Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Happy Family Hamson


__ADS_3

Shanum telah selesai bebersih diri Setelah istirahat beberapa menit, kini ia telah keluar dari kamar untuk makam malam bersama keluarga hamson


Hanson tidak berkedip melihat shanum yang memakai drees tidur selutut beserta rambut setengah basah berjalan turung dari tangga ia menelan kasar selivanya, ibu hamson yang melihat anaknya menatap shanum seperti ingin menelanjangi nya saja menyentil dahi putranya itu


"Hentikan pikiran mesum mu itu"


ucapa mama hamson kemudian, seketika hamson terpekik kaget


"auhh mom" ucapannya sambil memegang dahinya


Shanum tersenyum melihat tingkah anak ibu itu, ia berjalan mendekat ke arah kursi di dekat hamson, hamson bangun dari duduknya dan menarikkan kursi untuk shanum, jelas shanum tersipu malu


kini Shanum telah duduk di meja makan, ia begitu kaget ketika mama hamson melayaninya


"ma tidak usah biar shanum saja, shanum bisa sendiri" ucap shanum merasa tidak enak hati


"tidak apa apa nak mama suka melakukan semua ini apalgi pada calon mantun mama"


"tapi.... " ucapan shanum terpotong kalah mendapat kode dari hamson yang menyiratkan biarkan saja, mama tidak akan berhenti jika semua keinginan nya tidak terpenuhi dan tidak ada yang bisa menghentikannya


shanum pun menurut ia begitu speechless, perhatian hamson saja sudah membuat nya begitu bahagia apalagi sekarang di tambah perhatian dari ibu hamson ia merasa di atas angin saja


Seketika mata shanum berkaca kaca mendapat perlakuan spesial seperti ini semenjak kedua orang tuanya meninggal ia tidak pernah lagi merasakan kehangatan keluarga sekarang ia mendapatkannya di keluarga hamson.


Hamson yang melihat itu seakan tau perasaan wanita yang ia cintai itu, ia meraih pundak shanum dan mencium pucuk kepalanya..


"are you okay cinta? "


"ya"


orang tua hamson yang melihat itu merasa senang melihat keromantisan pasangan itu


"ehmm" syaraina berdehem ia merasa kapan makan malam akan di mulai jika sepasang kekasih itu masih bernostalgia


Seketika shanum merasa malu, hamson geram karna adiknya itu mengganggunya saja


"Tutup mata mu anak kecil" ucap hamson menatap raina"

__ADS_1


"hey kak aku bukan anak kecil lagi" jawab raina mendengus kesal


"Sudah sudah lebih baik kita makan saja terlebih dahulu" potong mama hamson


ayah hamson hanya terkekeh melihat tingkah kedua anaknya itu, ia memang bukan tipekal orang yang banyak bicara namun ia sangat menyayangin anak anaknya termasuk shanum sang calon menantu


Makan malam telah selesai kini mereka semua berkumpul di ruangan keluarga kecuali hamson dan ayahnya mereka masih duduk di meja makan sepertinya mereka membicarakan hal yang penting


"son bagaimana rencana pernikahan kalian? " tanya ayah hamson membuka percakapan


"Hamson si ingin secepatnya pak tapi shanum maunya pernikahan kami di gelar di indonesia karna dia masih punya wali di sana, namun untuk ke indonesia dalam waktu dekat ini itu tidak mungkin pah karna selama hamson ke prancis pekerjaan hamson di sini menumpuk mungkin paling cepat selesai enam bulan ke depan!!, sebenarnya hamson tidak bisa menunggu terlalu lama pah tapi shanum bersikuku agar hamson tidak mengabaikan pekerjaan hamson,, hamson ingat sekali ucapnya pada hamson sebelum kami kemari"


mas tidak usah tergesa gesa aku akan setia menunggu mu mas jangan abaikan pekerjaan mu hanya karna diriku aku pasti akan merasa bersalah jika bisnis keluarga mu mendapat masalah


Hamson menghembuskan nafasnya kasar


"Sudalah son semuanya pasti akan baik baik saja nak, kau memang pandai memilih calon istri ia sangat bijak nak" ucap ayah hamson memberikan semangat


"papa benar itulah alasan ku kenapa aku mempertahankan nya selama ini"


"Baiklah son mari kita kembali ke sana mereka pasti sudah menunggu kita" ucap ayah hamson


"sayang ayo".. ucap hamson sambil menarik tangan shanum


"Kau Mau kemana bawah mantuku?" tanya mama hamson


"Mom hamson juga butuh privasi" jawab hamson


"Sudalah ma biarkan saja mereka berduaan sebentar" ucap papa hamson


"Tapikan"


ucapan mama hamson terpotong kalah di selah oleh hamson


"mom tenang saja kami tidak akan ke kamar "


"Baiklah tapi jangan macam macam ya" teriak mama hamson

__ADS_1


"Iya tidak macam macam hanya satu macam saja" jawab hamson terkekeh dan sudah menghilang di ujung tangga


"Mas kita mau kemana? " tanya shanum kemudian


"kita hanya ke balkon sayang, aku hanya ingin berduaan dengan mu saja" bisik hamson di telinga shanum


Shanum merinding kalah mendengar bisikan seksual hamson


Kini mereka telah berada di balkon teratas mansion yang di desain sangat indah tentu saja shanum merasa bahagia karena hamson selalu mengutamakan nya


"Makasih mas karena telah membawa ku masuk ke dalam keluarga mu yang penuh kehangatan dan kasih sayang" ucap shanum kemudian Memeluk pria di hadapannya itu


"Tidak perlu berterima kasih kau berhak mendapatkan semua ini, kau tau cinta aku yang sangat bersyukur dapat memiliki mu"


ucap hamson Seketika menautkan bibirnya pada bibir shanum, menyapu bersih bibir shanum dengan begitu lembut, dia bahkan menggigit bibir bawah shanum agar mulutnya terbuka, shanum hanya pasrah dia sudah mengira sebelumnya bahwa hamson akan melakukan itu padanya karna itu sudah menjadi kebiasaan calon suaminya itu


lama kelamaan ciuman yang awalnya hanya hamson yang memainkannya kini shanum mulai bergairah membalas ciuman hamson takkalah lembutnya, hamson merasa bahagia karena mendapat balasan ciuman dari shanum


Ciuman yang cukup panjang bahkan sudah menjadi panas, kini meraka mulai berbelit lidah, hamson begitu rakusnya melahap bibir shanum hingga nafas keduanya mulai ngos ngosan, hamson menghengtikan ciumannya kalah memberi shanum celah agar nafasnya kembali stabil kemudian beralih mencium leher jenjang shanum dia meninggal kan satu tanda kepemilikan nya di leher jenjang itu..


Kemudian ia kembali ******* bibir shanum iya merasa itu sudah menjadi candunya, tiba tiba


"Arggggghh apa yang kalian lakukan" teriak raina saat ia hendak memanggil calon kakak iparnya itu untuk kembali ke kamar bersama"


Hamson mengentikan kegiatan kemudian berucap "Hey kau mengganggu kami saja dasar anak kecil tutup matamu itu, aku belum selesai"


Lagi lagi hamson menyuruh raina menutup matanya, kemudian hamson ingin melanjutkan ciumannya itu tapi shanum malah mencubitnya


"Apa apa si mas sudah ahh di sini ada raina"


"Iya kalian mengotori mata ku saja" ucap raina polos


"Aihh baiklah" ucap hamson melemas


"Awas kau ya anak kecil, aku akan memberimu pelajaran karna mengganggu ku" hamson beralih ke raina iya ingin menggelitik adik satu satunya itu tapi raina malah berlari maka terjadilah aksi kejar kejaran..


Shanum tertawa terbahak bahak melihat hamson berlari seperti anak kecil saja

__ADS_1


Shanum tidak menyangka akan mendapatkan kebahagiaan seperti ini seorang pria yang relah melakukan apapun demi dirinya, bahkan hal sekecil apapun hamson begitu perhatian, dia benar benar bersyukur karena memilih hamson sebagai pendamping hidupnya dan masuk ke keluarga yang lengkap dan mengasikkan ...


Bersambung...


__ADS_2