
Astaga Rupanya pria itu menghajar zein karna chat ku, aku harus menghentikannya.
Wanita itu berlari menuju keributan
"Zein aku sudah menganggapmu sebagai adikku tapi aku tidak akan perna mengampunimu jika kau mengusik milikku" Tampa sadar kata itu keluar dari mulut frisyam dan Hendak melayangkan bogeman lagi ke wajah zein tapi tiba tiba wanita itu menghalangi serangan frisyam, Dia berdiri tepat di depan zein
"Hentikan.." ucap wanita itu merentangkan kedua tangannya
frisyam kaget untung saja Dia cepat menahan serangannya sehingga tidak mengenai wanita tersebut namun emosinya memuncak kala melihat wanita itu hanya menggunakan bathrobe membuat fikiran frisyam menjadi liar
"Shitt... zein kau" frisyam menepis wanita itu kemudian menendang perut zein dan pria itu terjatuh ke Air, kemudian ia menarik wanita itu memasuki Villa dan menghempaskannya di atas kasur setelah berada di dalam kamar
"Apa zein telah menjamah mu? katakan! kau tidak mau aku sentuh tapi kenapa kau menggodanya, sedangkan tubuhku lebih bagus darinya" frisyam geram
"Kau salah paham tuan"
"**** kau tidak mau jujur baiklah Aku akan menghampus bekas nya,"
Saat wanita itu ingin bicara frisyam telah membungkam mulut wanita itu dengan bibirnya dengan rakus sampai nafasnya tersengal sengal
"Katakan di bagian mana lagi zein menyentuhmu" frisyam merobek bathrobe yang wanita itu kenakan dan melemparnya
"Tidak Dia tidak menyentuhku, lepaskan aku akan menjelaskannya... apa kau ingin memperkosa ku, brensek.. " wanita itu terus meronta
frisyam tertegun melihat tubuh polos wanita tersebut kemudian ia menatap wajah wanita itu seketika ia melepas kungkungannya
"Maafkan aku,, pakai bathrobe mu" frisyam memalingkan wajahnya
"Tunggu di sini aku akan memakai pakaian Ku terlebih dahulu setelah itu aku akan menjelaskannya"
sial kenapa aku tidak bisa marah padanya apa karna aku yang bersalah?. batin wanita itu
wanita itu berjalan memasuki walk in closet, setelah selesai memakai pakaian ia pun keluar dan menghampiri frisyam
"Sekarang jelaskan padaku apa benar zein tidak menyentuhmu?" frisyam sudah tidak sabaran
"Ikuti aku, aku harus melihat keadaan zein terlebih dahulu" terah wanita itu
"Tidak, jelaskan terlebih dahulu padaku"
"Ikut atau tidak sama sekali, aku akan menjelaskannya di depan zein sekaligus meminta maaf padanya"
"Meminta Maaf? "
"iya" wanita itupun berjalan keluar dari kamar
"Shitt apa yang terjadi padaku kenapa aku menuruti perkataan wanita itu"
Frisyam pun mengikuti wanita itu dari belakan
Sedangkan zein berada di ruangan tamu ia meringis kesakitan saat Gra mengobati lukanya , ia begitu terkejut mendengar penjelasan joex
__ADS_1
"joex percayalah aku tidak melakukannya bahkan aku tidak mengetahui di mana ponselku berada" terah zein
"Kau memang ceroboh zein" balas Gra
"Lalu siapa yang melakukan itu? " Joex berfikir
Tiba tiba ia melihat wanita itu berjalan menghampiri mereka di ikuti oleh frisyam
"Zein kau tidak apa apa? " tanya wanita itu sambil duduk di dekat zein
"Tidak nona" seketika zein merasa takut melihat frisyam menatapnya tajam "Jangan dekati aku nona" zein menggeser tubuhnya
"Zein kau tdk perlu merasa takut!!,, Maafkan aku zein" terah wanita itu
"Maaf?" zein, joex dan Gra mengerutkan keningnya
"Ya! sebenarnya aku yang mengirim pesan pada tuan mu melalui handpone mu zein" terah wanita itu kemudian mengembalikan handpone zein
semuanya kaget mendengar pengakuan wanita itu
"Bagaimana bisa kau mendapatkan handpone Ku nona?"
"Kenapa kau melakukan itu Nona? " tanya jeox
Wanita itu dihujani pertanyaan sedangkan frisyam bernafas lega karna apa yang ia fikirkan tdk lah benar
frisyam berfikir wanita itu telah selesai melakukan sesuatu dengan zein karna ia menggunakan jubah handuk
"Jangan membentakku,... jangan berfikir suaraku melembut kau bisa membentak ku Nona Gra"
Semuanya terkejut mendengar ucapan wanita itu, zein hanya menghembuskan nafasnya kasar karna wanita itu tidak mau mendengar berapakali zein mengatakan jangan menganggapnya perempuan Gra akan marah
"Apa apaan ini syam kau membawa wanita Gila kemari" Gra merasa geram
"Gra jaga bicaramu" sarkas frisyam
"Tapi syam kenapa kau marah padaku bukannya pada wanita itu? "
"Dia sudah meminta maaf Gra"
"Tapi Dia belum meminta maaf padaku syam" terah Gra
"Atas dasar apa aku harus meminta maaf padamu Nona ?" seru wanita itu
"Karna kau mengatakan Dia wanita dan dia tidak suka" potong joex
"Tapi aku tidak akan meminta maaf karna itu adalah fakta Dia memang berpakaian laki laki tapi Dia tidak bisa menyembunyikannya dariku bahwa dia adalah seorang perempuan aku tidak bodoh seperti kalian yang di bodohi oleh penampilannya" terah wanita itu
jantung Gra berdetak tidak Karuan "Apa frisyam yang memberi tahumu? " seakan pertanyaan itu meluncur begitu saja dari mulut Gra
"Oh rupanya tuanmu juga menutupi identitas asli mu aku fikir kau juga membodohinya.. ah sudalah kenapa aku memikirkan itu,, perlu kalian Tau aku melakukan itu semua karna salah tuanmu sendiri kenapa mengurungku di Villa ini, .. aku lelah berdebat dengan kalian, aku mau istirahat dulu" terah wanita itu kemudian melangkah pergi meninggalkan ruangan tersebut namun di ikuti oleh frisyam
__ADS_1
Semuanya tercenga mendengar ucapan wanita itu yang tidak terlihat sedikit pun rasa takut di wajahnya pada frisyam
"Apa itu alasannya Gra bila aku selalu mengajakmu tidur bareng kau selalu menolak" zein menimpali
Tanpa menjawab Gra meninggalkan zein dan joex
"Hey kenapa kau mengajaknya tidur baren Zein? jangan katakan kau pria menjijikkan "
"shitt kau joez, saat itu aku ketakutan Karna suara teriakan ternyata suara wanita yang tuan bawa kemari,.." joez apa kau sudah Lama Tau tentang Gra? apa kau Tau kenapa Gra merubah penampilannya menjadi seorang laki Laki? " pikiran zein di penuhi pertanyaan
"ya seperti yang kau ucapkan,, dasar penakut"
"sialan kau joex kau sahabat macam apa tidak memberi tahukan ku"
"Sudalah zein karna kau sudah tau berhenti mengajak Gra tidur bersama mu lagi " ucap joex dengan senyum sarkas
"Damn it!! ..." Zein mengumpat
Ini berbahaya ,,dua wanita mengerikan... yang satunya kuat dan yang satunya berbisa. batin zein
Sedangkan wanita itu memasuki kamar utama dengan cepat frisyam mengikuti dan menahan pintu agar tidak tertutup dan ikut masuk
"Hey kenapa kau masuk kemari?"
"Kenapa? bukan ka ini kamarku!"
Benar juga ini adalah kamar pria ini." Baiklah aku akan pindah kamar saja"
"Tidak perlu pindah kau boleh menggunakan kamar ini biar aku saja yang tidur di kamar tamu"
"Bailklah, lalu untuk apa kau masuk kemari? "
"Aku hanya ingin Tau bagaimana kau bisa mengetahui bahwa Gra adalah seorang wanita? "
"Hhh kau tau Awal pertama melihat Gra dan mendengar suaranya aku merasa aneh padanya akhirnya aku selalu memperhatikan Dia dan saat aku telah selesai berenang tadi , aku jalan jalan mengelilingi Villa ini dan tidak sengaja melihat Gra di jendela kamarnya ia tidak memaikai sebuah jacket yang selalu ia kenakan dan kau Tau suatu kapemilikan wanita yang membuat laki laki bernafsu... itu terlihat menonjol di dadanya" terah wanita itu
Shitt wanita ini membuatku bernafsu kenapa Dia malah Membicarakan buah Dada.. !!
"Tapi aku bingung kenapa Gra menyembunyikan identitasnya sebagai wanita?, padahal wajahnya cantik dan body nya oke? Dan kau kenapa menutupinya, hm sepertinya mencurigakan.. apa jangan jangan ia kekasihmu yang kau sembunyikan kecantikannya karna kau tidak ingin ada pria yang mendekatinya...astaga... " Wanita itu terus menerka nerka
"Hentika pikiran bodohmu itu" frisyam menyentil dahi wanita itu
"shitt sakit,,, Lalu apa alasan Nya?"
"Ceritanya panjang tapi setelah aku menceritakannya kau harus berjanji menceritakan tentang dirimu juga"
"Hm sepertinya menarik... baiklah Deal"
Bersambung...
Beri bunga dong readers 🙏🙏
__ADS_1