
Maemuna menggeliat ia berusaha lepas dari pelukan jack namun sayang jack makin mempererat pelukannya
"lepaskan"
"Tidak, sebelum kau mengatakan apa yang telah kau lakukan pada wajahku? "
"Aku tidak melakukan apa pun jeck"
"Jangan berbohong, kau mengumpati wajahku Bukan?, apa yang kau katakan"
"Tidak, aku hanya mengagumi wajahmu itu, tuhan sangat baik hati karna memberikan mu tampan yang sangat sempurna"
cihh andai saja tidak terdesak aku tidak akan mengatakan itu
"Benarka?"
tiba tiba jack menautkan bibirnya dengan maemuna iya mencium wanita itu dengan lembut
"Itu ucapan terimah kasihku karna kau Memuji wajahku" ucapnya setelah mencium maemuna
"Kau kurang ajar, kau mencuri ciumanku"
ucap maemuna dengan raut wajah memerah entalah karna kesal atau karna merasa Malu?
" Apakah ini bukan ciuman pertama mu? "
Jack merasa bingun Biasanya wanita yang di cium tiba tiba oleh pria, biasanya di novel novel para wanita mengatakan kau mencuri ciuman pertamaku tapi maemuna tidak menggunakan kalimat pertama, itu kenapa iya bertanya..
"Tentu saja Bukan, bahkan bukan yang kedua atau yang ketiga"
jawab maemuna dengan polos
Apa apaan ini bahkan dia sering sekali berciuman dengan laki laki sedangkan untukku ini baru yang pertama kalinya jack membatin
dengan perasaan kesal jeck mendorong tubuh maemuna dari atas tubuhnya, seketika maemuna terjatuh ke lantai
__ADS_1
"auhhh" pekiknya
maemuna bangun Dan melangkah menjauh dari jack saat ia sudah merasa jack tidak bisa menjangkaunya ia mulai mengeluarkan suara cemprenya
"Iya itu bukan ciuman pertama Ku karna aku serin berciuman dengan keponakan Ku yang masih orok" Teriaknya dengan senyuman yang puas karna berhasil membodohi jack
Seketika Jack mengembangkan senyumnya ia merasa lega karna pemikirannya terhadap maemuna tidaklah benar ia hanya di bodohi oleh maemuna, jack pun mengejar maemuna ke luar dari kamar
Maemuna berjalan menuju dapur dengan perasaan dongkol ia terus menggerutu
"Enak saja Dia pikir aku wanita nyosor sana sini,cihh ..."
Maemuna mencari bahan yang bisa ia masak, ia membuka lemari pendingin namun hanya Ada minuman bersoda saja di dalam kulkas tersebut tidak ada bahan yang bisa ia masak
"Huhh apa apaan ini ia ingin membuatku mati kelaparan"
"Kau mencari apa?"
tiba tiba jack datang dari belakan, ia memperhatikan maemuna dari tadi..
Pertanyaan bodoh mencari apa? emangnya orang mencari apa di dapur kalau bukan makanan maemuna kembali menggerutu sepertinya itu sudah menjadi kebiasaan sekarang
Jack mengerutkan dahinya iya benar benar bingun dengan wanita ini setiap pertanyaanya di jawab dengan aneh iyapun menghembuskan nafasnya kasar
"Kalau kau sedang mencari makanan kau tinggal bilang saja tidak perlu bertele tele, aku sudah memesannya sebentar lagi akan sampai"
Tiba tiba suara bel apertemen berbunyi
ting..
"itu mungkin makanannya telah datang, kau ambil makanan itu" Titah jack
maemuna menghembuskan nafasnya iapun berjalan menuju pintu, makanan kini telah di tangannya ia pun menuju meja makan untuk menyajikannya
Mereka berdua makan dengan diam tiba tiba maemuna mengeluarkan suara
__ADS_1
"Mulai besok kau tidak perlu memesan makanan kau hanya perlu membeli bahannya saja biar aku yang memasak, ini terlalu pemborosan"
"ya? "
"Apa aku harus mengulanginya kembali" maemuna mendengus kesal
jack benar benar bingung dengan wanita ini ia mengatkan pemborosan? rupanya ia tidak Tau kalau jack orang kaya raya tujuh turunan pun tidak akan menghabiskan uangnya apalagi ini hanya makanan saja,,, jeck membatin
"Baiklah tapi apa masakan mu enak? "
"Kau meragukan masakan Ku?, Kalau kau mencobanya kau akan ketagihan"
maemuna bicara dengan sombongnya
jack menaikkan ujung bibirnya dengan sempurna ia merasa wanita di hadapannya ini benar benar percaya diri
"oke tapi mulai besok kau tidak perlu lagi bekerja dengan shanum"
"Itu tidak mungkin, hanya dengan itu aku bisa menghasilkan uang"
Ahh lagi pula aku tidak mau berada di apertemen mu saja seharian
"Kau tidak perlu khawatir, aku akan menggajimu asalkan kau mau bekerja sebagai asisten di apertemen ku ini"
"Menjadi asisten rumah tangga tidaklah mudah itu akan menguras banyak tenaga, Bayaran mempekerjakan Ku juga tidaklah sedikit itu sangat mahal"
"Tinggal kau ucapakan berapa harga nya? "
"10 juta per bulan"
maemuna merasa senang bisa mengerjai jack, agar jack tidak setuju mempekerjakannya,mana mungkin Ada asisten rumah tangga di bayar sepuluh juta pikirnya..
"Baiklah deal"
Ia kembali terbelalak tidak percaya jack menyetujui harga yang ia pasang, awalnya ia merasa senang, ia bisa menjadi kaya dengan cepat bahkan mudah untuk mengirimi keluarganya uang namun sepersekian detik iya menggeleng tidak, tidak, mungkin jack benar benar sudah tidak waras.. batinnya
__ADS_1
Bersambung...