Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps.66 Hari Menyebalkan


__ADS_3

.


.


.


🧩🧩🧩🧩


Pagi hari ☀☀☀


Lili bangun dari perpaduannya seperti biasanya, tetapi tidak melihat tanda-tanda keberadaan Jia"Dimana jia tidak seperti biasanya?"tanya keheranan Lili.


Kemudian Lili bergegas mandi tanpa di bantu Jia setelah mandi, Lili masih belum melihat tanda bahwa Jia telah datang"Dimana sih anak itu?"guman Lili mulai kesal, karena Lili tidak jago dalam hal mengikat rambut Lili memilih untuk mengikat gaya ekor kuda lalu makai baju hanfu Laki-laki.


"Nah kalau gini kan seru!" ucap Lili walaupun masih kesal.


Akhirnya Jia datang dengan tergesa-gesa"Huf Huf maaf putri hamba terlambat!"ucap Jia.Lili menoleh "Sudahlah lain kali jangan di ulang kembali!" ucap Lili, Jia terkejut"Putri ada apa dengan penampilanmu?"tanya Jia.


Lili tidak menjawab dan langsung pergi keluar.


Di luar kediaman.


Lili langsung lompat pergi ke pasar tanpa memberi tahu Jia dan orang-orang, Di pasar Lili seperti biasa membeli makanan dan melihat-lihat perhiasan sampai ada 1 perhiasan yang sangat indah.


"Paman berapakah harga perhiasan rambut ini?" tanya ramah Lili.


"Hanya 10 perak tuan!" jawab Penjual D.


Lili tak panjang pikir langsung membayar perhiasan itu dan kembali berjalan-jalan, Lili melihat seseorang yang sedang terluka di dalam gang, dan Lili mencoba memeriksanya.

__ADS_1


Benar adanya, seseorang sedang terluka saat ingin mendekati Laki-laki itu, laki-Laki itu mengacungkan pedang ke arah Lili "Siapa kau?Apa kau juga mengincar nyawaku?" ucap Lelaki itu dengan tatapan membunuh.


Lili yang tau dengan keadaannya, menggeser pedang Lelaki itu kemudian jongkok di hadapan Lelaki itu "Buat apa aku menginginkan nyawaku?sedangkan aku tidak tau siapa kau?" ucap Lili dengan sinis.


"Dan mengapa kau terluka parah seperti ini?" tanya kembali Lili.


"Tidak usah ikut campur, pergi sana!" ucap Lelaki itu dengan mendorong keras Lili, Lili kesal dengan sikap Lelaki itu"Kau ini, orang ingin membantu tetapi kau perlakukan seperti ini, biarlah kau mati di sini!"kesal Lili dan pergi.


Sedangkan Pria itu meringis kesakitan sambil memegang perut nya yang tertusuk itu, Lili yang sangat kesal tetapi juga tak tega akhirnya berbalik dan memapah orang itu"Apa yang kau lakukan!"sontak Pria itu


Lili menatapnya dengan dingin"Kau diam, atau ku bunuh kau lebih sadis dari ini!"ucap Lili.


Pria itu terkejut dan diam seribu bahasa, Lili kemudian pergi ke sebuah penginapan dan memesan kamar.


Di kamar....


"Iya atau kau ingin mati karena kehabisan dari" ucap malas Lili.


Pria itu akhirnya membuka bajunya dan Lili melihat Luka yang di terima Pria itu cukup parah tetapi di dalam obat yang diracik Lili diberi jurus penyembuhnya agar efek obat lebih terasa.


Lili dengan telaten memberikan obat itu, tak terasa Pria itu memperhatikan Lili dengan seksama"Puas menatapku jika tidak akan ku buat kau buta, mengerti!"peringat Lili mendongakkan kepala melihat wajah Pria itu, Pria itu menjadi gelagapan karena aksinya ketahuan.


Setelah Lili selesai mengobati pria itu, Lili memberikan baju baru untuk pria itu.


Saat sudah mandi dan berganti baju, Pria itu menunjukkan bahwa Ia seperti seorang bangsawan"Darimana asal mu?"tanya Lili.


"Aku berasal dari desa kecil!" bohong Pria itu.


Lili terkekeh "Sudahlah jangan berbohong, aku tanya sekali lagi darimana kau berasal?" ucap Lili dengan serius.

__ADS_1


"Aku tidak bisa memberi tahu mu?" ucap ragu pria itu.


"Baiklah sekarang aku ganti pertanyaan ku, siapa nama mu?" tanya Lili


"Ho Fengying" jawab Feng"Kau bisa memanggilku Feng atau Ying"ucap kembali Feng.


"Baiklah Feng aku harus pergi, kau bisa menempati tempat ini selama 5 hari untuk memulihkan tenaga mu! Karena aku sudah membayarnya" ucap Lili dan beranjak pergi.


"Tunggu apakah kita bisa bertemu?" tanya Feng dengan gugup.


Lili tersenyum dan berkata"Jika takdir maka kita akan bertemu kembali!"ucap Lili kemudian menghilang karena Ia pergi lewat jendela.


Feng tersenyum dan berguman"Wanita yang menarik!"


Lili akhirnya kembali dalam keadaan kotor karena saat perjalanan Lili terpeleset dan jatuh dari atas pohon ditambah lagi terjebur ke sungai membuat Ia semakin sial.


Kediaman Lili.


Jia terkejut"Putri dari mana saja? Mengapa putri menjadi seperti ini hemm?"ucap Jia menahan ketawa, Lili kesal"Tertawa lah sepuas mu!"kesal Lili kemudian pergi ke dalam kamarnya.


"Putri tunggu!" ucap Jia masih tersenyum-senyum sendiri.


Hari itu menjadi hari yang paling sial karena kejadian yang dia alami dari pagi hari sampai masuk sungai.


Kasian sekali yah tapi apa boleh buat, ya kan Guy!!!


Jangan lupa vote, like and komen !!!


Salam dari Author❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2