
Frisyam membawa shanum ke suatu tempat ia juga menutup mata wanita itu dengan sebuah kain, sesampai di tempat tujuan frisyam menuntun shanum menaiki sebuah benda yang shanum tidak tau benda apa itu iya hanya menurut pada frisyam
Shanum merasa ada pergerakan pada benda yang ia naiki, shanum merasa takut iya menggenggam erat tangan frisyam
Frisyam tau akan ketakutan shanum, perlahan frisyam melepaskan tangannya yang di genggam oleh shanun dan mulai merangkul bahu shanum kemudian tangan kirinya kembali menggaenggam tangan wanita itu
"Jangan takut!! sebentar lagi aku akan membuka penutup mata mu" frisyam berucap kemudian menatap wajah shanum dengan begitu dekat bahkan sakin dekatnya bibir mereka hampir bersentuhan
Shanum yang sedang memalingkan wajahnya itu hanya terdiam ia tidak tau bagaimana posisi nya dengan frisyam saat ini tapi ia tau wajah frisyam begitu dekat dengannya, ia bisa merasakan deruh nafas lelaki itu
Frisyam tersadar ia hampir saja hilang kendali melihat bibir kecil shanum cepat cepat iya menjauhkan wajahnya ia tidak ingin melakukan kesalahan karna nafsunya itu, ia tidak mau shanum menjadi emosional
Setelah beberapa menit frisyam merasa sudah sangat pas ia mulai membuka penutup mata Shanum ...
Shanum terbelalak ia begitu speechless, ia tidak percaya di mana dirinya berada, bahwa saat ini dirinya sedang mengudara,!! ia merasa sangat bahagia, iya menatap frisyam seolah olah tatapan matanya mengatakan benarkah semua ini nyata
Frisyam tau arti tatapan shanum ia pun Mengangguk, shanum merasa ini sungguh luar biasa ia kembali menatap di sekitarnya banyak sekali balon udara yang indah di sekeliling nya
shanum tidak bisa mengekspresikan perasaannya matanya sampai berkaca kaca
Frisyam yang melihat shanum begitu bahagia meraih tubuh wanita itu ke pelukannya, shanum tersekiap ia tidak percaya frisyam memeluknya? iya berusaha melepaskan diri namun ucapan frisyam membuatnya terdiam seribu bahasa
__ADS_1
"Ku mohon biarkan seperti ini sebentar saja"
Setelah beberapa menit hanya hening... frisyam mengendorkan pelukanya, ia menatap mata shanum dengan penuh cinta
"Maafkan aku yang perna menorehkan luka di hatimu, aku tidak tau bagaimana takdir kita kedepannya tapi jika tuhan mengizinkan kita bersatu maka aku berjanji akan memberi mu cinta yang tak terhingga dan aku akan membahagiakan dirimu shan"
Shanum tidak percaya mendengar ucapan frisyam ia merasa benarkah frisyam benar benar mencintanya?
tapi saat melihat tatapan pria di depannya itu, ia merasa tatapannya benar benar menyiratkan sebuah kerinduan dan perasaan cinta..
Seandainya kau seperti ini dari dulu mas, maka kita akan hidup bahagia dan aku akan menjadi wanita paling beruntung,, batin shanum
"Ahh!! maafkan aku lebih baik kita menikmati pemandangan ini saja" ucapnya kemudian melepaskan pelukannya dari shanum
Kini mereka menikmati pemandangan di udara itu, melihat banyak sekali balon udara yang beterbangan!!
Kini sesi Balon udara telah selesai frisyam kembali mengajak shanum ke suatu tempat, shanum bingung kemana lagi frisyam akan membawanya, beberapa kali ia bertanya tapi frisyam hanya Menjawab dengan kata surprise
Akhirnya mereka sampai di sebuah festival music The pette de la musique, adalah festival terbesar di prancis di mulai pada sore hari dan berlanjut hingga dini hari sebuah festival di mana jalan di ubah menjadi panggung untuk satu Malam, Di mana musisi amatir dan profesonal dapat memamerkan bakat mereka .
Shanum begitu bahagia tidak menyangka frisyam mengajaknya ke tempat seperti ini tempat yang seperti lautan manusia banyak sekali pasangan kekasih atau pun perorangan menari dengan gembira..
__ADS_1
"Kau suka? "
"ya"
"mau menari denganku?"
ucap frisyam kemudian mengulurkan tangannya pada shanum, wanita itu kembali terbelalak ia tidak habis fikir seorang frisyam ingin menari di depan banyak Orang?
"Seriously ?"
"ya! "
Kini frisyam telah menarik tangan shanum masuk ke kelompok orang orang yang sedang menari
Mereka menari dengan indah sesekali shanum terbahak melihat gerakan frisyam yang begitu lucu, ia tidak menyangka pria yang dulunya sangat dingin kini pria itu sangat berubah 180 derajat..
shanum tidak perna tau begitulah karakter frisyam yang sebenarnya, menyukai hal hal yang terbuka salah satunya festival seperti ini, namun hal itu tidak perna ia lakukan lagi selama ia meneruskan perusahaan ayahnya karna ia begitu sibuk
Namun kali ini frisyam begitu bahagia karna ada shanum yang menemainya,dulu frisyam memang sangat berharap bisa ke tempat ini bersama dengan orang yang ia cintai dan kini telah tercapai..
shanum juga sangat menikmati fastival ini ia selalu memandangi frisyam dengan tatapan yang tidak bisa di artikan..
__ADS_1
Bersambung...
like and komentar Up biar enneng semangat ngetik nya 😁👍🙏