Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Belengguh jack


__ADS_3

Maemuna hilir mudik tidak karuan kadang ia menentang kopenya kadang meletakkannya kembali sudah berkali kali ia melakukan hal tersebut, ia begitu bimbang sehingga sebuah pesan notifikasi masuk ke handpone nya


Matanya terbelalak kadang melihat isi pesan tersebut


("Telat tiga puluh menit kau tidak sampai, kau akan melihat mayat ku")


secepat kilat ia menggapai kopernya, ia berlari kecil ke luar apartemen mencari sebuah taksi atau ojek online yang sedang lewat dengan keadaan yang gelisah, ia tidak peduli harus naik apa yang penting sampai tujuan tepat waktu


Dengan susah payah Akhirnya ia telah sampai ke apertemen tujuannya deruh nafasnya terdengar begitu kasar, ia mengambil nafas kemudian menghembuskannya perlahan


Ting..


maemuna menekan tombol kamar apartemen tersebut,, Muncul lah seorang pria tampan di balik pintu kamar ia menatap maemuna dari ujung rambut sampai ujung kaki, pria tersebut menggeleng melihat penampilan maemuna yang begitu acak acakan


"kenapa kau terlambat?"


Aiss apa apaan ini bukannya mempersilahkan aku masuk terlebih dahulu ia malah mengomel maemuna membatin


"Masuklah apa kau hanya diam saja di sini" jack kembali berucap


Dengan perasaan takut Maemuna melangkahkan kaki nya masuk ke apartemen jack


Sesampai di dalam apertemen maemuna maemuna memperhatikan seisi ruangan tersebut


"Apartemennya sangat mewah" Batinnya


"ehh tunggu dulu! kenapa hanya ada satu kamar?" ucapnya kemudian


"Memang hanya ada satu kamar"


"Lalu aku tidur di mana? "


"Di kamar" jawab jack singkat


"Lalu kau? "


jack geram dengan pertanyaan maemuna


"Tentu saja di kamar"


"kita sekamar?"


teriak maemuna dengan kagetnya


"iya"

__ADS_1


"Tidak tidak mana mungkin kita sekamar"


"Kau tenang saja aku tidak akan macam macam"


"Tapi..."


"Sudalah aku tidak ingin berdebat"


jack pun menuju ke kamar, maemuna hanya pasrah mengikutinya dari belakang sesampai di dalam kamar jack menkatuhkan tubuhnya di atas sofa ia menatap barang yang maemuna tenteng..


"Sudah ku katakan kau tidak perlu membawa apa apa ke apartemen ini"


Maemuna mengerutkan alisnya apakah dia ingin melihatku bertelanjang sehingga ia tidak mengizinkan ku membawa apa apa, Maemuna bergelindik ngeri, "aiss Dia benar benar sudah gila"


maemuna menggerutu namun hanya di dalam hati saja


jack yang melihat tingkah aneh maemuna mengerti akan pikiran kotor wanita di hadapannya itu, ia langsung menyentil hidung maemuna


"Hentikan pikiran kotormu itu, aku telah menyiapkan semua keperluan mu di sini dan semuanya ada di dalam lemari itu"


"auh"


pekik maemuna ia tersentak kaget akan perbutan jack ia memegang hidungnya kemudian mengerucut kan bibirnya


"Dasar laki laki menyebabkan" umpat maemuna kecil saat melihat jack hilang di balik pintu toilet


Wow banyak sekali gaun gaun mewah dan apa ini? Mata maemuna terbelalak melihat benda kecil yang ada di dalam laci lemari "dia bahkan menyediakan ku pakaia dalam,, apa iya tau ukuran ku? " ia syok dan menggeleng kepala


"Apa itu cocok dengan ukuran mu? "


"Tanya jack yang Tiba tiba keluar dari kamar mandi"


Secepat kilat maemuna menutup kembali lemari pakain itu


"A aku tidak tau a ku belum mencobanya"


Jawabnya dengan gagap, seketika ia membalik badannya, ia tambah terbelalak melihat jack bertelanjang dada, hanya handuk yang terlilit di pinggngnya


"aaaaa....Apa yang kau lakukan?" Teriak maemuna menangkupkan kedua tangannya di wajahnya..


ujung bibir jack terangkat besamaan dengan satu alinsya, melihat tingkah maemuna


"Kenapa kau berteriak? "


"What? kau bertanya, apa kau tidak sadar kau mengotori mataku yang suci ini"

__ADS_1


"aku bukan sampah yang bisa mengotori mata mu Turungkan tanganmu itu"


"Tidak aku tidak mau sebelum kau memakai baju"


Jack mendekati maemuna kemudian menarik paksa tangan maemuna alhasil tangan maemuna terlepas sontak Maemuna menelan salivanya melihat bentuk tubuh jack yang sixpack sepersekian detik iya memeramkan Matanya kembali..


"Kau tidak perlu berlebihan muna, kau seperti gadis polos saja"


ucap jack kemudian melangkah ke arah lemari mengambil pakaian dan mengenakannya..


"Hey aku ini memang masih polos" jawab maemuna dengan suara cempreng nya tanpa membuka matanya


"Benarkah? aku tidak percaya,, tapi sampai kapan kau akan menutup mata nu? "


"Sampai kau mengenakan pakaian"


"Baiklah kalau begitu aku tidak akan mengenakannya"


Jack membaringkan tubuhnya ke atas tempat tidur ia senang sekali mengerjai maemuna


aiss manusia satu ini benar benar menguji kesabaranku maemuna menggerutu


Dengan perlahan ia membuka matanya ia sudah merasa gerah, ia begitu jengkel melihat jack yang telah berpakaian dan berebahan dengan begitu santainya


"Jack....." teriaknya namun jack tidak menggubris nya


Dengan perasaan dongkol ia masuk ke dalam kamar Mandi,, beberapa menit kemudian ia telah selesai dengan ritual mandinya ia keluar dari kamar mandi dengan berpakain lengkap


Rupanya ia tidak memaikai pakaian yang jack siapkan ia hanya memakai pekaia yang ia bawa sendiri..


maemuna berjalan menuju meja rias yang terletak di dekat tempat tidur, yang telah jeck persiapkan untuknya ...


Ia memperhatikan jack ternyata pria itu telah terlelap di alam mimpinya


Dengan tersenyum licik maemuna memanfaatkan itu untuk meluapkan segala kekesalannya pada jack ia mengumpati jeck dan terus menggerutu,


"Dasar kau pria tidak bermoral sampai kapan kau akan membelenggu ku" ucapnya sambil menunjuk nunjuk wajah jack


"Apa yang sedang kau lakukan"


Jeck tiba tiba membuka matanya, Dengan gerakan cepat jack memegang telujuk tangan maemuna na menariknya hingga maemuna jatuh ke pelukanya


"aaaaaa..." maemuna kaget ia berteriak histeris


Bersambung...

__ADS_1


Like komen and vote 🙏🙏


__ADS_2