
Kini mereka bertiga telah berada di atas mobil , frisyam yang awalnya telah duduk di kursi kemudi namun joex bersikeras dan menggantikan nya, mobil pun melaju dan meninggalkan area apartemen itu setelah mereka mendapat kabar dari penjaga apartemen yang katanya melihat wanita itu keluar dari wilayah apartemen dan berjalan ke arah jalan danau..
"Sepertinya keberuntungan berpihak kepada kita tuan wanita itu memilih jalan menuju danau di mana hanya ada satu jalur saja yang tembus di jalan raya dan terdapat pemakan besar di area itu" terah joex karna melihat frisyam begitu cemas
"Joex ngebut.. kita harus menemukan wanita itu secepatnya , aku tidak ingin sesuatu terjadi padanya"
"kau kenapa men kau sangat mengkhawatirkan nya? dia hanyalah wanita pelacur" ucap jioz membuat frisyam naik pitam
"jaga bicara mu jioz" bentak frisyam
"Siapa wanita itu kenapa kau marah sekali jika aku menyebutnya wanita pelacur, apa kau menyukai nya? " tanya jioz kemudian
frisyam menghela nafas "Aku tidak tau aku menyukai nya atau tidak tapi wajah wanita itu sangat mirip dengan mantan istriku, itulah alasannya kenapa aku marah jika ada yang menyebut nya sebagai wanita pelacur"
jioz dan joex kaget saat frisyam mengatakan mirip mantan istrinya
"Jadi itu alasan tuan mencari tau tentang wanita itu? "tanya joex
"iya joex"
"tapi bagaimana mungkin bukankah mantan istri mu telah menikah kembali dengan sahabat mu dan bukan kah mereka berada di indonesia?, suaminya tidak mungkin menjualnya bukan? " jioz menghujani frisyam banyak pertanyaan yang frisyam sendiri tidak tau jawabannya
"Aku juga tidak tau jioz"
"mungkin mereka hanya mirip tuan" joex menimpali
"Aku harap begitu joex tapi sebelum aku benar benar memastikannya aku tidak akan melepasnya" terah frisyam
"Tapi bagaimana jika wanita itu bukan mantan istrimu apakah kau akan melepasnya? " tanya jioz kemudian
"Entalah aku belum berfikir ke arah sana" jawab frisyam sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat duduk
"namun jika dia adalah mantan istri mu apa yang akan kau lakukan" jioz kembali memberatkan frisyam
Frisyam menghela nafas panjang " Aku harap bukan karena jika dia mantan istri ku kenapa dia tidak mengenal ku"
"banyak hal yang bisa terjadi men!! tapi jika seandainya dia mantan istri mu bagaimana?"
"Aku akan melindungi nya dan membunuh hamson suaminya" dengan rahang yang mengeras dan tangan yang mengepal frisyam mengucapkan kalimat itu
Dan kini mereka telah berada di ujung jalan itu
"Tuan di depan sudah jalan raya tapi aku belum melihat wanita itu " ucap joex
"argghh.. " frisyam berteriak sambil memukul mukul job mobil
"Tuan lihat itu di seberang jalan banyak kerumunan di depan pemakaman umum" Seru joex
Tapi frisyam tidak menganggapi nya ia sepertinya di rundung kecemasan
__ADS_1
"apa ada yang meninggal? " tanya jioz
"kurasa bukan tuan mereka tidak berpakaian selayaknya orang yang mengantar jenazah" jawab joex
"Atau mungkin orang kecelakaan joex? " ucap jioz lagi
"mungkin tuan, apa tuan ingin menengok nya? "
"Tidak joex kita harus fokus mencari wanita itu" terah frisyam
"baik tuan tapi kita ke arah kanan apa kiri tuan? "
"Firasat ku mengatakan kita ke kanan joex"
"Tapi di depan macet tuan karna kerumunan itu"
"iya men di sana macet" potong jioz
"tidak apa apa joex lagipula macetnya tidak panjang"
joex pun melajukan mobilnya dan benar mereka harus berhenti karna sedikit macet,, joex menurunkan kaca jendela mobilnya dan bertanya pada seorang wanita pejalan kaki yang lewat sepertinya wanita itu terlihat dari kerumunan tersebut
"nyonya bolekah saya bertanya? " ucap joex pada wanita tersebut
wanita itu menghentikan langkahnya " ada yang bisa saya bantu tuan? " jawab wanita itu
"Di depan sangat ramai nyonya apa yang sedang terjadi?"
"hhh dunia ini memang sudah aneh dia mengatakan jangan bawa aku kemudian berkata lagi jangan tinggalkan aku bukankah itu sangat lucu" seru jioz
"mungkin benar wanita itu memang gila nyonya" ucap joex
"ia tuan sayang sekali padahal wanita itu sangat cantik sepertinya ia di tinggalkan atau di usir oleh kekasih atau suaminya karena wanita itu memakai kemeja pria" terah wanita itu
frisyam yang awalnya diam kini ia berantusias mendengar ucapan wanita itu
"Memakai kemeja laki laki? " tanya frisyam
"iya tuan wanita itu sebenarnya memaikai gaun tapi ia lapisi dengan kemeja pria, sepertinya wanita itu bukan wanita baik baik" terah wanita itu dan frisyam kembali berfikir
"Terimakasih informasinya nyonya" joex kembali melaju kan mobil nya..
"Berhenti joex" ucap frisyam
"ada apa tuan?"
"dia wanita itu,, dia memakai kemeja ku" seru frisyam
"Bagaimana tuan tau" tanya joex
__ADS_1
"Aku melihat di CCTV tadi joex"
"tapi kata nyonya tadi wanita itu orang gila" potong jioz
"Aku harus memastikannya terlebih dahulu jioz"
Frisyam pun turun dari mobil dan berjalan memasuki kerumunan dan benar saja wanita itu adalah wanita yang ia cari, Namun wanita itu Bersimpuh di jalan sambil membekap telinganya dan berteriak teriak histeris
"arhhhhh jangan bawa aku tolong jangan bawa aku.... "Setelah berteriak seperti itu ia terdiam kemudian kembali berteriak "jangan tinggalkan aku hiks hiks jangan tinggalkan aku hiks hiks" Namun tangisannya berbeda kali ini sedikit melemah
"Apa yang terjadi?" tanya frisyam
"Entalah tuan wanita ini tadi berjalan di depan memakaman ini tiba tiba ia berteriak histeris dan hampir saja dia di tabrak mobil dan wanita itu tambah histeris" terah salah satu wanita yang melihat kejadian
dengan cepat Frisyam langsung memeluk wanita itu namun wanita itu terus meronta di pelukan frisyam ia bahkan mencakar punggung frisyam sambil berteriak teriak jangan tinggalkan aku
"tenanglah aku tidak akan meninggalkan mu" ucap frisyam pada wanita itu
Namun wanita itu terus meronta dan berteriak lagi jangan bawa aku..
Frisyam merasa bingung bahkan jioz dan joex juga bingung melihat tingkah wanita itu dan dengan ucapannya yang berubah ubah
Setelah lelah meronta wanita itu langsung pingsan di pelukan frisyam
"hey apa yang terjadi bangunlah bangun" frisyam mengguncang tubuh wanita itu namun wanita itu tidak bergeming
"joex bawa mobinya kemari" titah frisyam
joex pun telah datang dengan mobilnya frisyam menggendong tubuh wanita itu alah bridal style dan memasuki mobil..
"Apa yang terjadi dengan mu, siapa dirimu yang sebenarnya " hati frisyam semakin risau ia menatap wanita itu dengan ibah sambil membelai pipi wanita itu dan menyingkirkan anak rambut yang menghalangi wajah wanita tersebut sedangkan jioz dan joex tidak mampu berkata kata
"joex telpon zein siapkan kapal pesiar pribadi ku" titah frisyam
"untuk apa tuan? "
"aku akan membawa wanita ini kesana agar dia tidak bisa kabur lagi dariku "
"tapi tuan bukankah tuan tidak membiarkan orang asing ke tempat pribadi tuan selain orang tua dan orang kepercayaan tuan? "
"joex kau membangkang perintah ku? "
"Maaf tuan, baiklah aku akan menelponnya sekarang"
"Jangan lupa hubungi juga dokter pribadi keluarga ku agar ia menunggu ku di kapal pesiar itu" terah frisyam lagi
"Baik tuan"
Sedangkan jioz merasa tidak percaya frisyam sangat mencemaskan wanita itu dan sangat memperhatikannya seorang wanita yang mirip mantan istrinya yang tidak di ketahui asal usulnya, yang Entalah dia adalah mantan istrinya atau hanyalah mirip saja..
__ADS_1
Bersambung...
like like dan komen komen 😁😁🙏🙏