Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Season2. Gracia Anastasia


__ADS_3

Masah lalu Granat


Gracia Anastasia Seorang bartender cantik sedang sibuk melayani para tamu di club malam tempatnya bekerja ia sangat menikmati profesinya itu


"Gracia whisky" teriak pelanggan Pria


"👌 " Gracia menjawab dengan mengangkat tangannya dengan gerakan jari


"Sayang.. Jangan lupa Red wine" teriak Pelanggan satunya lagi


"Oke Sayang" jawab Gracia


"Aku juga whisky cantik tapi jangan lupa tambahkan bumbu bumbu cinta plus ciuman" ucap pelanggan pria lain sambil bertopang dagu di meja bartender


"Oke bumbu bumbu cinta âž• Sianida" gracia terkekeh


"Sialan kau mau membunuhku " pria itu merajut


Dan semua Pelanggan tertawa hhhhh,, mereka sering bercanda karna Gracia adalah sosok wanita periang dan hangat


"Gracia Ada tamu VIP, ia ingin kamu yang layani!" Terah pelayan laki laki


"Lah kenapa gue? gue sibuk nih banyak pelanggan!"


"Bos bilang orang itu pengen Lo,, ini perintah Bos, Biar ella yang gantiin lo"


"ahh baiklah, tapi siapa Pelanggan VIP itu?"


"Dia tuan Arland yang suka godaiin lu"


"Pria Brensek itu, apa maunya, kenapa dia memesan ruangan VIP biasanya dia duduk di depan meja ini saja? apakah dia belum kapok juga beberapa kali gue menolaknya"


"Entalah tapi gue dengar dari Bos Dia sedang bertemu rekan bisnis nya "


"Ow kalau begitu gue kesana dulu"


Gracia beranjak mendorong sebuah troli dengan dua botol wine mahal


"Selamat malam tuan" sapanya setelah berada Di dalam ruangan terlihat tiga pria tengah berbincang


"Wow tuan Arland jadi ini wanita yang kau bilang" ucap salah satu pria tersebut saat melihat Gracia


"iya dia wanita pilihanku" mendengar ucapan Arland, gracia mengerutkan keningnya sambil menata gelas beserta wine di atas meja


"ikuti saja permainanku kali ini jangan mempermalukan ku kalau tidak kau akan menyesal" bisik Arland di telinga gracia membuatnya semakin bingung


"Oke juga wanita pilihan mu tuan Arland"


"Tentu saja tuan maxi" Arland menyombongkan diri


"apa harganya Mahal? "


"Soal harga aku tidak peduli tuan zaky" jawab Arland pada salah satu rekan bisnisnya


Harga?, Apa yang Sadang mereka bicarakan? Atauka mungkin cuma harga booking melayani mereka Minum? . batin Gracia


"Apa Dia memuaskan tuan Arland? Tanya maxi Ucapan rekan bisnis arland membuat hati Gracia berdesir


apa pria brensek ini berbicara yg tidak tidak pada temannya?

__ADS_1


"Apa Dia oke di atas ranjang?" Tanya tuan Zaki lagi


"Tentu saja"


deg... Hati Gracia sudah memanas benar ucapannya pria brensek itu bicara yg tidak tidak pada rekan bisnisnya


"Maaf tuan tuan tapi saya bukan pemuas nafsu pria brensek ini" ucap Gracia dengan mengepalkan tangannya


"Apa yang wanita itu ucapkan tuan Roland?" tanya zaki sedangkan maxi mengerutkan keningnya


"Dia pandai bercanda dan pemalu tuan tuan" Arland kemudia menarik Gracia sehingga terjatuh di pangkuannya


"Sudah Ku peringatkan tidak perlu berbicara atau menjawab" bisik arland kemudian


Bukannya merasa takut Gracia meronta


"Lepaskan saya brensek kau memang pria tidak punya malu berapa kali aku menolakmu tapi kau tidak perna jerah.. jangan percaya omongannya tuan tuan ia hanya bermimpi tidur dengan Ku" amarah gracia meluap


"Shitt kau berani padaku" Arland geram


"Lepaskan dia tuan Arland jika dia sudah menolakmu" Ucap Maxi


Arland melepaskan cengkramannya Gracia beranjak dan meninggalkan ruangan itu tanpa sepata kata pun


"Saya permisi duluan tuan Maxi, tuan zaki sepertinya saya akan menyelesaikan urusan saya dengannyan" kemudian Arland beranjak pergi


"Haha Dia hanya membual tuan Maxi bahkan bartender itu menolaknya namun bicaranya sangat besar pada kita " Zaki tertawa mengejek dan Arland mengepalkan tangannya ia masih mendengar ucapan zaki Di balik pintu


Shitt kau mempermalukan Ku wanita sialan aku akan membalasmu. batin Arland kemudian meraih handpone nya dan melakukan panggilan telpon pada seseorang


Sedangkan Gracia berjalan menuju Toilet dengan air mata yang bercucuran


Jam menunjukka pukul tiga pagi/dini hari setelah membersihkan meja bartender akhirnya pekerjaan Gracia selesai


"Gra lo pulang naik apa?" tanya Ella teman sesama bartender nya


"Naik motor El, gue bawa motor sendiri, emangnya kenapa?"


"oh kirain naik ojol, Gue cuma mau ngajak lo pulang bareng kebetulan rumah kita searah"


"Emangnya lo pulang naik apa? lo kan nggak bisa bawa motor!"


"jemputan Gra biasa cowok Gue!"


"si om om bermobil itu?"


"Bukan lah sekarang lebih mudah sedikit namun Duda tapi masih bermobil... oke gue duluan ya.. bye "


Gra hanya menggeleng


Dinginnya Angin Pagi dini hari di tambah hujan rintik rintik, begitu menembus sampai ke tulang tulang Gracia, jalanan juga terlihat sangat sepi namun Gracia tidak merasa takut sehingga sebuah mobil BMW hitam menghadang jalannya,Gracia kaget ia Me rem mendadak


"Ikut kami" dua pria berbadan besar turun dari mobil dan menarik nya


"Tidak, tidak siapa kalian? " Gra terus melawan


Dan seorang pria yang tidak asing baginya keluar dari mobil tersebut


"kau dasar pria brensek... lepaskan " Gracia terus meronta

__ADS_1


"Ini akibatnya karna kau membangkang dan mempermalukan diriku" Arland mencengkeram dagu Gracia dengan erat wanita itu meringis kesakitan


"Apa maumu?" ucap Gracia Dengan suara yang tidak jelas


"Aku ingin dirimu sayang"


"cihh" Gracia meludahi Arland membuat Arland marah besar


Plakkk... satu tamparan membuah darah segar di sudut bibir Gracia mengalir


"Seret wanita ini ke mobil" titah Arland namun Gracia terus meronta


"Lepaskan... lepaskan"


Mobil frisyam yang Sadang melintasi jalan tersebut melihat seorang wanita diseret


"Tuan sepertinya di depan ada tindak kekerasan" ucap joex


Frisyam mengerutkan keningnya pandangannya lurus ke depan


"Ia joex, mari kita membantu wanita itu"


Joex menghentikan mobilnya dan mereka turun dari mobil tersebut membuat ketiga pria itu kaget dengan teriak frisyam


"Lepaskan wanita itu! "


"Siapa kau? kau tidak perlu ikut campur urusan ku" ucap Arland


"Jika itu menyangkut keselamatan wanita maka itu menjadi urusan ku tuan" jawab frisyam


"kau tidak tau siapa aku jadi kuperingatkan sebelum kau menyesal"


"Baiklah kalau begitu mari kita saling kenal"


"Shitt kau mau bermain main dengan ku, kalian berdua serang mereka" terah Arland


Kedua anak buah Arland menyerang frisyam namun joex yang pasang badan


"Biar saya saja tuan yang menghabisi anak tikus ini" al lhasil terjadi perkelahian dua lawan satu


Arland Merasa Geram iapun menyerang frisyam tentu saja frisyam membalas serangannya, mereka berkelahi namun kekuatan Arland tak sebanding dengan frisyam, Arland pun di buat babak belur oleh frisyam beserta kedua anak buahnya telah di lumpuhkan oleh joex pria yang pandai bela diri dan bermain senjata


"anda tidak apa apa nona?" Tanya frisyam setelah selesai berkelahi


Tanpa frisyam sadari Arland bangkit dan mengarahkan senjata tajam pada punggungnya


"Awas.. " Gra berteriak melihat pergerakan Arland


Frisyam membalik badannya sebuah belatih hampir saja menembus perutnya untung saja dengan cepat ia mencekal tangan arland dan melipat sikut arland sehingga belatih itu beralih Arah menembus perut Arland sendiri iapun terjatuh ke jalanan


"Ahhhh" Teriak Gracia saat melihat Darah bercucuran dari perut Arland


Joex berlari ke arah tuannya ia pun melihat tubuh arland bersimba Darah dan pria itu tidak bergerak sedikit pun, joex pun mencek keadaan Arland, ia tersenta kaget...


"Tuan Pria ini kehilangan Nyawa nya! "


"Apa?"....


Bersambung...

__ADS_1


Beri Hadiah Bunga dong Reader's 😘😂😂


__ADS_2