
"Shanum?"
Jeck dan maemuna kaget saat melihat orang yang memanggil frisyam, pandangan mata mereka beralih pada frisyam yang seolah olah bertanya benarkah apa yang mereka lihat..
Frisyam mengangguk sempurna sontak membuat maemuna kegirangan namun sepersekian detik ia menjadi bingung kenapa shanum bisa bersama frisyam
Shanum telah berada di depan resorts berjalan melewati dermaga dermaga kayu., maemuna berhambur memeluk shanum, shanum kebingungan mendapat pelukan dari wanita yang menurutnya asing
"Dari mana saja kau, aku sangat merindukan mu"
"Apa kau mengenal Ku?"
Deg.. maemuna kaget kenapa shanum tidak mengenalinya, ia kembali menatap frisyam seolah tatapannya mengartikan apa yang terjadi?
"Dia lupa ingatan!" Jawab frisyam keceplosan
"Syapa yang lupa ingatan?" potong shanum
"Wanita yang memelukmu dia mengalami amnesia dia fikir kau adalah sahabatnya" Seru frisyam membuat maemuna semakin bingung
"ohh hm bisaka kau melepaskan ku Nona" ucap shanum
"oh iya maafkan aku" maemuna melepaskan pelukannya
"Hey kenapa kau masih duduk di situ aku sangat lapar" ucap shanum kemudian
"Ayo kita masuk , kita akan makan bersama di resorts ini, aku telah memesan banyak makanan" terah maemuna
"Benarkah.. oh baiklah kalau begitu"
sepertinya kita akan makan enak hari ini kawand. ucap shanum sambil mengelus ngelus perutnya ia berbicara pada cacing di perutnya
Maemuna Dan jeck mengernyitkan keningnya
Apa yang terjadi kenapa sifatmu sangat berbeda. batin maemuna
"Benarkah Dia shanum? kenapa sifatnya sangat berbeda Dia sangat bar bar " Bisik jeck pada frisyam
"iya jeck nanti aku akan menceritakannya"
"Hey kenapa kalian malah berbisik?, apa kau mau membuatku mati kelaparan" sarkas shanum
"Sudalah biarkan mereka berbicara, kita masuk terlebih dahulu" potong maemuna
"iya kau benar juga kenapa aku malah memikirkan mereka" ucap shanum dan memasuki resort
Akhirnya mereka makan siang bersama, frisyam mengenalkan jeck dan maemuna pada shanum, membuat frisyam terkekeh dalam hati sedangkan jeck dan maemuna merasa bingung dan aneh... akhirnya makan siang telah selesai maemuna dan shanum membereskan meja makan namun suara anak menangis membuat maemuna bergegas ke dalam kamar di ikuti oleh shanum yang penasaran
"Apakah dia putri mu?"
"iya, sepertinya ia sedang bermimpi buruk" maemuna mendekap dan menggendong tubuh kecil putrinya
"Apa yang terjadi?" frisyam dan jeck ikut berlarian karna kaget melihat Maemuna dan shanum berlarian
"Tidak apa apa dia hanya bermimpi buruk" jawab maemuna
"Putrimu sangat lucu, bolehka aku yang menggendongnya?" tawar shanum
"Tentu saja boleh tapi putriku kadang susah di dekati orang yang baru ia lihat" seru maemuna
__ADS_1
Shanum mulai mengayungkan tangannya, ajaibnya anak itu tidak menolak ia beralih ke gendongan shanum
"Hei ini pertama kalinya putriku ingin di gendong oleh orng yang baru ia lihat" seru jeck
apa karna kau adalah shanum. batin maemuna
Jika sifatmu keibuan seperti ini kau mengingatkan Ku pada sifat dulu mu . batin frisyam
"Siapa namanya? " Tanya shanum
"Nasha" jawab maemuna
"Nasha nama yang indah tapi apa artinya?"
"Tidak Ada, itu hanya gabungan nama antara aku dan sahabatku, Na yaitu muna aku hanya mengambil dua huruf dari nama terakhirku dan sha yaitu..." ucapan muna terpotong
"Sha..seperti awal namaku,, shanum hehe maaf aku terlalu berlebihan menebaknya"
Dugaan mu sangat benar. batin maemuna
"Sepertinya persahabatan kalian sangat erat" ucap shanum lagi
"ya bahkan seperti saudara" jawab maemuna dengan mata berkaca kaca
"Sepertinya dia sangat nyaman dengan mu" potong jeck
"iya dan Sepertinya aku telah jatuh hati pada anak kalian"
"Shanum Sepertinya aku perlu bicara dengan frisyam bolehka aku meninggalkan Nasha dengan mu? " ucap maemuna
"Ya tentu saja aku juga merasa senang bisa bersama Nasha"
"Jelaskan padaku frisyam apa yang terjadi pada shanum?" tanya Maemuna
"Dia mengalami amnesia"
"Amnesia? Bagaimana bisa" maemuna merasa syok
Frisyam pun menceritakan segalanya mulai awal pertemuannya dengan shanum dan penuturan dokter terhadap kondisi shanum
"Tidak mungkin,,, tempat pelacuran?" Maemuna menangis ia membekap mulupnya sendiri
"Tenang sayang" jeck berusaha menenangkan
"Di mana hamson frisyam?" tanya maemuna lagi
"Aku tidak Tau itulah sebabnya aku mencari Kalian, untuk mencari tau tapi rupanya kalian juga tidak Tau"
"****..hamson" frisyam mengumpat
"Tenanglah Men simpan amarah mu sebelum kita menemukan hamson, aku akan membantumu mencarinya"
"Kau benar honey, dan hanya keluarga hamson yang tau apa yang terjadi pada shanum kita harus mencari mereka terutama hamson dan raina, Namun di mana kita akan mencarinya bahkan mereka sudah tidak berada di Swiss " seru maemuna
"Sampai ke ujung dunia pun aku akan mencari mereka" balas frisyam
"Iya tapi sebelum itu aku harus menyelesaikan pekerjaan bisnis ku dulu, malam ini aku akan bertemu kolega bisnis ku" jeck menimpali
"Apa kau akan tetap ke tempat seperti itu, tidak aku sudah mengatakan bahwa aku tidak membiarkan mu" ucap maemuna
__ADS_1
"Tapi sayang ini penting tentang bisnis kita, lagi pula itu hanya Bar biasa bukan Bar seperti yang ada di pikiran mu"
"Tidak titik"
Frisyam bingung melihat pertengkaran pasangan suami istri ini
"Hey kenapa kalian malah berganti topik memangnya apa yang sedang kalian pertengkarkan? "
"Malam ini aku ada janji bertemu kolega bisnis kita di oak di finolhu resort, Tapi maemuna tidak mengeizinkan ku karna rekan bisnisnya adalah seorang wanita "
"Astaga maemuna apa kau seorang pecemburu?" potong frisyam.
"Tidak, dia telah trauma pada kejadian di Bar empat tahun lalu" balas jeck
"Kejadian apa?"
frisyam merasa kepo akhirnya jeck menceritakannya
"Astaga jadi kau mendapatkan maemuna karna bantuan dari alika Putri tuan reibert rekan bisnis kita yang dulu" frisyam terbahak
"Berhenti tertawa itu bukan bantuan tapi jebakan" maemuna merasa risih
"Hhh oke baiklah, memangnya siapa rekan bisnis itu? "
"Aku juga tidak Tau tentang wanita itu karena selama ini hanya sekretaris nya dan sekretaris ku yang menghendel segalanya tapi kali ini aku ingin membuat rencana besar jadi ku putuskan bertemu langsung dengan nya, dia adalah pemilik perusahaan PT. HRe industri
"HRe industri itu adalah perusahaan yang baru berdiri di kota ini selama dua tahun ya lalu dan ku dengar pemiliknya seorang wanita emosional dan dingin, kesalahan sedikit pun ia langsung memecat karyawan nya " seruh frisyam
"iya kau benar wanita introvert tapi cenderung emosional " balas jeck
"kau tenang saja maemuna aku akan menemani suami mu agar kau tidak merasa cemas" ucap frisyam
"terimakasih frisyam aku menjadi sedikit lega" balas maemuna
"apa yg sedang kalian bicarakan ?" tiba tiba shanum berada di belakan mereka
"Kami hanya membicarakan soal bisnis" jawab frisyam
"Bisnis, lalu muna?"
"Ya karna muna adalah istri sekaligus sekretaris ku" potong jeck
"ohh, kau sunggu luar biasa muna"
"Sepertinya malam ini kita menginap di sini karna aku dan jeck ada pertemuan dengan kolega bisnis kami, apa kau tidak keberatan?" ucap frisyam
"Tentu saja aku tidak keberatan jika yang punya resort juga mengizinkan" balas shanum
"Tentu saja aku mengizinkan shan" maemuna memeluk shanum
"kau sangat baik muna, Mauka kau menjadi sahabat ku seperti suami mu yang bersahabat dengan frisyam? " ucap shanum di pelukan maemuna
"Iya meskipun kau tidak memintanya" jawab maemuna
Bahkan kita sudah bersahabat sejak lama shan, aku selalu ingat setiap detik tentang persahabatan kita . batin maemuna
Kenapa aku merasa kita seperti sedang bernostalgia ?. batin shanum
Bersambung...
__ADS_1