
**Di ambil Hati**
...Di Atas Angin ...
Begitu lah kata pepatah yang menggambarkan perasaan shanum, hatinya benar benar telah di ambil oleh hamson..
Lima bulan ia telah tinggal di kediaman keluarga hamson kebahagiaannya tidak bisa lagi ia ucapkan dengan kata kata..
Namun hari ini adalah hari terakhir mereka bersama karna shanum akan kembali ke indonesia untuk menyiapkan sendiri rencana pesta pernikahannya dengan hamson yang akan di gelar satu bulan yang akan datang
"Mas shanum pergi dulu, mas jangan terlalu kecapean dalam bekerja" pesan shanum pada calon suaminya itu
"Iya sayang kamu tenang saja, justru mas yang cemas sama kamu, kamu jaga diri baik baik sayang mas akan cepat selesaikan pekerjaan mas supaya bisa cepat nyusul kamu, mas tidak bisa hidup jauh jauh dari mu sayang"
"Yaelah kak cuma tiga minggu doang, nggak usa lebay gitu" potong raina
"iya mas raina benar" jawab shanum
"Raina bisaka kamu nggak godain kakak kamu"
"sayang maafin mama juga nggak bisa nemanin kamu, setelah pekerjaan hamson selesai kami semua akan menyusul mu ke indonesia" terah mama hamson kemudian
"Raina jaga calon istri kaka baik baik"
"Siap kak" jawab raina mengacukan jempol
Hamson begitu menempel pada shanum sampe pihak bandara mengumumkan destination tujuan penerbangan, shanum dan raina memberikan pelukan perpisahan..
__ADS_1
-----*-----
Sedangkan di Perancis maemuna telah bekerja dengan jack selama lima bulan, ucapan maemuna tentang profesional kerja benar benar jack tepati, tidak ada pembicaraan di luar pekerjaan
Bahkan maemuna risau sendiri ia berfikir apakah jack sudah tidak menyukai nya lagi karna selama ia bekerja dengan jack pria itu tidak pernah memaksanya lagi ia merasa kehilangan sosok seorang jack
"Apa yang terjadi padaku kenapa aku malah memikirkan nya bukannya itu lebih baik untuk ku, kenapa aku malah merindukan nya" batin maemuna
Sedangkan jack pria itu bukan tidak mencintai maemuna lagi tapi ia tidak ingin menyakiti maemuna karna rasa ingin memiliki nya, ia memang tidak pernah memaksakan kehendaknya lagi tapi maemuna tidak sadar bagaimana jack selalu menatapnya dalam diam, begitu besar kerinduan di hati jack ingin memeluk wanita yang ia cintai itu..
Maemuna berjalan masuk ke ruangan jack membawa berkas di tangannya
"Tuan rekan bisnis tuan ingin melakukan pertemuan" ucap maemuna
"Lalu kenapa kau tanya padaku muna, biasanya kau langsung menjadwalkan nya" tanya jack
"Tapi apa muna? " tanya jack lagi
"Mereka memilih Club malam sebagai tempatnya tuan"
maemuna merasa bingung kenapa ada rekan kerja yang ingin meeting malam malam dan menjadikan Club sebagai tempat pertemuan
"Ohh itu biasa di dunia bisnis muna, kapan mereka ingin bertemu?"
"Nanti malam tuan"
"Baiklah muna kau siapkan segalanya"
__ADS_1
"Baik tuan"
Muna hendak keluar ruangan tapi tiba tiba jeck menahan langkahnya..
"Tunggu muna aku ingin tau mereka klien dari mana? "
"klien dari kota Lyon tuan"
"Lyon? "jack seperti memikirkan sesuatu
"ya, kenapa tuan ada masalah? apakah aku harus membatalkannya saja? "
"Tidak muna kita harus bertemu dengan mereka, kita harus profesional"
"Baik tuan"
Maemuna bingung sepertinya jack menyimpan rahasia saat ia mendengar kata Lyon raut wajahnya seketika berubah, namun ia menepisnya dan berjalan ke luar ruangan jack
"Lyon hanya ada satu perusahaan yang bekerja sama dengan jfris group yaitu perusahaan tuan reibert yang memiliki putri yang tidak waras alika reibert, untuk apa mereka ingin bertemu lagi dengan ku apakah mereka belum puas akan apa yang pernah mereka lakukan dulu" batin jack
Maemuna terus memperhatikan jack dari luar ruangan selama ia bekerja dengan jeck gorden penutup kaca tidak perna lagi di pasang jadi mereka sudah saling terlihat di meja mereka masing masing
Entah kenapa Maemuna merasa gelisah akan sikap acuh jeck Padanya "Apakah aku sudah mulai menyukai nya" gumam maemuna sambil menggeleng gelengkan kepalanya..
Bersambung....
Like, komen positive and vote jangan lupa ya Readers 🙏🙏
__ADS_1