Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Serangan Botol bertubi tubi


__ADS_3

Maemuna sangat bahagia akan kembali ke indonesia, ia dan jeck kini berada di atas helicopter pribadi jeck, ia menatap jeck dengan tatapan mata yang susah di artikan rasa yang bercampur aduk, ia tidak menyangka pria yang ia nikahi benar benar kaya..


"Kau Tau jack aku merasa kisa kita seperti Di novel novel, wanita biasa menikahi pria kaya raya" maemuna terkekeh


"Apa aku terlihat seperti wanita matre?" tanyanya kemudian


"Apa yang kau bicarakan sayang Berhenti berfikir yang tidak tidak"


"jawab pertanyaanku" maemuna menatap lurus ke depan dengan menghembuskan nafasnya pelan


"Seadainya kau wanita Matre aku tidak akan susah payah mendapatkanmu tidak perlu melewati malam panas itu terlebih dahulu" terah jeck


"Kenapa kau mengingatkan Ku malam itu lagi" ucap maemuna seketika wajahnya berubah menjadi cemas


"kenapa kau terlihat cemas sayang?"


"aku tidak tau apa yang harus ku katakan pada ibu kalau ibu menanyakan dirimu"


"Ya mudah sayang kau tinggal bilang aku suami mu"


"Kau mau ibu membunuhku kalau dia tau kita menikah tanpa sepengetahuannya apalagi Kalau ibu Tau kita melalukan itu sebelum menikah"


"benarkah itu sayang ibumu tega membunuhmu? ,, tapi apa yang kita lakukan malam itu bukan kesengajaan"


"iya aku Tau itulah kenapa aku berfikir begitu keras bagaimana cara menyampaikannya pada ibu"


"honey kalau kita sampai nanti dan ibu bertanya banyak hal padamu, ku harap kau menjawab nya hati hati, ibu tidak boleh tau sebelum aku dapat ide bagaimana cara menyampaikannya agar ibu menerimanya"


"Iya kau tenang saja sayang aku telah mempersiapkan segalanya, aku akan merayu ibu mu dengan hadiah yang aku bawakan untuknya...tidur lah aku akan membangunkan mu setelah kita sampai di Indonesia" seru jeck meraih kepala maemuna agar bersandar di Dada bidaknya


Jeck ibuku bukan wanita matre, kau akan lihat sendiri bagimana dia menyambutku.. batin maemuna terkekeh sambil memejamkan matanya


Kini helicopter mereka tumpangi telah landing, jeck tidak ingin membangunkan Maemuna, iapun menggendong maemuna turung dari helicopter sampai ke atas mobil, mobil pun melaju menuju kediaman maemuna setelah satu Jam lamanya mereka telah sampai di depan rumah maemuna


"Sayang bangun kita telah sampai" ucap jack sambil meniup wajah maemuna


Maemuna merasa geli "Baiklah honey tunggu aku akan menurunkan barang kita dari heli in" ucapan maemuna masih setengah sadar membuat jeck terkekeh


iapun membuka matanya perlahan tiba tiba ia terbelalak.."kenapa kita malah di atas mobil? kau tidak membangunkan Ku di heli tadi honey"


"kau terlihat sangat lelah sayang jadi aku tidak membangunkan mu mari kita turun"


"Tunggu, aku akan mengambil nafas dulu dan kau persiapkan mental mu"


Sedangkan ibu maemuna keluar dari rumah membawa sebuah ember besar yang berisi banyak sekali botol bekas untuk di buang, seketika ia mengerutkan keningnya kala melihat mobil mewah yang Berhenti di depan rumahnya, keningnya semakin mengerut kadang melihat wanita yang turung dari mobil itu berjalan menghampirinya..


"Maemuna.... " teriaknya saat benar benar melihat dengan jelas wajah orang itu


"Iya ibu ini aku ibu tidak perlu teriak" balas maemuna sambil terus berjalan ke arah ibunya


"Dasar anak durhaka kau pergi meninggalkan ibu satu tahun lebih dan baru pulang kau bilang ibu jangan berteriak" Reflek ibunya meleparinya dengan botol plastic yang ia bawa dengan serangan bertubi tubi

__ADS_1


"astaga Ibu, ibu tidak perna berubah" jawab maemuna sambil berlari kecil menghindar serangan ibunya


Ibu maemuna bukannya Berhenti tapi ia makin menjadi jadi mengejar anak semata wayangnya itu


Jeck merasa kaget melihat maemuna di lempari botol oleh ibunya ia berfikir bukannya menyambut anaknya dengan pelukan ini malah melempari anaknya dengan botol dengan reflek jeck menghalangi ibu maemuna mengejar maemuna


"Hey siapa kau? " tanya ibu maemuna kalah jeck memasang badan di depannya


astaga jeck apa yang kau lakukan,ibu biasa melakukan ini padaku setelah ia mendapatku ia akan memelukku . batin maemuna


"Kenapa kau diam saja aku tanya siapa kau? " ucapnya lagi


"ibu.. aku.. " ucap jack terpotong ia merasa gugup ia tidak Tau harus menjawab apa, apalagi ia mengingat ucapan maemuna di atas heli tadi..


"Ibu ibu aku bukan ibumu aku tidak perna menikah dengan bapakmu"


Maemuna tertawa terbahak bahak mendengar ucapan ibunya seketika jack menatapnya tajam


Awas kau ya aku akan beritahu semuanya pada ibumu. batin jack


Maemuna membekap mulutnya dan menggeleng kepala seolah tau fikiran jack


"Aku Calon suami maemuna" jawab jeck kemudian


Maemuna bernafas lega kalah jeck mengatakan calon suami


"apa itu Benar? "tanya mama maemuna sambil menatap anaknya itu


Maemuna mengangguk pertanda iya seketika senyum ibu maemuna mengembang "uwalahhh nak kenapa kau tidak bilang Sama ibu kalau kau datang dengan Calon suamimu" sambil menghampiri jeck


"Tidak apa apa bu'" jawab jack


"Mari masuk nak"


"Muna kenapa kau malah berdiri di situ, ayo masuk dengan calon suami mu" seru ibu maemuna kemudian


Kini mereka melah berada di dalam rumah


"Duduk nak ibu ambilkan minum dulu" ucap maemuna sambil berjalan ke arah dapur


Jack merasa bingun sikap ibu maemuna tidak seperti yang maemuna ucapkan ia kemudian menatap tajam maemuna "Kau membohongi ku muna? " tanya jeck


"Aku tidak membohongi mu jack, pegitu lah adat kami melayani Calon menantu dengan sangat Sopan"


"Sepertinya kita harus jujur pada ibumu muna kalau kita sudah menikah"


prangkk... Suara gelas kaca terjatuh membuat jeck dan maemuna melihat ke sumber suara terlihat ibu maemuna membekap muluknya sepertinya ia mendengar ucapan jack


Seketika maemuna berhambur memeluk ibunya


"Apa semua itu benar muna kalian sudah menikah? " ucap ibu maemuna sambil menitihkan Air mata

__ADS_1


"Iya bu, Maafkan muna semuanya di luar rencana kami"


"Apa maksudmu nak? "


Terpaksa maemuna menceritakan semua pada ibunya seketika ibu maemuna menjewer telinga maemuna


"Kau memang anak durhaka kenapa menikah tidak memberi tahu ibu kalau ibu tidak dengar ucapan suamimu tadi mungkin ibu tidak akan mengetahuinya" ucap ibu maemuna kemudian


"Ibu tidak marah?"


"Jelas Ibu marah tapi mau bagaimana lagi semuanya sudah terjadi, apalagi itu bukan unsur kesengajaan"


"Terimakasih ibu" ucap maemuna dengan girang sedangkan jeck bernafas lega


"Jadi bagaimana rencana Kalian nak?"


"Duduklah dulu bu kami akan meceritakannya" terah maemuna


Mereka pun kembali duduk


"Bu rencana kami sebenarnya kembali ke mari untuk meminta restu pada ibu dan melakukan resepsi setelah pernikahan sahabat kami shanum dan hamson, kemudian kembali lagi ke prancis dengan membawa ibu bersama kami" terah hamson


"Apakah ibu menerima pernikahan kami? " tanya jeck kemudian sambil menggenggam tangan ibu maemuna


"Tentu saja nak jeck, asalkan anak ibu bahagia ibu juga merasa bahagia"


"Terimakasih bu" serentak jeck dan maemuna


"istirahat lah dulu nak, muna bawa suami mu ke dalam kamar mu"terah mama maemuna


"Baik bu"


Maemuna dan Jeck telah berada di dalam kamar tiba tiba jack memeluk maemuna dari belakang "Ibumu tadi menyerangmu dengan botol plastic sekarang gilirang ku sayang menyerang mu dengan botol ku secara bertubi tubi😅"jeck tersenyum licik sedangkan maemuna bergelindik mendengar ucapan sensual jeck




Sedangkan di swiss Hamson sepertinya telah selesai bersiap siap sore ini adalah keberangkatannya ke Indonesia, kondisinya telah membaik setelah mengkomsumsi obat dari dokter wijaya, ia juga telah di beritahu oleh orang tuanya tentang ucapkan dokter wijaya kemarin perihal kondisinya Yang jangan terlalu lelah..



Sedangkan shanum terlihat bahagia ia mempersiapkan pesta kecil kecilan di mansion, memasak banyak makanan untuk menyambut hamson dan orang tuanya..



Kini persiapan pernikahan mereka telah selesai 90 persen, tinggal menyebarkan undangan pernikahan mereka saja..



"Tidak terasa pernikahan kami tinggal satu minggu" gumamnya dengan senyum di wajahnya ..

__ADS_1



Bersambung....


__ADS_2