
.
.
.
🧩🧩🧩🧩
Sebelumnya.....
Saat Lili tidur kembali membuat Rey bernafas lega"tatapan itu sangat menakutkan"batin Rey sambil memegang tangannya yang merinding.Dan dia memutuskan kembali ke kamarnya karena jika Putri sudah berjalan dengan tatapan itu maka dia tidak akan pergi lagi.
---------
Selama Lili masih dalam perawatan ada seorang ibu yang selalu mencemaskan keadaannya siapa lagi kalau bukan Permaisuri Ji.
Permaisuri sudah khawatir kepada Lili semenjak para putra-putra tercintanya kembali tanpa Lili, Di kediaman Phoenix Permaisuri Ji sedang meminum teh dengan putera pertamanya Hui.Tiba-tiba gelas yang dia pecah membuat Permaisuri khawatir, "Ada apa bunda?" tanya Hui dengan lembut.
"Entahlah bunda tiba-tiba merasa takut akan kehilangan sesuatu yang berharga! Apa jangan-jangan terjadi sesuatu pada Lili?" ucap Permaisuri dengan wajah pucat.
Hui yang tau akan kekhawatiran ibundanya itu mencoba menenangkannya, bagaimana pun siapa yang tidak cemas jika putri mereka berada di suatu tempat tetapi hilang kabar dan melarang mereka ke tempat putrinya berada.
"Bunda jangan berfikir seperti itu! Lili pasti baik-baik saja. Dan jagalah kesehatan bunda kalau Lili pulang bisa-bisa ayah dan aku kena marah jika bunda sakit" ucap Hui, "Baiklah bunda akan istirahat" ucap lemah Permaisuri Ji, kemudian Hui meninggalkan wanita cantik yang termakan akan usia itu.
Permaisuri Ji tertidur dan bermimpi sesuatu.
__ADS_1
Di dalam mimpi☄☄☄
Permaisuri bertemu dengan Lili, dan betapa terkejutnya dia bisa bertemu dengan putri satu-satunya itu. "LI....Lili anak ku kau kembali" ucap terharu permaisuri, tetapi Lili hanya berdiam diri dan menatap ke arah Permaisuri dengan tatapan yang aneh.
"Nak ada apa nak? jangan membuat bunda mu takut nak?" ucap Permaisuri Ji karena dia belum pernah melihat ekspresi itu dari lili juga wajah yang sangat pucat itu.
Tiba-tiba Lili mengucapkan kata-kata yang membuat Permaisuri semakin khawatir, kata-kata itu "Bun.....bunda tolong Lili, Lili kesakitan bun hiks hiks Lili gak kuat bun rasa sakit ini membunuh lili secara perlahan hiks hiks" ucap Lili sambil menangis.
"Lili sayang apa yang sakit katakan pada bunda?" ucap Permaisuri cemas bukan main, "Bunda hiks hiks rasa sakit ini menghancurkan diri ku bunda hiks tolong Lili bunda, Lili kesakitan tolong hentikan rasa sakit ini bunda hiks hiks" ucap kembali Lili tetap menangis.
Permaisuri melangkah ke arah Lili, baru 3 langkah dia melihat Lili berteriak seperti orang kesakitan.
"BUNDA AAAAA SAKIT BUNDA API ITU MEMBAKAR KU LAGI BUNDA AH SAKIT HIKS BUNDA TOLONG" teriak Lili seperti orang yang di bakar hidup-hidup tetapi tidak ada api.
"Apa yang harus aku lakukan Lili,lili nak ada apa nak" batin Permaisuri menatap Lili dengan nanar.
"Li....lili gak mungkin LILI ANAK KU HIKS HIKS" teriak Permaisuri tak sanggup.
Akhir mimpi
Pelayan yang mendengar teriakan Permaisuri Ji melaporkan kejadian itu ke Kaisar Li. "Yang Mulia permaisuri berteriak memanggil nama putri Lili" ucap Pelayan sambil tergesa-gesa.
Kaisar langsung pergi melihat keadaan istrinya itu, "Ji mei Ji mei bangun" ucap khawatir Kaisar, Permaisuri membuka mata dengan keringat yang bercucuran. Dia terbangun dan memegang tangan suaminya itu"Ka....kaisar aku melihat Lili kecil ku kesakitan ayo kita bantu dia kaisar"ucap Permaisuri dengan panik.
"Tenanglah Lili baik-baik saja Ji mei" ucap Kaisar Li menenangkan istrinya, "Ti....tidak aku melihat Lili berteriak kesakitan dan terjatuh ke jurang ayo kita ke lili sekarang Yang Mulia dia kesakitan hiks hiks" paksa Permaisuri Ji sambil menangis.
__ADS_1
"Lili putri ku hiks hiks" tangis Permaisuri Ji.
"Ji mei dengarkan aku Lili pasti tidak apa-apa tunggu sampai mereka mengirim surat" ucap Kaisar Li sedikit membentak, "Tidak putri ku menunggu ku" ucap Permaisuri tetap keras kepala, membuat Kaisar langsung membuat istrinya itu pingsan(Kejamnya anda kaisar).
Kaisar Li menyuruh pelayan menjaga permaisuri sedangkan dia pergi ke kediamannya untuk membahas masalah ini kepada putra-putranya.
Kamar Kaisar🐉🐉🐉
"Ayah ada apa" ucap Jun, "Bunda kalian bermimpi bahwa Lili menderita dan berteriak kesakitan" ucap Kaisar memijat kepalanya karena pusing akan masalah putri satu-satunya itu.
"Apa ?tapi aku juga merasakan perasaan yang kurang nyaman dan khawatir entah tentang apa" ucap Xiu.
"Tenanglah kita tunggu saja surat dari mereka" ucap Kaisar Li.Hui dan Shi diam saja karena mereka berharap apa yang di rasakan saudara dan bundanya tidak benar dan mereka tidak ingin kehilangan Lili seperti dulu.
Setelah perbincangan itu mereka pergi ke kediaman mereka masing-masing.
Di istana Hutan Mata Air Pelangi.
"AAAAA pergi kalian, kalian membuatku susah bernapas" ucap seseorang dengan menghancurkan seluruh kamarnya.
Sejauh-jauh nya seorang anak dari ibunya pasti seorang ibu kan mendapatkan pertanda jika anaknya berada dalam bahaya.Maka dari itu sayangi ibu kalian dengan sepenuh hati
Waduh siapa yang berteriak ya ?
Mau taukan jadi ikuti terus ya!
__ADS_1
jangan lupa vote, like and komennya.
Salam dari Author❤❤❤