ucap Lucas.


Lili yang terheran"Monster"beo Lili.


"Benar kata orang-orang pernah kejadian, kota Kekaisaran Langit hampir hancur akibat amukan dari Fu" ucap Lucas.


"Pantas saja Kak Xia langsung menerima tawaran ku saat ku tanya itu" ucap Lili mengerti"Tapi tidak apa-apa meskipun jika dia adalah monster maka aku adalah sesuatu yang lebih parah dari monster benarkan Putih Neon?"tanya Lili dan Putih Neon terkejut.


"Hah kau monster, aki tidak pernah mengetahuinya?" tanya Rey.


Lili hanya mengangkat bahunya"Mungkin saja bukan"ucap Lili.


Lili menyuruh mereka semua beristirahat sebelum itu, Putih dan Neon menarik Lili pergi ke suatu tempat"Lili apakah kau tau semuanya?"tanya Putih.


Lili hanya tersenyum"Aku sudah tau, sejak aku berumur 6 tahun karena hal itu langsung di beritahu oleh ayah ku sendiri dan hanya aku saja yang tau"jawab Lili.


"Apakah kau tidak membenci kekuatan mu itu karena kekuatan mu itu kau selalu merasakan kesepian yang tiada akhir?" tanya Neon.


Lili melangkah ke depan mereka dan melihat langit malam"Untuk apa takut kepada kekuatan ku itu sama saja seperti aku tidak menerima kelemahan ku, untuk apa benci meskipun ini berkat sekaligus kutukan bagi ku aku pun tak bisa melakukan apa-apa dan hanya bertugas menjaga kekuatan ini untuk keseimbangan dunia"ucap Lili tersenyum.


Neon dan Putih semakin takjub kepada Lili"Tetapi apa alasan mu menawarkan diri untuk mengakar Fu?"tanya Putih.


"Aku melihat kekuatan kegelapan yang sangat kuat dari anak itu, membuatku khawatir akan keadaan anak itu jika sewaktu-waktu Ia tidak bisa mengontrol kekuatannya juga emosinya sehingga mendatangkan bahaya bagi 3 dunia" ucap Lili.


Neon dan Putih akhirnya mengerti"Jika itu pilihan mu kami hanya bisa membantu semampunya"ucap Neon,"Mari kita beristirahat ini sudah waktunya beristirahat"ajak Lili.


Lili berjalan pisah dengan Putih dan Neon"Kau mau pergi ke mana Lili?"tanya Neon "Aku adalah Dewi Kehidupan yang harus menyatu oleh alam oleh karena itu aku tidur di Gua" jawab Lili, Neon dan Putih menganga mendengar perkataan Lili"Lantas Istana megah itu untuk apa di bangun?"tanya Neon.


"Aku terkadang tidur di Istana saat ada tugas dari Kerajaan Langit jika tidak ada maka aku akan kembali tidur ke Gua" jawab Lili.


"Ya sudah beristirahatlah dengan baik!" ucap Lili kemudian pergi ke Gua sedangkan Putih dan Neon ke Istana.


"Sungguh aneh, mengapa Lili tidak tinggal di sini?" tanya Rey.


"Karena Lili adalah Dewi Kehidupan dan Ia tidak suka kemewahan hanya kesederhanaan" jawab Lucas, dan Rey pun mengerti"Tetapi tetap saja aneh seorang putri tak suka kemewahan"ucap Alex,"Karena Lili pernah berkata kepadaku 'Tempat ini sangat indah dan mewah tetapi hampa dan aku tidak suka tempat ini sebaiknya kau tinggal dan rawat tempat ini dan aku akan tinggal di gua' begitu katanya"Jawab Lucas, sekali lagi rasa penasaran mereka akan Lili kembali terjawab.


Mereka pun akhirnya beristirahat.

__ADS_1


Jangan Lupa Like, Vote and Komen!!!


Salam dari Author❤❤❤


__ADS_2