Takdir Sang Putri

Takdir Sang Putri
Eps.39 Kenangan yang di rindukan


__ADS_3

.


.


.


🧩🧩🧩🧩


Di Hutan Mawar Es, seorang pria tampan yang sangat merindukan kekasih yang sudah lama tidak ia jumpai.Walaupun cinta itu tak di ketahui oleh wanita yang ia cintai, Lelaki itu Dewa yang memiliki julukan Pedang Es dari Langit yang mampu membekukan dunia dengan satu hentikan jari.


Dia bernama Dewa Es.



Yah beginilah wujud Pedang Es Langit atau Dewa Es........🌚🌚🌚


Dewa Es sangat merindukan Lili yang merupakan satu-satunya wanita di hatinya, entah itu cinta pertama atau cinta sejati. Dan Dewa Es percaya jika cinta yang dia maksud merupakan cinta sejatinya, dan saat dia ingin mengungkapkan perasaannya dia terlambat dan saat berita atas kematian Dewi Kehidupan(Lili) dia sangat hancur.


Dan meminta sahabatnya Kaisar Langi(Kak Qiang)untuk memerintahkan dia menjaga Hutan Mawar Es. Kenangan itu terus muncul seperti menghantuinya, dan di ketahui bahwa Dewa Es sudah tumbuh bersama Lili semenjak mereka pertama kali bertemu.


Dewa Es melihat hutan yang memiliki banyak bunga mawar yang membeku di sertakan oleh hutan yang selalu turun salju, sama seperti hatinya yang membeku karena kehilangan orang yang dia cintai.


Dewa Es berdiri di tepi sungai yang membeku, tepatnya di bawah pohon yang berwarna putih karena julukan pohon itu 'Pohon Putih'."Aku merindukan mu Dewi-ku"ucap Dewa Es dan menutup matanya merasakan udara dingin yang berhembus, Ia mengingat saat pertama kali Lili bertemu dengannya.

__ADS_1


Flashback On


Di Musim Dingin, terdapat Dewa Es kecil yang berdiri diam di bawah pohon yang dia sukai, saat beberapa anak mengganggunya dia tidak mempedulikan nya.Dan saat satu anak akan menamparnya ada satu tangan mencegahnya"Berani sekali kalian mengganggu orang ku hah"tegur Dewi Kehidupan kecil(Lili kecil).


"A.....ampun tuan putri" ucap gemetar anak yang akan memukul tadi,"Sekarang Pergilah"bentak Lili kecil dan anak-anak itu lari ketakutan akibat gertakan Lili kecil.Dewa Es yang terkejut akan hal itu masih tak bergeming karena terkejut, Lili kecil melambai-lambaikan tangannya karena anak yang di depannya bengong.


"Hei.....Siapa namamu?" ucap Lili mengguncang sedikit lengan Dewa Es kecil.


Dewa Es terkejut dan agak linglung "Ah panggil saja Meng"ucap Dewa Es kecil, Lili menggelengkan kepalanya" Tidak-tidak aku akan memanggilmu kak Pooh dan salam kenal aku Lili"ucap Lili kecil.


"Hah kenapa kamu memanggilku Kak Pooh?" heran Dewa Es kecil, "Karena aku menyukaimu dan aku memberimu julukan karena kita telah berteman" ucap Lili dengan tersenyum lebar,"Hah!? sejak kapan kita berteman?"tanya Dewa Es kecil."Sejak aku menyelamatkanmu! sudah dulu ya aku harap kita bertemu lagi"seru Lili pergi menjauh meninggalkan Dewa Es kecil sendiri.


"Hem kak Pooh! baiklah aku akan bertemu denganmu kembali kelinci manis ku" batin Dewa Es kecil terkekeh dan pergi kembali ke rumahnya.


Dewa Es yang mengingat itu tersenyum, dan "Wah! Ada apa ini sahabatku tersenyum?Jangan-jangan memikirkan pertemuan kalian kembalikan?" tebak seseorang siapa lagi kalau bukan Kak Qiang(Kaisar Langit).


Dewa Es langsung bermuka datar setelah mendengar suara sahabatnya itu dan hanya menjawab pertanyaan sahabatnya itu dengan berdehem."Ada apa kau di sini Kaisar yang super sibuk?"ucap ejek Dewa Es.


"Astaga kenapa kau dengan adik ku sama sih?apakah ada alasan jika aku datang ke sini?" keluh Qiang.


"Hah maksudmu kelinci manis?" ucap Dewa Es menebak-nebak.


"Ya iyalah kalau bukan dia siapa lagi?" ucap Qiang dengan malas karena lagi tidak mood dan Dewa Es menyemburkan tehnya karena terkejut."Apa!? jadi kau sudah menemukannya?Dimana dia?"ucap Dewa Es dengan semangat,"Yeh! giliran ini aja udah balik gilanya"ejek Qiang.

__ADS_1


"Jadi dimana dia?" ucap Dewa Es tak menghiraukan ejekan Qiang.


"Di sekarang berada di kerajaan Qin, dan aku akan memberi tahu sesuatu? Aku menyuruh dia untuk mengambil senjata pusaka kekaisaran yaitu Kapak Harimau suci dan Pedang kegelapan yang aku taruh di sini!" ucap Qiang.


"Oh baiklah! karena aku sudah tau dimana dia? jadi kau bisa pergi sekarang" usir Dewa Es."Astaga cuma kau yang berani mengusirku, aku ini Kaisar Langit tau!?"ucap Qiang agak kesal.


"Lantas, bahkan jika kau itu Kaisar Langit! kau tak akan melakukan apapun kepadaku" ucap santai Dewa Es.


"Haduh! sudahlah aku pusing memikirkan kau, dan sekarang aku akan pergi dan bertemu Dewi-ku tercinta! Dewi-ku tunggu aku!" ucap Qiang dan pergi."Dasar budak cinta" ejek Dewa Es, "Kerajaan Qin ya hemmm? Aku akan bertemu kembali dengan kelinci manis ku lagi" Ucap pelan Dewa Es sambil senyum-senyum sendiri dan kembali ke Istananya yang ada di dalam inti Hutan Mawar Es.


€€€€€€€€€€///_///


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Wow apakah Dewa Es akan mengunjungi Lili?


Yuk ikuti terus cerita ini !!!


Jangan lupa untuk vote,like and komen ya!


dan terima kasih yang sudah mendukung novel ku iniπŸ’«πŸ’«πŸ’«


Salam dari Author❀❀❀

__ADS_1


__ADS_2