
Semenjak shanum memilihnya, hamson rajin mengantar jemput shanum ke tempat pemotretan nya, dan sekarang hamson berada di depan kantor shanum untuk menjemputnya makan siang bersama
Ia melangkah memasuki kantor agency dengan begitu berkarisma, banyak pasang mata yang menatapnya termasuk para model wanita yang ada di sana mereka terpesona oleh hamson, sebagian dari mereka bertanya tanya siapa pria tampan tersebut..
"selamat siang tuan hamson! anda mencari shanum? " tanya aksan yang melihat hamson sedang mecari cari ruangan
"Ya!! kebetulan kita bertemu aksan, ku rasa kau tidak usah se formal itu padaku"
aksan nyinyir kuda " hehe iya hamson mari aku antar kebetulan shanum sedang melakukan pemotretan dengan pihak agency dari swiss"
ucap aksan kemudian menuntun hamson ke ruangan pemotretan, mereka telah memasuki ruangan itu mata hamson terbelalak ketika melihat siapa wanita yang bersama shanum
"nindia? " Batinnya
Nindia tak kalah tekejutnya ketika melihat hamson ada di ruangan itu seketika wanita itu menghampiri hamson dan langsung memeluknya, shanum bertanya tanya kenapa nindia memeluk hamson
"Kalian saling kenal? " tanya shanum kemudian
"Ya tentu saja, kami sangat kenal"
Hamson tidak ingin shanum salah paham ia berusaha melepaskan pelukan nindia
"Ya dia adalah teman kuliah ku sebelum aku pindah ke Swiss" Jawab hamson pada shanum
Nindia mendengus kesal kala hamson tidak mengakuinya sebagai cinta pertamanya,,, ya awalnya hamson dan nindia pernah menjalin hubungan namun kisah percintaan mereka kandas kalah nindia berselingkuh itu lah awal mula kenapa hamson menjadi seorang kassanova namun hamson menutup rapat hubungannya dengan nindia saat dia tau nindia menjalin hubungan dengan frisyam...,,bahkan frisyam juga tidak mengetahui hubungan hamson dengan nindia..
Hamson tidak memberi tahukan frisyam tentang keburukan nindia karna dia fikir wanita itu telah berubah dan dia juga merasa tidak berhak ikut campur terlalu jauh pada hubungan frisyam dan nindia karna wanita itu hanya masa lalunya
"Tapikan... " ucap nindia terpotong kalah deselah oleh hamson
"Perkenalkan nindia dia kekasih ku" ucap hamson memotong ucapan nindia kemudian berjalan ke arah shanum dan merangkul pinggang shanum dan memberikan ciuman singkat di pipi shanum
"Hey sayang aku merindukan mu" ucapannya kemudian
lagi lagi shanum tersipu malu hamson selalu tiba tiba memberinya kecupan tak terduga meski di depan umum
"Mas apaan sih ini banyak orang"
"Biarkan sayang, biar semua tau kalau kau milikku" suara hamson di buat semanja mungkin membuat nindia merasa kesal
"Kenapa semua pria yang dulunya tergila gila padaku kini mereka tidak tertarik lagi pada ku" batin nindia mendengus kesal
Sedangkan aksan benar benar tidak percaya akan kebucinan hamson
"Apakah pemotretan mu sudah selesai?" tanya hamson kemudian
__ADS_1
"Ya sudah dan ini hari terakhir pemotretan kami dengan agency nindia"
"Ow kalau begitu mari kita pergi cinta aku sudah merasa rinduh berduaan saja denganmu"
"sudah ah gombalnya"
Mereka berdua pun pergi dari tempat itu setelah shanum pamit pada aksan, mereka datang ke sebuah restoran classic yang di penuhi suara merdu biola, hamson benar benar membuat shanum begitu spesial, wanita itu benar benar sangat berbunga bunga
"Bagaimana kamu menyukai nya? "
"iya mas"
hamson menggenggam tangan shanum kemudian berucap "aku ingin membawa mu bertemu orang tuaku shanum"
"benarkah mas! tapi apakah mereka akan menerima ku? "
"Mereka akan sangat menerima mu aku telah menceritakan tentang dirimu pada momy ku"
"Terimah kasih mas" ucap shanum dengan mata berkaca kaca
"Iya sayang tapi mas ingin memintah satu hal padamu, tapi mas mohon jangan marah "
"iya mas katakan saja"
"Sebenarnya mas ingin kamu berhenti bekerja, biar mas yang menanggung semua kebutuhan mu"
"Mas mohon shanum"
"baiklah mas tapi shanum butuh waktu untuk memberitahu kan aksan"
"Iya shanum, terimakasih karna kamu mau menuruti mas, mas sangat bahagia"
Mereka pun akhirnya makan dengan sangat romantis setelah selesai makan hamson mengantar shanum kembali ke apartemen nya ..
Hamson benar benar tidak bisa hidup tanpa sedikit pun kabar dari wanita yang ia cintai itu, Baru beberapa jam yang lalu ia mengantarkan shanum kembali ke apartemennya kini ia memberi shanum perhatian lewat pesan singkat
shanum tesenyum senyum sendiri kala membaca setiap pesan dari hamson, hatinya begitu bahagia akan perlakuan hamson padanya
"Hadeeh bucin bucin dah nih anak" nyinyir maemuna saat melihat kelakuan shanum
"Lo syirik sirik ajah"
"ehh gue nggak sirik,, Pamali tau num berlebih lebihan begitu, di kampung gue dulu ada tetangga gue yang berpacaran seperti itu pacarnya, sangat perhatian sebelum nikah, eh pas uda nikah belum beberapa bulan malah cerai ada juga yang satunya jg seperti itu eh suaminya malah ka'o" ucap maemuna dengan suara menakutkan
"Apa apa sih mun ucapan lo nggak ada baik baiknya tau" dengan raut wajah pucat
__ADS_1
"Hehe nggak usah di pikirkan num gue cuma nyeritaiin kisah tetangga gue"
"Sialan lo mun" balas shanum sambil melempar bantal ke arah maemuna
"Ngomong ngomong hamson benar benar sosweet? "
"sangat!! "
"Lo beruntung num"
"Dia ngajak gue ke swiss ketemu orang tuanya mun" ucap shanum
"Lo di ajak ketemu mertua apa calon mertua? "
maemuna tertawa ia merasa lucu bagaimana tingkah shanum ketika bertemu orang tua hamson
"hh lo benar num gue pasti merasa canggung "
"Tapi mun mas hamson menyuruh ku berhenti bekerja"
"lalu bagaimana denga nasib gue mun kalau lo berhenti gue juga akan kehilangan pekerjaan gue"
"Lo kan bisa cari pekerjaan lain muna yang sesuai bakat lo"
"tapi jaman sekarang susah nyari pekerjaan sesuai bakat gue, paling paling semua udah terisi apalagi di perusahaan besar pasti sangat susah"
"lo kan belum coba...!! lo kan bisa cari cari dulu di medsos" ucap shanum kemudian
Akhirnya maemuna membuka handpone nya kemudian mencoba mencari lowongan pekerjaan sesuai bakatnya seketika matanya terbelalak, senyumnya nampak mengembang
"Sepertinya keberuntungan berpihak padaku" ucapnya kemudian
"Kenapa? " tanya shanum
"Gue dapat lowongan kerja num, gue harus cepat cepat daftar nih " ucapannya kegirangan
"tapi persyaratannya aneh banget sepuluh pendaftar tercepat akan mulai di interview besok lusa bukan ka itu terlalu cepat " ucapnya kemudian
"Mungkin sekretarisnya berhenti tiba tiba dan banyak pekerjaannya yang menumpuk di perusahaannya" jawab shanum enteng
"Ya kau benar num"
Secepat kilat maemuna mendaftar lewat online...
*****
__ADS_1
Bersambung...
like and vote dong 🙏🙏