
.
.
.
🧩🧩🧩🧩
Sebelumnya....
"enggak aku gak pergi cuma pura pura pergi jadi tenang aja" jawab Lili di dalam hati.
***_______***
Suasana menjadi sendu dan tegang karena di dalam terdengar suara teriakan seseorang dia adalah Xiu.
"AAAAAAAA GAK BISA,Lili kau tidak bisa meninggalkan gege mu kalo Lili pergi maka aku akan ikut bersamanya" frustasi Xiu,Dia memecahkan, menjatuhkan semua barang memporak poranda seluruh isi kamar sang adik itu.
"Xiu TENANGLAH DIA SUDAH PERGI SADARLAH" ucap Jun yang mencoba menahan tubuh sang kembarannya yang sedang gila dan hilang kendali.
"Benar apa yang di katakan Jun kau tidak boleh seperti ini, Lili tidak akan suka" bujuk Rey,sedangkan Shi membeku terkejut karena akibat ulah kakak perempuan satu-satunya itu gege nya akan bersikap seperti ini.
"Habislah jie jie,gimana kalo ini akan ketahun jangan jangan aku juga kena aduh" batin Shi sambil gemetar ketakutan "Jie jie cepat kalo tidak istana ini bisa-bisa rata menjadi tanah" tambah Shi.
Sedangkan biang kerok atau biang keladinya mencoba tenang karena sedikit bersalah juga terkejut "Wow reaksi yang di luar ekspetasi ku, hem gimana cara mengakhirinya ya" pikir Lili dengan keras.
"Gak bisa Jun aku gak bisa hidup tanpa Lili, lalu apa gunanya aku hidup jika jiwaku sudah pergi" ucap Xiu sendu,kemudian Jun memeluk Xiu "tenang pasti ada keajaiban kita tunggu saja" ucap Jun, "Jun apa kita akan memberi tau yang mulia kaisar dan permaisuri" tanya Alex.
__ADS_1
Jun hanya menggeleng,"Jangan kita tunggu besok mungkin saja Lili bangun"ucap Jun walupun tak yakin.
"Buat apa menunggu besok kalo aku sudah bangun gege" ucap Lili, semua orang yang mendengar suara yang sudah lama di nantikan terkejut dan membeku karena bukankah kata tabib Wei dia sudah pergi.Spontan mereka membalikkan badan mereka dan membulatkan matanya.
"LILI KA.....KAU APAKAH KAU MASIH HIDUP" gugup Xiu karena terkejut dan tentunya senang karena adiknya tak jadi pergi.
(Jadi kasian sama mereka haduh kerjaan Lili ini ngapain ngerjain mereka sih)
Lili kemudian merenggangkan otot dan menyilang kan kakinya di atas tempat tidurnya itu, "Ah ! aku lelah tidur terus, dan ya iyalah aku masih hidup masak wanita cantik kayak aku pergi terlalu cepat" ucap Lili dengan sedikit nada centilnya kemudian ada lengan yang kekar memeluk Lili.
"Hiks hiks kau masih hidup apa kau tau betapa gilanya aku tau kau pergi" ucap Xiu yang memeluk Lili seperti bayi yang akan kehilangan ibunya "Cup cup gege ku yang tampan kenapa jadi bayi gede sih" goda Lili.
"Sejak kapan kamu bangun? karena seharusnya yang paling heboh saat kau sudah pergi adalah Shi sedangkan Shi sejak tadi sepertinya tenang-tenang saja" tanya Jun karena benar adiknya yang paling bungsu itu menangis setiap menjaga Lili dan juga sedikit keheranan dengan sikap Shi yang tenang itu tidak seperti biasanya.
"Hem gimana ya aku bangun sejak tadi malam!" ucap santai Lili(Kagak ada rasa berdosa nya elu Lili😑)
"Apa kau tidak tau betapa sedihnya kami mendengar kau sudah pergi?" marah Jun yang menjewer adiknya yang nakal itu, "A...aduh gege iya kan itu anuh a...aduh sakit sakit lepasin dulu" rintih Lili akhirnya Jun melepaskan telinganya, "Jadi apa alasanmu" ucap dingin Jun dalam mode marah.
"Itu jadi aku ngerjain kalian itu sebagai rasa kasih sayang ke kalian terus aku gak nyangka Xiu gege jadi menggila aku juga ada rasa bersalah karena mengerjai kalian tapi apa boleh buat karena sudah terlanjur jadi maafkan aku dan terima kasih karena menjagaku sepenuh hati" ucap Lili yang menundukkan kepalanya dan tiba-tiba menangis.
Jun menghela nafa kasar kemudian berjalan ke arah adiknya tersayangnya itu, Ia memeluk sang adik "Lili tidak seperti itu juga kamu melakukannya, kau tau kami yang mendengar bahwa kau sudah pergi betapa terpukulnya kami, mungkin jika bukan Xiu yang menggila mungkin aku yang akan gila karena kau tau sendiri kan bahwa aku sangat sensitif jika itu berhubungan dengan mu dan untung kami tidak memberi tau bunda dan ayah apa kamu pikirkan jika mereka tau tentang ini" ucap panjang lebar Jun yang menasehati adiknya itu.
Lili memeluk gege nya itu "Hiks hiks maafin Li mei gege, Lili menyesal karena melakukan itu maafin Lili" tangis Lili "Sudah sudah jangan menangis nanti cantiknya hilang,janji ya lain kali jangan melakukan hal seperti itu" ucap Jun menghapus air mata sang adik kemudian memeluknya kembali.
"Hei aku juga mau meluk Li mei" kesal Xiu kemudian menyusul memeluk Lili.
"Oi aku juga enak aja kalian memeluk Li jie ku" ucap Shi sambil berlari menuju tempat tidur Lili karena tak terima gege nya memeluk Jie jie nya itu.
__ADS_1
Sedangkan Rey dan Alex jangan di tanya terkejut sih iya tapi kemudian mereka bersikap biasa-biasa saja karena mereka tau bahwa tuannya itu benar-benar unik.
Setelah sesi marah-marah dan menangis,Lili membersihkan diri begitu juga dengan para pria tampan kesayangannya itu.Kemudian malam tiba Lili bersama Jia pergi ke ruang makan untuk bergabung dengan saudara dan sahabatnya itu, saat itu lili memakai hanfu toska dan putih.
CANTIKNYA OH MY GOD.
Saat di ruang makan.....
Di sana sudah ada saudara dan sahabatnya yang setia menunggu dia.
"Maafkan aku karena terlambat ya, biasa kalian taukan kalo perempuan lama berhiasnya" ucap Lili sambil menuju tempat duduk yang sudah di sediakan sedangkan para pria tampannya itu memutar matanya dengan malas.
"Jie jie lama sekali aku sampai lapar" kesal Shi, "he he he maaf jadi ayo kita rayakan kesembuhan ku"ucap Lili dengan senang.Kemudian hanya suara sibuk sumpit yang mengambil makanan, hening tak ada suara dan kadang kadang ada sela canda tawa sampai...
" Gege,Shi aku ingin berbicara setelah kita selesai makan dan juga Rey dan Alex"ucap serius Lili, sedangkan Xiu, Jun, Shi, Alex ,dan Rey menaikkan satu alisnya keheranan tak lama mengangguk nya.
°\=°\=°\=°\=°\=°\=°\=°\=°\=°\=°\=°
APA YANG INGIN DI BICARAKAN LILI YA ! ! !
PADA KEPO KAN JADI IKUTI TERUS CERITANYA...
Maaf ya kemarin tidak Up karena Author lagi eror😁😁
Salam dari Author ❤❤❤
__ADS_1