
Shanum kembali bersiap siap, malam ini adalah giliran hamson untuk membuktikan cintanya ia menghembuskan nafasnya halus seperti yang ia ucapkan kemarin bahwa ia seperti piala bergilir saja, Namun ia tidak habis fikir kenapa berkencan itu mesti di malam hari ..
Tidak bisaka orang berkencan di siang hari? Gumamnya
akhirnya ia telah selesai bersiap tapi rupanya jemputan nya belum datang, ia merabahkan tubuhnya ke sofa sambil menunggu jemputan, untuk menghilangkan sedikit lelah nya semenjak maemuna pindah ke apartemen jack iya menjadi banyak pekerjaan ..
Ting...
Suara bel pun berbunyi ia bergegas bangun dan merapikan penampilannya, hari ini ia tetap memakai gaun simple yang tidak mencolok, ia penasaran dengan tanggapan hamson terhadapnya apakah pria itu juga seperti Hendra yang mementingkan penampilan pikirannya?
shanum melangkah membuka pintu apartemen senyum nya mengembang ketika melihat Hamson menyambutnya dengan sebuah bucket bunga di tangannya
"Kau sudah siap cinta? kau sangat sempurna "
shanum terkekeh mendengar hamson memanggilnya cinta ia pun mengangguk dan menerima bucket bunga dari hamson
"Baiklah ladies first!!!" ucap hamson dengan senyum dan tubuh sedikit membungkuk
Shanum bahagia kalah hamson memuji penampilannya akhirnya ia berjalan terlebih dahulu sesuai keinginan hamson, sesampai di mobil seperti biasa umumnya seorang pria membukakan pintu mobil kepada pasangannya, begitu pun yang di lakukan hamson terhadap shanum
Mereka akhirnya berangkat ke tempat tujuan yang hamson telah persiapkan, di tengah perjalanan hamson menghentikan mobilnya
"Kenapa? "
__ADS_1
Tanpa menjawab pertanyaan shanum hamson meraih sebuah kain warna merah dan mamakaikannya pada shanum, ia mulai menutup mata shanum dengan kain tersebut..
"Ini surprise kau tidak perlu khwatir"
Bisiknya di telinga shanum
"ya"
shanum dengan perasaan berdebar membalas ucapan hamson , ia begitu bahagia karna di perlakukan sangat istimewa
Akhirnya mobil hamson kembali melaju, sekitaran satu jam lamanya mobil kembali berhenti
Hamson keluar dari mobil dan dengan gerakan cepat ia membantu shanum turun dari mobil dan menuntunnya ke tempat tujuan, mereka akhirnya telah sampai hamson mulai membuka penutup mata shanum namun ia belum mengizinkan shanum membuka mata sebelum shanum mendengar suara alunan piano..
Shanum akhirnya membuka matanya ia begitu tabjuk akan tempat dimana hamson membawanya, sebuah danau yang sangat indah, di tepi danau terdapat sepasang kursi beserta meja yang di kelilingi lilin berbentuk hati, dan kilauan lampu warna warni, shanum menyapu bersih tempat tersebut, sampai matanya terbelalak kalah melihat hamson begitu berkarismah sedang memainkan sebuah piano untuk nya, sontak ia membekap mulutnya yang sedang terbuka dengan ujung jarinya karna iya tidak menyangka pria di depannya itu begitu terampilan memainkan sebuah piano
Musik dari lantunan piano telah selesai, kini hamson menyetel lagu dari ponsel nya yang tak kalah romantis dari lagu sebelumnya, hamson berjalan menghampiri shanum ia meraih tangan wanita yang ia cintai itu
"Mauka kau berdansa denganku?"
"yes i would"
Sepasang manusia itu sedang asik berdansa hamson begitu mahir dengan gerakan mendominasi ia menuntun shanum, shanum terbuai akan permainan hamson bahkan shanum bergerindik saat deruh nafas hamson begitu terasa di tengkuk lehernya..
__ADS_1
"Kamu suka cinta?"
"ya, hmm sepertinya kamu sangat pandai merayu wanita, berapa banyak wanita yang kau perlakukan seperti ini?"
Shanum berusaha menguji hamson
"Hanya dirimu, aku memang seorang kassanova tapi hanya sebatas kencan biasa"
"Benarkah?"
Tanya shanum sambil mengangkat satu ujung alisnya
"Yes, Dan kau tau cinta semenjak aku mengenalmu aku bahkan tidak perna berhubungan dengan wanita mana pun"
"Kenapa kau tidak mencari wanita lain saja banyak wanita yang lebih baik dariku hamson"
"Tidak akan pernah! karna kau wanita terakhir dalam hatiku"
"Kau benar benar mencinta ku son? "
"Sangat mencintai mu"
Dansa pun berakhir tapi tidak dengan kencan nya hamson kini menuntun shanum ke sebuah perahu kecil di danau, shanum begitu speechless saat melihat ke mana hamson membawanya, mereka berdua menghabiskan waktu berdua di atas perahu bahkan mereka tidak menyadari bahwa jam sudah menunjukkan pukul 01.00 tengah malam..
__ADS_1
Bersambung...