
"Ya!! Apa Sekarang kau tidak pura pura lagi?"
"Kau Telah Sukses, Wow bagaimana Bisa seorang tukan kebun menjadi pengusaha sekaligus seniman?" Tanya Raina yang tidak menyangka
"Aku bertanya padamu Raina, bukannya menjawab pertanyaan ku kamu malah balik bertanya" seru juna dengan kesal
"Kamu juga tidak menjawab pertanyaan ku"
"Rai" Juna menghembuskan nafasnya kasar .."Baiklah semua orang bisa sukses tergantung niat dan kerja keras" Balas juna
"Dan semua orang juga bisa berubah karna suatu keadaan Dan waktu " Timpal Raina
"Dan aku tidak pura pura melupakan mu juna tapi aku benar benar tidak mengira bahwa juna di depanku ini adalah juna si tukang kebun.. Maafkan aku"
"Dan Sekarang kamu sudah tau, apakah kamu akan bersikap dingin lagi padaku Rai?" Tanya juna
"Tentu saja tidak juna kau pria asing terbaik yang perna aku kenal juna" Balas Raina dengan tersenyum bahagia
"Pria Asing?" Tanya juna dengan mengankat satu ujung alisnya
"yah" Balas Raina dengan mengerutkan alisnya
"Jadi selama ini kamu menganggapku pria Asing saja?" Ujar Juna cukup kecewa
"Tunggu, Apa Aku melewatkan sesuatu? Apa maksud dari ucapan mu tadi juna? Tidak bisa melupakan Ku sedikit pun? " Ucap Raina dengan tersipu malu secepatnya ia
menyembunyikan kegugupannya
"Apa Sekarang kau pura pura tidak mengerti Raina?" ucap Juna
"Yah aku memang tidak mengerti" pura pura Raina dengan terkekeh dalam hati melihat raut wajah kekesalan juna
"Raina Chada kamu mengesalkan tapi aku Cinta... Shitt " Lagi lagi Juna keceplosan karna merasa kesal
"Kau Mencintaiku? Haha Apa Begitu Cara orang mengatakan Cinta? " Tawa Raina pecah membuat Juna salah tingkah
Juna kau selalu bisa membuatku tertawa lepas, bahkan kamu bisa membuatku melupakan kesedihanku, Entah kenapa aku sangat nyaman dengan mu juna. batin Raina
"Raina maafkan aku, aku salah---
"Kenapa kamu meminta maaf apa maksudmu kamu Salah Bicara? " Potong Raina ia ingin menguji Juna
__ADS_1
"Ah tuan Juna baru saja aku ingin mengatakan si wanita mengesalkan ini Sepertinya juga Ada rasa terhadapmu tapi sudalah" Lanjut Raina lagi, ia meninggalkan Juna yang terdiam kaku tidak menyangka dengan balasan Raina
"Bukan begitu maksudku Rai, Aku salah karna mengatakannya dengan tidak romantis" Balas juna namun Raina tidak menggubris
"RAINA CHADA, AKU MENCINTAIMU" Teriak juna yang mengundang banyak perhatian orang
Raina menghentikan langkahnya Iya Tersenyum Jail " AKU MEMBENCIMU TUKAN KEBUN TAPI AKU JUGA CINTA" Balas Raina Dengan Lantang
Mendapat Jawaban Raina membuat Juna bersorak Bahagia Dengan cepat Juna menghampiri dan memeluk Raina Dari Belakang
"Benarkah yang ku dengar ini Rai?" Juna memastikan
Raina mengangguk dengan tersipu malu "Apa sekarang tukan kebun ini Kekasihku? " Ucap Raina dengan Jail
"Bukan, Tukan kebun ini bukan kekasihmu tapi calon suami mu" Balas juna dengan mencolek hidung Raina
"Calon Suami?"
"Iya Karna Setelah sampai Dirumah mu aku akan melamarmu pada ibu mu Rai"
"Hah Secepat ini kita baru saja saling mengungkapkan perasaan Juna" jawab Raina Dengan kaget
"Ini tidak cepat Rai aku telah Lama menunggumu, empat tahun Rai" Terah Juna
"Oh Rupanya Wanita yang ku cintai ini juga sangat jahil" Juna menggelitik Raina membuat Raina merasa geli, ia tertawa menjerit jerit
Inilah Raina ku, Aku Telah mendapatkannya Kembali,,, Raina periang .
...Juna...
...~~~...
Raina yang Telah berbahagia mendapatkan kebahagiaannya bersama Juna, lain halnya dengan Frisyam yang begitu cemas memikirkan keadaan shanum
"Kamu Tenang Saja dia tidak apa apa, Sepertinya kejadian itu membuat perkembangan pada ingatannya" Tutur Dokter james
Mendengar penuturan dokter james frisyam merasa lega sekaligus cemas, entah apa yang ia pikirkan
"Apa ingatannya akan kembali dok?" Tanya frisyam kemudian
"Belum Bisa Di pastikan sebelum ia sadar"
__ADS_1
Frisyam hanya terdiam mendengar ucapan dokter James
"Apa Ada Masalah Lain?" Tanya dokter james
"Tidak Ada "
"Lalu Apa Rencana mu selanjutnya? "
"Aku ingin cepat menikahinya" terah frisyam yang mengungkapkan isi hatinya
"Meskipun ingatanya belum kembali?" Tanya dokter james
"Iya"
"Satu Hal yang ku takutkan jika ingatan masa lalunya kembali namun Ia tidak mengingat masa sekarangnya Hal itu hanya akan memperburuk masalah, Apalagi yang Di alaminya sangat buruk"
"Bagaimana Bisa Dia melupakan Masa Sekarangnya jika ingatan masa lalunya kembali?" Frisyam cukup bingung
"Temanku perna menghadapi kasus hampir mirip seperti ini dan wanita itu terjebak dalam masa lalunya dan akhirnya... ah sudahla itu tidak perlu di ungkit tergantung cara orang menghadapinya dan Semoga nona shanum Tidak seperti itu karna Dia bukan wanita lemah"
"Sebenarnya cukup mudah membuat ingatan masa Sekarang kembali dari pada masa lalu tergantung jika pasien ingin bekerja sama" Lanjut dokter
"Pikirkan Baik Baik" Dokter james menepuk Bahu frisyam dan keluar dari kamar tersebut
Fikiran frisyam begitu kalut hati dan logikanya terus berperang haruska ia menikah dengan shanum sebelum ingatannya kembali atauka setelah ingatannya kembali namun yang membuat frisyam Di lemah bagaimana jika shanum tidak mau lagi menikah setelah ingatannya kembali, Apalagi saat frisyam mengingat ucapan shanum sebelum kembali dari tempat Festival..
Entah Kenapa Aku Merasa Bosan Jika Membahas Tentang Pernikahan
itulah yang membuat frisyam takut, ia tidak ingin kehilangan Shanum lagi wanita yang paling ia cintai setelah ibunya
"Keputusanku sudah bulat Kita harus segera menikah, aku tidak ingin kamu pergi lagi dari sisiku shan, kecuali tuhan yang memisahkan kita, Aku tidak perduli akibat setelah itu meskipun aku yang akan menderita aku rela, Aku Tau aku egois, Tapi Biarkan kali ini aku egois " gumam frisyam iya memegangi tangan shanum menciuminya berkali kali sambil meminta maaf
"Shan!! Kamu Tau Kenapa Aku Menjadi Seegois Ini, Ini Semua Karna Dirimu, kamu Tau Bagaimana Terpuruknya Diriku Setelah kamu Memilih Hamson Saat Itu Dengan Susah Payah Aku Bangkit Dari Keterpurukan Itu Shan Meskipun Aku Jauh Darimu, Aku Di Negara Orang Aku Tetap tidak Bisa Melupakan Mu, Aku Seperti Seorang Pria Yang Patah Semangat Hanya Karna Wanita Bukankah Itu Suatu Hal Gila.. Yah Aku Memang Gila Itu Semua Karna Dirimu, Berulang kali Ibuku Mengatakan Lupakan Dia Masih Banyak Wanita Yang Lebih Baik Darinya, kamu pantas bahagia, Tapi Hatiku Tidak Bisa Shan Namun Perlahan Waktu Terus Berjalan Hingga Aku Mulai Untuk Merelakan Dirimu, Namun Takdir Mempermainkanku Saat Aku Mulai Ingin Bangkit Dan Ingin Mencoba Hal Baru Tiba Tiba Kamu Hadir lagi Dalam Hidup ku Saat itu kamu Berada Di Hadapanku, Aku fikir Hanya Berhalusinasi Namun Nyatanya Itu Memang Dirimu, Bukan kah Takdir Terlalu Jahat Padaku" Ujar Frisyam Dengan Menangis
"Dan Kali Ini Biarkan Aku Memilih Takdir Ku Sendiri AKU AKAN MENIKAHI MU DAN TIDAK AKAN ADA YANG BISA MENGHALANGINYA SEKALIPUN ITU TAKDIR " kekeh frisyam Dengan Mengusap Air Matanya
...Sekali Ku Genggam Takkan Ku Lepaskan . ...
...Frisyam chaident ...
Bersambung...
__ADS_1
Hampir Tamat Readers Mohon Partisipasinya 😁
Like kek, komen kek hehe 🤭