
Maemuna telah kembali ke apartemen jack setelah melepas rindu dengan shanum ia kembali pagi pagi sekali karna ia harus memasak sarapan pagi buat tuannya itu
Sesampai di apartemen, maemuna lekas ke dapur ia langsung memasak karna ia tahu jeck akan keluar kamar untuk sarapan setelah jam 7 pagi ,,seperti biasa ia begitu lihai dalam masak memasak tanpa memerlukan banyak waktu semua masakannya telah selesai
Ia melirik ke arah jam dinding kini sudah lewat jam 7 pagi namun jack belum keluar dari kamarnya, setelah menunggu beberapa menit akhirnya ia bergegas ke kamar jack untuk melihat apakah jack masih tertidur? tapi pria itu tdk pernah seperti itu sebelumnya karna jack harus berangkat bekerja setiap jam 8 pagi
Tok tok..
beberapa kali mengetuk pintu tidak ada jawaban akhirnya ia langsung masuk ke kamar, ia memperhatikan sekeliling ruangan tapi tidak ada tanda tanda keberadaan jack,
"Rupanya jack tidak pulang" ucapnya karna ia melihat tempat tidur yang masih sangat rapi
maemuna pun merebahkan tubuhnya ke kasur saat ia mulai memejamkan bola matanya ia memikirkan sesuatu "apakah jack membawa obatnya? apakah dia ingat meminumnya?" entah kenapa dia merasa cemas pada pria itu akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi jack, tapi nomor jack tidak aktif.
"Mungkin jack sedang lembur, apa ini alasannya sehingga dia mengizinkan ku menginap di apartemen shamum" gumamnya
Tiba tiba suar bel berbunyi, ia bangun dari tempat tidur kemudian berjalan ke arah pintu ia membuka pintu tersebut terlihat seorang wanita cantik yang berpakaian perawat tersenyum padanya
"Ada apa nona, ada yang bisa saya bantu? " tanya maemuna pada wanita tersebut
"Maaf bisaka saya bertemu dengan tuan Jack? " tanya wanita itu
"Maaf tapi jack sedang tidak ada" balas maemuna
Wanita berpakaian perawat itu berfikir mungkin wanita di depannya itu adalah istri tuan jack karna cara pengucapannya menyebut nama jack tidak memakai kata tuan
"oh kalau begitu aku titipkan saja ini pada nona ini adalah pesanan tuan jack di apotik kami" ucap wanita itu sambil mengulurkan sebuah paperbag kecil
"oh baiklan, nanti saya berikan pada jack"
__ADS_1
ucapnya sambil meraih paper bag tersebut
wanita itupun pamit pergi, maemuna masuk kembali ke apartemen, iya begitu penasaran akan isi paper bag itu tapi ia juga merasa takut membukanya nanti jack akan marah, akhirnya ia menaruh paperbag itu di atas kasur ia bertopang dagu di kedua telapak tangannya dan memandang paperbag itu dengan penuh rasa penasaran
"Buka, tidak, buka tidak? " fikirnya
Sedangkan di tempat lain jack yang telah selesai akan semua pekerjaannya yang menumpuk yang mengharuskannya lembur akhirnya ia memutuskan untuk pulang ia meraih handpone nya kemudian mengaktifkan nya,,,banyak sekali pesan dari seseorang beserta satu panggilan dari maemuna, ia ingin menelpon balik maemuna namun ia lebih memilih membuka pesannya terlebih dahulu
("Tuan saya sedang menuju apartemen tuan mengantarkan pesanan tuan")
Jack pun mengingat ia telah memesan vitamin yang ia konsumsi setiap malam sebagai pengganti obat Depresi bohongnya..
seketika pesan kembali masuk di handpone nya
("Tuan saya telah selesai mengantarnya dan memberikannya pada istri tuan")
"Semoga saja dia tidak membukanya " Ucap jack dengan raut wajah cemas
Apartemen jack
Maemuna masih setia bertopang dagu sambil menatap paperbag itu akhirnya rasa penasarannya yang menang, ia membuka paperbag tersebut, keningnya mengkerut ketika melihat isih dari paperbag itu "untuk apa jack membeli vitamin sebanyak ini?" ucapnya pada diri sendiri dan mengeluarkan beberapa botol vitamin tersebut keningnya makin mengerut saat memperhatikan butir dari vitamin itu ia berfikir kenapa vitamin ini sama dengan obat depresi jack hanya saja botolnya yang berbeda "Apa jangan jangan? " ia berfikir begitu keras secepat kilat ia berjalan ke arah nakas dan meraih botol obat jack untungnya masih ada beberapa butir isih botol tersebut
kemudian ia kembali ke atas kasur dan mencocokkan obat dengan vitamin tersebut dan memang benar itu sangat sama, untuk lebih meyakinkan dirinya ia mencoba obat depresi jack seketika tangannya mengepal bola mata indahnya kini berubah menjadi memerah ada bulir bening yang menggenang di kelopak mata bawahnya
ia begitu marah ia tidak menyangka jack membuat membohongan besar hanya untuk membalasnya, ia pun menuju lemari dan mengepak seluruh pakaiannya masuk ke dalam koper dan melangkah keluar dari kamar jack itu
tiba tiba jack datang dari arah pintu dengan tergesah gesah dan keadaan nafas yang ngos ngosan
"Kau mau pergi kemana?"
__ADS_1
Jeck merasa bingung melihat maemuna dengan koper di tangannya ia berfikir apakah maemuna telah mengetahui segalanya?
Maemuna tidak menjawab ia terus melangkah dengan gontai jack berusaha menahannya namun ia tdk mempedulikan jack
"Ku mohon dengarkan penjelasan ku terlebih dahulu" ucap jack kembali
kini maemuna menatapnya dengan tajam
"Apa yang ingin kau jelaskan haa, kau ingin menjelaskan dengan mengatakan kebohongan lagi atau kau hanya akan mengatakan maaf begitu? " teriak maemuna
"Aku melakukan ini karna mencintai mu muna, aku ingin kau terus berada di samping ku" ucap jack kemudian meraih tubuh maemuna ke pelukannya
maemuna meronta " Kau tidak mencintai ku jack kau hanya ingin membalas perbuatan ku padamu"
"tidak muna aku benar benar mencintaimu"
"lepaskan aku sebelum batas kesabaran ku habis" ucap nya kemudian
Maemuna benar benar lepas kendali karna jack tidak mendengarkan ucapannya jack terus saja memeluknya akhirnya ia mencoba meraih sebuah pisau kecil di atas meja makan di sampingnya
"Lepaskan atau aku akan nekad" ucapnya sambil menggenggam pisau tersebut dan menghadap kan kearah pinggangnya
jack yang melihat itu merasa takut maemuna benar benar akan nekad akhirnya ia melepaskan pelukannya
Maemuna dengan langkah cepat ia meninggalkan jack sendiri melangkah pergi dengan pisau yang masih ia genggam,, jack hanya terdiam melihat wanita yang ia cintai pergi dengan amarah dan kekecewaan...
Bersambung..
Readers jangan lupa vote dong agar novel enneng di rekomendasi kan oleh pihak noveltoon... terimakasih 🙏🙏
__ADS_1