Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria

Tejebak Pernikahan Rumit 3 Pria
Kencan with frisyam


__ADS_3

Seorang wanita cantik begitu terlelap dari tidurnya bahkan beberapa pesan notifikasi masuk ke handpone dari tadi malam tapi ia tidak memperhatikan sakin lelahnya


Tiba tiba handpone nya kembali berbunyi rupanya pesan kembali masuk ke hp nya, dengan mata yang masih terpejam ia meraih handpone nya dan membuka pesan dari siapa sepagi ini..


sebelum membaca pesan nya ia melirik Jam di dinding rupanya sudah Jam 1 siang


Ahh aku tertidur atau mati surih gumamnya


Matanya terbelalak sempurna saat membaca isi pesannya, rupanya dari frisyam


("bersiap siaplah aku sdang menuju ke apartment mu")


Shanum mengerutkan dahinya Bukan kah ini masih siang? batinnya


ia pun membuka semua pesan di handponya rupanya Frisyam telah memberi kabar terlebih dahulu padanya tadi malam


Ia kembali mengerutka dahinya Kenapa frisyam lebih memilih kencan di siang hari? kenapa dia tidak memilih kencan malam seperti Hendra dan Hamson?.


tiba tiba sebuah pesan notifikasi kembali masuk ke handpon nya sontak membuatnya sadar dari lamunanya


("Tidak perlu dandan kau tetap terlihat cantik Tampa make Up")


Shanum kembali berfikir sejak kapan pria itu begitu pandai menggombal

__ADS_1


("Aku hampir sampai")


pesan itu kembali masuk ke hp nya secepat kilat iya berlari kecil ke kamar mandi


Sedangkan di luar kamar apartment seorang pria nampak mondar mandir ia telah menekan bel beberapa kali namun tidak Ada jawaban, ia terlihat cemas takut sesuatu terjadi pada wanita yang ia cintai tapi ia juga tidak ingin melakukan hal ceroboh akhirnya ia memilih untuk menunggu...


Kembali ke dalam kamar apartment, shanum terlihat sedang sibuk memilih baju apa yang bagus ia kenakan saat ini ia malas memakai dres akhirnya pilihannya jatuh pada pada rok selutut beserta baju rajuk casual dan tak lupa sepatu kesukaanya


Shanum menghebuskan nafasnya kasar saat melihat pantulan tubuhnya di cermin, ia merasa grogi entah kenapa? Mungkin karna selama ini hubungannya tidak baik dengan frisyam setelah kejadian di satu tahun yang lalu dia tidak perna lagi bicara empat mata dengan frisyam


Setelah selesai bersiap siap dan menetralkan perasaanya, shanum melirik Jam tangannya ia mengira kenapa frisyam belum datang juga ini sudah satu Jam setelah frisyam mengabari nya padahal tempat tinggal frisyam dan tempatnya hanya memakan waktu 30 menit saja


shanum akhirnya memilih menunggu frisyam di depan apartment ia Hendak keluar Dari kamar apartmentnya,,ia begitu kaget melihat sosok seorang pria yang tidak asing baginya


"Apa yang sedang kau lakukanaku?"


frisyam tersentak kaget namun ia bernafas lega karna shanum telah keluar dari kamar apartment nya, ia berusaha menyembunyikan keadaanya


"ahhh, tidak aku sedang latihan berjalan saja"


"Oh tapi kenapa kau tidak lansung menekan Bel saja? "


"aku tidak ingin mengganggumu bersiap siap"

__ADS_1


"ow baiklah" shanum mengangguk nganggukkan kepalanya


"Mari kita berangkat sekarang" ucap frisyan kemudian


"ya"


Akhirnya mereka telah berada di dalam mobil, keduanya sama Sama terdiam, shanum nampak menatap lurus ke depan, frisyam yang melihat itu seketika membuka suaranya


"Kau terlihat tidak nyaman, apa yang kau pikirkan?"


"ah tidak aku hanya merasa canggung" ucapnya terbata


"Maaf kan aku shan, aku telah menanam luka di hatimu, tapi aku mohon untuk hari ini bersikaplah seperti saat pertama kali kita bertemu"


ucapnya sambil menggenggam tangan shanum dengan tangan kirinya


"Baiklah, ngomong ngomong kita mau kemana? Dan kenapa kau memilih berkencan di siang Hari? "


frisyam merasa senang karna shanum mulai terbuka padanya


"Karna aku ingin bersama mu dengan waktu yang cukup lama,, aku ingin menebus waktu yang aku sia siakan dahulu"


"Kita akan jalan jalan ke suatu tempat Shan kau tidak perlu cemas" ucapnya kemudian tanpa melepas genggaman tangannya pada shanum

__ADS_1


"Baiklah mas"


__ADS_2